
Denis melihat nya dari jauh, hati nya sangat cemburu melihat Elang dan Gea. Apa lagi ketika melihat Elang tertawa di depan Gea. Elang tidak pernah tertawa sebelum nya, jika bukan karna Gea. Mana ada gadis yang pernah bikin Elang tertawa.
Sedang kan Gea merasa, Elang sangat tampan jika tertawa. Karna Elang yang galak ini mana ada tertawa, baru kali ini ia tertawa.
"Lho kok bengong sih singa, cakar lho udah copot ya". Kata nya mekedek.
Baru aja ingin buka mulut, oma nya datang mendekat.
"Ge... Udah selesai makan nya kan. Ajak Elang keliling rumah kita". Kata oma nya.
"Iya oma," kata nya menurut.
Ia dan Elang pun beranjak dari tempat duduk mereka. Dan berjalan bersama menuju taman belakang rumah oma nya.
"Gak nyangka gue, ternyata lho cucu nya oma Puspita singa". Kata Elang.
"Terus kenapa kalo gue cucu oma, lho mau apa. Tak suka, ya tinggal batal kan aja. Gampang kan". Kata nya jutek..
"Singa... Singa... Lho manis di hadapan orang aja ternyata". Kata Elang.
__ADS_1
"Gue punya nama tahu gak, dari tadi gue sabar ya. Ngeladenin lho kadal." kata Gea dengan suara tinggi nya.
Gea berbalik arah ingin pergi tapi tangan nya di tahan oleh Elang. Dan karna tubuh nya tak seimbang dia pun menimpa tubuh Elang. Mereka pun terjatuh.
"Kalian nagapain sih". Kata Denis yang tiba tiba datang dan menganget kan mereka.
Dengan cepat Gea bangun dan menginjak kaki Elang.
"Auuuuu.... Gila lho singa". Kata Elang.
"Makan tuh... "Kata nya sambil pergi meninggal kan Elang yang masih terduduk di atas rerumputan..
"Lho kok di sini Den". Kata Elang malah balik bertanya.
"Gue,,, lagi jalan dan gak tahu kalian lagi.... " kata nya menggantung kan kata kata nya.
"Gak seperti yang lho bayang kan." kata nya.
"Dasar singa betina". Kata Elang lagi.
__ADS_1
"Singa betina, tapi lho suka juga". Kata Denis.
Sebenar nya ia mengikuti Elang dan Gea tadi nya. Tak di sangka ia melihat adegan yang tak ingin ia lihat. Dia pun berusaha menyembunyi kan rasa sakit hati nya yang sedang ia rasa kan.
"Sebenar nya, lho udah tahu ya. Yang akandi jodoh kan itu dia". Kata Denis bertanya.
"Gak, awal nya gue gak tahu sama sekali. Kalo yang di maksud mama cucu oma Puspita itu ternyata sisinga betina". Kata Elang.
"Kenapa Den, lho marah sama gue". Kata Elang lagi.
"Tidak, apa yang harus aku marah kan pada mu. Perjodohan ini, dari yang aku dengar sudah lama kan. Sejak kalian lahir." kata nya mencoba untuk tidak ada masalah.
"Lagian, perjodohan ini bukan menyangkut satu keluarga kan. Melain kan dua buah keluarga besar". Kata Denus lagi.
"Aku tahu kamu suka dia Den," kata Elang.
"Jika aku suka juga bukan berarti aku harus mendapat kan nya. Bukan hanya aku dan kamu yang terlibat Lang. Melain kan seluruh keluarga." kata nya.
Yang Denis kata kan benar, jika memang ia suka sama Gea, gadis cantik pertama kali yang ia temui. yang bisa membuat hati nya tersentuh. Akan banyak penghalang yang akan menentang nya. Bukan hanya keluarga nya, juga keluarga gadis itu juga akan menentang hubungan mereka. Itu pun kalau gadis itu suka pada nya.
__ADS_1