Cantik Cantik Galak

Cantik Cantik Galak
+40


__ADS_3

Elang ingin membangun kan gadis itu, tapi ia merasa kasihan untuk melaku kan nya. Karna gadis itu terlihat sangat kelelahan.


Mau tidak mau, ia terus saja mencari jalan agar bisa pulang. Jika hp nya masih ada batrai mungkin gak akan sulit untuk mencari jalan pulang. Tapi, sekarang kondisi nya berbeda.


Tapi, lama kelamaan tak ada pilihan lain bagi nya, selain harus meminjam ponsel Gea. Agar mereka bisa pulang.


"Hey.... Bangun dong." kata nya sambil menepuk pipi Gea dengan lembut.


"Apa sih.... " kata Gea masih pejam.


"Lho mau pulang gak," kata Elang.


Gea pun sadar, dan melihat sekeliling nya. Di lihat nya ia masih dalam mobil yang tadi.


"Lho... Belum sampai juga kita ternyata." kata nya kaget.


"Lho enak aja ngomong nya, lho tidur aja dari tadi. Gue sendirian yang mikir gimana cara pualng nya." kata Elang.

__ADS_1


"Ye.... Maaf, kan gue capek mutar-mutar melulu, tapi gak juga sampai. Ini kan udah mau gelap lagi." kata Gea.


"Udah, gak usah banyak ngomong deh lho. Sini, pinjam ponsel lho." kata Elang.


"Ngapain lho mau ponsel gue. Mau lho apa kan ponsel gue." kata nya.


"Berhenti lah bertanya singa, lho gak mau kita pulang apa. Ini udah hampir mau malam tahu gak. Gue mau pakai hp lho supaya kita bisa pulang." kata Elang.


"Hp lho mana, kenapa gak pakai hp lho aja sih. Lho kan juga punya hp." katq Gea.


"Lho bisa nurut aja gak sih, kalo gue pinjam hp lho itu jelas ada alasan nya. Hp gue kan gak ada batrai nya sekarang." kata Elang.


"Gue mau cari jalan sekolah kita lewat google map". Kata Elang.


"Gak bisa lah kalo pakai hp gue, mau guna kan google." kata Gea.


"Ini kok gak bisa jalan ya." kata Elang.

__ADS_1


"Kan gue udah bilang kadal, gak bisa kalo pakai hp gue. Lho gak dengar apa yang gue bilang." kata Gea.


"Kenapa gak bisa," kata Elang tak mengerti.


"Ya karna kuota gue udah habis, mana bisa lho pakai." kata Gea sambil tersenyum kecut.


"Ya ampun... Kok lho miskin banget sih jadi orang. Bikin malu gue aja deh lho ini." kata Elang.


"Kurang ajar banget lho bilang gue miskin, lagian kuota gue juga baru habis di sekolah tadi. Dan ngapain gue bikin lho malu, gak ada hubungan nya kale... Dsar kadal." kata Gea marah.


"Ya malu lah gue, lho sebentar lagi mau nikah sama gue. Masa istri gue miskin sih sedang akn gue orang yang tidak kekurangan. Jelas lho bikin malu gue, tahu gak." kata Elang.


Mereka cocok di sebut ****** dan kucing, baik nya cuma sebentar. Tapi bertengkar nya seperti setiap waktu.


"Ya udah, gini aja. Buka kartu lho, masukin kartu gue. Nanti kembali kan lagi, itu jika lho mau kita pulang. Jangan bantah kata-kata gue." kata Elang lagi.


Pada akhir nya, Gea nurut juga apa yang Elang kata kan. Gea membuka kartu nya dan memasuk kan kartu milik Elang dalam hp nya. Kemudian Elang meletak kan kartu Gea dalam hp nya.

__ADS_1


Mereka pun, akhir nya dapat mencari jalan pulang yang mereka lewati tadi. Walau pun agak malaman baru dapat jalan nya.


__ADS_2