
Gea keluar dari ruang kerja papa mertua nya, setelah pamit pada papa mertua nya. Ia pun melupa kan masalah hp nya yang belum di ambil dari Elang tadi.
Gea pamit pada mama, ia pun pulang kerumah mama nya bersama kakak nya yang dari tadi menunggu di dalam mobil.
Dalam mobil pun ia tidak bicara sekarang, kakak nya pun malas untuk membahas apa pun.
Sedang kan Elang, dia lagi siap-siap untuk pergi. Mama melihat nya, mama curiga mau kemana anak nya sekarang ini. Belum juga selesai turun dari tangga, mama sudah mengintrogasi Elang.
"Mau kemana kamu Lang, jangan bilang kamu akan pergi gak jelas ya." kata mama.
"Ma, jangan cemas. Dan jangan mikir jika Elang akan bertemu dengan gadis lain. Elang tidak akan mengejar gadis lain lagi sekarang. Elang akan mengejar istri Elang ma." kata Elang pada mama nya.
Mama tersenyum lebar mendengar apa yang anak nya kata kan. Mama terlihat sangat bahagia dengan anak nya yang bersemangat itu.
"Mama akan bantu kamu dengan doa mama ya Lang. Bawa menantu mama kembali kerumah kita." kata mama.
"Baik ma, Elang akan melaku kan yang terbaik. Dan malam ini Elang tidur di rumah mama mertua." kata Elang sekalian pamit pada mama nya.
"pergi lah, jangan bikin mama kecewa lagi Lang. Mama berharap banyak pada mu nak." kata mama.
__ADS_1
Setelah pamit pada mama nya, Elang pun berangkat kerumah Gea. Kali ini, ia tidak akan menyerah untuk mendapat kan istri nya kembali. Jika dengan cara merendah kan harga diri yang ia miliki bisa membuat Gea memaaf kan nya. Maka akan ia laku kan.
Elang sampai di rumah mama mertua nya. Di sana ada papa dan mama Gea yang sedang duduk di taman samping rumah.
Kedua mertua nya pun beranjak dari taman untuk menyambut nya yang baru datang.
Elang pun bersalaman pada mama dan papa mertua nya.
"Kamu kok gak bareng sama Gea Lang." kata papa yang tidak tahu tentang masalah antara Gea dan Elang. Karna papa lagi tugas keluar negeri beberapa hari yang lalu. Dan pulang nya sebentar.
"Gak pa, Gea pulang dulu. Dan Elang ada yang di urus dulu sebentar tadi." kata Elang.
"Oh,, gitu ya. Ayo masuk kedalam." kata papa.
"Papa sebentar lagi akan berangkat kembali. Kamu tolong jagain keluarga di sini ya Lang." kata papa pada menantu nya.
"Kok pergi lagi pa, kan baru juga pulang." kata Elang.
"Yah... Ada yang harus di kerja kan Lang. Kamu juga tahu lah bagai mana orang yang lagi memulai usaha kayak papa." kata papa pada Elang.
__ADS_1
Elang mengerti, ia menganguk kan kepala nya. Mereka masuk kedalam rumah, Gea melihat Elang yang datang. Ia ingin kabur dari ruang keluarga. Tapi, sebelum itu terjadi. Papa mencegah nya.
"Mau kemana kamu Ge?" kata papa.
Langkah Gea terhenti saat suara papa menegur nya.
"Mau keatas pa, pr Gea belum siap. Mau di kerja kan sekarang." kata Gea bohong.
"Sejak kapan kamu ngerjain pr jam segini Ge, bukan nya kamu paling cepat ngerjain pr nya langsung aja di sekolah." kata papa.
"Itu pa... Karna... " kata Gea mencari alasan.
"Cari alasan apa kamu Ge, jangan bohong sama papa." kata papa.
Mama yang ada di sana tersenyum sendiri. Tak terkecuali Elang. Tingkah Gea yang bikin papa tahu jika ia berbohong itu sangat jelas terlihat.
"Kesini, sebentar lagi papa akan berabgkat. Dan kamu jangan banyak alasan yang tidak masuk akal." kata papa.
Gea pun tidak bisa menolak, apa lagi papa akan pergi sebentar lagi. Ini kan gak akan lama, paling setelah papa berangkat akan di usir nya Elang dari rumah nya.
__ADS_1
Beberapa saat kemudian, papa pamit pada mama dan anak-anak nya. Papa akan berangkat kembali untuk waktu beberapa minggu. Waktu yang lumayan lama lah.
Mereka mengantar papa sampai depan pintu, sambil melihat mobil papa menjauh. Baru lah mereka masuk rumah kembali.