Cantik Cantik Galak

Cantik Cantik Galak
S 8


__ADS_3

Kirana merasa sangat tak di anggap di sana. Bukan nya menghenti kan pembicaraan nya. Bos nya ini malahan melayan telfon dari istri nya dengan sangat manis.


"Ehem, maaf bos dokumen nya ini...."


Elang melihat Kirana dengan mata tajam nya. Ia sangat tidak suka ada yang mengganggu nya saat ia sedang bicara.


"Lang, ada yang lagi ngantar dokumen ya. Maaf ya, aku gak tahu kalau kamu lagi sama karyawan kamu." kata suara Gea di seberang sana.


"Gak papa Ge, ya udah. Kamu boleh kerumah mama ya. Tapi pulang nya sebelum aku pulang." kata Elang.


"Iya, aku akan pulang sebelum kamu sampai kerumah." kata Gea.


Lalu telfon itu pun terputus, Gea menutup telfon nya. Elang melihat kearah karyawan baru itu. Ia menatap dengan mata tajam nya, mata tajam yang sangat menakut kan.


"Kamu anak baru kan, kamu tahu kan tugas mu apa saja." kata Elang.


"Maaf bos, tapi saya di minta sama sekretaris untuk mengantar kan dokumen nya pada bos Elang." kata Kirana berbohong.


Padahal, ia yang minta pada Lulu untuk mengantar kan dokumen itu pada Elang. Karna ia sangat penasaran bagai mana reaksi Elang saat melihat cara ia berhadapan sama Elang.


"Pergi kamu, letak kan saja dokumen nya di atas meja. Lain kali jangan laku kan apa yang bukan pekerjaan mu. Apa lagi mengganggu aku saat bicara. Karna kamu anak baru aku maaf kan, lain kali aku tidak ingin hal yang sama terulang lagi." kata Elang.


Kirana masih diam di tempat nya berdiri. Ia tak percaya apa yang baru saja ia dengar dari mulut bos tampan itu. Ia tak percaya, pesona nya gagal saat berhadapan dengan bos yang satu ini.


"Tunggu apa lagi kamu." kata Elang.


"Maaf bos Elang, saya pergi sekarang." kata Kirana.


***


Gea sampai di rumah mama, ia langsung membunyi kan bel rumah.


"Tunggu sebentar." kata seseorang dari dalam rumah.


Tak lama pintu pun di buka, Gea terlihat senang saat melihat mama nya sendiri yang membuka pintu rumah.

__ADS_1


"Sayang, kamu kesini dengan siapa nak." kata mama bahagia.


"Sama sopir aja ma, aku gak di izinin bawa mobil sendiri sama Elang." kata Gea sambil berjalan masuk kedalam rumah.


"Ya bagus deh kalo gitu, jadi kamu nya gak bikin masalah kan." kata mama.


"Yah mama, masa bilang nya gitu sih sama Gea. Emang nya selama ini Gea itu tukang bikin masalah apa ma." kata Gea.


"Gak juga sih, hanya saja terkadang kamu bikin masalah. Kan bahaya kalau bikin masalah di jalanan." kata mama sambil senyum.


"Mama selalu gitu sama Gea ya, nanti Gea ngambek baru tahu." kata Gea.


"Jangan dong, siapa yang mau mujukin kamu kalo ngambek. Mama gak bisa mujuk anak gede." kata mama.


"Oh ya Ge, kamu udah di kasih kabar sama oma belum." kata mama tiba-tiba menghenti kan jalan nya.


"Kabar apa sih ma, aku udah lama gak kerumah oma. Juga udah lama gak komunikasi sama oma." kata Gea.


"Kamu sih Ge, sama orang tua gitu amat nak. Mana boleh marahan sama oma lama-lama, oma kan orang tua." kata mama.


"Nanti juga Gea hubungi oma ma, emang nya mama punya kabar apa sih." kata Gea penasaran.


"Apa iya oma mau pulang ma, nanti aku hubungi oma ya ma." kata Gea.


"Oh ya, Gea lupa sama niat Gea datang kesini tadi." kata Gea.


"Emang kamu punya niat apa datang kerumah kamu sendiri Ge." kata mama.


"Gea sebenar nya minta mama ajar kan masak sih ma. Biar bisa masak makanan yang enak kayak mama. Mama kan masak sendiri untuk papa." kata Gea.


"Tumben mau belajar masak sekarang, kemarin ogah banget kamu kalau mama ajak masak." kata mama.


"Yah mama, kemarin itu kan lain cerita nya. Sekarang lain lagi cerita nya kan." kata Gea membela diri.


"Yah, kemarin kamu sibuk sama latihan bela diri mu itu kan. Sekarang, kamu kok gak tertarik sama bela diri lagi Ge. Udah berubah hobi mu ya nak, sejak dari istri orang." kata mama.

__ADS_1


"Yah mama, jadi istri orang sih gak ngaruh sebenar nya sama hobi Gea. Hanya saja, Gea mau coba-coba jadi perempuan sejati. Yang bisa masak, juga bisa menjaga diri." kata Gea.


"Terserah kamu deh, yang penting kamu bahagia sama apa yang kamu punya sekarang." kata mama.


"Dan mama akan tetap bantu kmau, jika kamu mau mama ajar kan masak. Maka mama akan ajar kan kamu masak." kata mama.


"Makasih mama, mama adalah mama yang terbaik buat Gea." kata Gea.


"Baru sadar kamu ya, kemarin kemana ajak nak. Malah baru sadar sekarang kamu nya kalau mama adalah mama yang terbaik." kata mama.


***


Akhir nya, mama dan anak itu menuju dapur. Dan langsung mengajar kan Gea memasak. Mulai dari belajar masak nasi goreng.


Saat menggoreng bawang, karna tidak hati-hati tangan Gea harus jadi korban minyak panas.


"Aduh...." kata Gea sambil memegang tangan nya.


"Ada apa sih Ge, sini mama lihat." kata mama.


Gea memperlihat kan tangan nya yang terkena minyak panas. Terlihat tangan nya memerah karna kulit nya yang putih itu terkena minya.


"Ya ampun Ge, kamu ini kok ceroboh banget sih. Masa goreng bawang aja gak bisa sih, itu hal hal yang paling mudah." kata mama.


"Ya maaf ma, nama nya kan juga gak tahu Gea nya." kata Gea sambil terus memegang tangan nya.


Mama pun mengambil kotak obat, mengolesi tangan Gea dengan salap biar tidak terasa sakit lagi.


"Terlalu susah jadi wanita sejati kan ma, harus masak dan harus mengurus rumah." kata Gea.


"Tidak juga Ge, jadi wanita itu sebenar nya istimewa nak. Hanya saja kamu itu masih muda, mama yakin pelan-pelan kamu akan bisa jadi wanita sejati seiring bertambah umur mu." kata mama.


"Mudah-mudahan saja ma, Gea tidak tahu seperti apa kedepan nya nanti." kata Gea.


"Jalani saja nak, kamu pasti bisa jadi istri terbaik nanti nya." kata mama.

__ADS_1


🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹


Mohon maaf ya teman-teman, jika karya aku tidak terlalu memuas kan kalian yang baca. Aku juga baru belajar, harap maklum sama aku. Mungkin, masukan dari kalian sangat membantu aku nanti. Aku harap kalian bisa mengerti ya.


__ADS_2