
Masa di sekolah bisa membuat Gea lupa akan masalah yang dia bingung kan pada Elang. Apa lagi saat bersama dengan Rika, Danu dan kakak nya. Itu akan jadi masa yang sangat bahagia buat nya.
Sekarang sudah waktu nya pulang dari sekolah, ia sudah di antar kakak nya sampai di taman biasa. Kini dia sedang menunggu Elang untuk menjemput nya.
Ini tak seperti biasa nya Elang terlambat menjemput nya pulang. Biasa nya kan, mobil Elang dan mobil kakak nya tidak jauh. Jika tidak di belakang maka Elang ada di depan mereka.
Tapi ini kok gak ada ya. Sudah hampir setengah jam ia berada di sana. Tapi belum juga ada kelihatan mobil Elang.
Ia sudah berkali-kali menelfon nya, tapu tidak di angakt oleh Elang. Apa yang sebenar nya terjadi sih, kata Gea dalam hati.
Ia terus saja berdiri duduk di kursi taman, tapi tak ada tanda-tanda Elang akan
menjemput nya. Elang sudah terlambat dua jam, hari pun sudah mulai sore sekarang.
Beberapa saat kemudian, ia baru melihat ada mobil mama yang datang. Karna tadi ia menelfon rumah untuk menanya kan apa kah Elang sudah pulang kerumah atau belum.
Tapi mama juga bilang belum, maka nya mama datang untuk menjemput menantu kesayangan nya ini.
"Ge, udah lama kamu di sini nak. Kenapa gak telfon mama dari tadi sih." kata mama.
"Gak papa ma, Gea pikir Elang gak akan lama. Maka nya gak telfon mama tadi." kata Gea.
__ADS_1
"Ya ampum sayang. Ada yang gangau kamu gak di sini. Kamu baik-baik aja kan setelah lama nunggu di jemput. Ayo masuk, kamu pasti sangat capek kan." kata mama nya penuh cemas.
"Gak usah cemas ma, aku baik-baik saja kok. Gak ada yang berani ganggu kok ma. Mama tenang aja ya." kata Gea.
"Bagus deh kalau gitu. Kamu pasti lapar kan nak, mama bawa makanan sekalian lho untuk kamu." kata mama.
"Ya ampun ma, gak perlu kok mama repot-repot gini bawa makan segala untuk ku. Kan sampai rumah nanti bisa makan ma." kata Gea.
"Lama sayang nunggu sampai rumah nya. Nanti kamu masuk angin lagi. "Kata mama.
"Mas bawa mobil nya pelan-pelan aja ya. Anak ku mau makan ni soal nya." kata mama pada supir nya.
"Baik buk." kata supir itu.
Sesampai nya di rumah, ia langsung pamit pada mama nya untuk naik keatas, kekamar nya. Karna ia sudah sangat gerah dan sangat capek.
Makan malam sudah pun selesai, tapi Elang belum juga pulang. Gea capek untuk nunggu nya pulang, akhir nya ia tidur duluan di sofa kamar nya.
Hampir jam 9 malam, Elang baru sampai kerumah nya. Entah dari mana ia seharian ini. Di sana papa nya sudah menunggu nya untuk bicara.
"Lang, tunggu dulu. Papa mau bicara sama kamu." kata papa pada Elang yang baru mau naik tangga menuju kamar nya
__ADS_1
"Ada apa sih pa, gak bisa esok aja apa. Lang capek banget mau istirahat." kata Elang.
"Lang, papa tidak bisa nunggu besok. Papa mau bicara sekarang juga sama kamu. Duduk kamu sekarang." kata papa nya.
Elang pun ikut apa yang papa nya kata kan. Ia duduk di sofa ruang tamu dengan papa nya.
"Lang, kemana saja kamu baru pulang jam segini." kata papa memulai pembicaraan.
"Ada kerja pa, maka nya pulang malam begini." kata Elang.
"Kerja apa kamu, jangan bohong pada papa. Kamu gak kerja hari ini Lang. Dan kamu juga biar kan istri mu berjam-jam menunggu mu di sana." kata papa dengan nada tinggi.
"Jadi, Gea gak pulang sama kak Dewa tadi pa." kata Elang kaget.
"Gak, kamu kan suami nya. Kenapa kamu beri kan tangung jawab mu pada orang lain. Walau pun itu kakak nya Gea sendiri. Kamu tak bisa lepas kan tangung jawab mu begitu saja Lang." kata papa marah.
"Maaf kan Lang pa, Lang gak akan ulangi lagi kesalahan ini. Dengan siapa Gea pulang tadi pa." kata Elang.
"Mama mu yang menjemput nya, untung saja anak itu menelfon kerumah dan menanya kan kamu pulang apa belum. Jika tidak kami tidak akan tahu jika dia sendirian di taman itu." kata papa.
😊😊😊😊😊😊😊😊😊😊😊😊😊😊😊😊
__ADS_1
Terima kasih buat teman ku tersayang. Hari ini aku nulis novel yang mana yang minta di up aja ya. Jadi jika minta di up dengan episode yang banyak maka kasih tahu aku. Dan jangan lupa kasih saran untuk ya teman.