Cantik Cantik Galak

Cantik Cantik Galak
S 11


__ADS_3

Tak lama baring, Gea pun terlelap. Ia sudah tidak sadar lagi, karna ia sudah jauh berjalan di alam mimpi nya.


Elang melihat kesamping nya, wajah Gea yang terlelap terlihat sangat manis. Elang menghenti kan kerjaan nya. Ia menatap wajah cantik gadis yang terbaring di samping nya.


"Kamu manis sekali, aku tidak ingin kehilangan mu. Aku akan menunggu kamu jadi istri yang terbaik buat aku. Aku tidak akan memaksa kamu Gea. Aku ingin kamu sendiri yang berubah. Mengubah hubungan kita jadi lebih baik lagi." kata Elang sambil mengelus pipi mulus milik Gea.


"Aku sudah bahagia dengan hubungan kita saat ini. Aku senang kita bisa jadi teman, dan menjalan kan hubungan yang halal sebagai kekasih. Walau belum bisa jadi sepasang suami istri yang sebenar nya." kata Elang lagi.


"Kamu manis." kata Elang sambil mencium bibir Gea yang tidur itu.


Elang melanjut kan pekerjaan nya, ia sibuk dengan laptop nya kembali. Sambil sesekali melihat wajah istri nya.


...


Gea terbangun saat tenggorokan nya terasa kering. Ia sangat haus, ntah jam berapa saat itu. Namun, Gea tidak memikir kan jam berada sekarang. Yang ia fikir kan hanya lah, ia ingin minum saat itu juga.


Namun, Gea membatal kan rasa ingin minum nya saat melihat Elang tertidur sambik masih memangku laptop dan tidur nya tidar baring. Melain kan tidur duduk sambil bersandar di tempat tidur.


Gea tidak membangun kan Elang, ia mengambil laptop yang Elang pangku dan meletakkan kemeja. Elang terlihat sangat capek, sehingga ia tidak sadar saat Gea mengambil laptop nya.


"Kasihan kamu Lang." kata Gea.


Gea berusaha membaring kan Elang. Namun rasa nya sangat sulit, karna Elang lumayan berat bagi Gea. Karna Gea tidak kuat untuk mengangkat Elang. Elang pun terbangun, karna Gea berusaha memindah kan tubuh Elang dari tadi.

__ADS_1


"Kamu ngapain Ge, udah malam kok belum tidur." kata Elang dengan suara malas nya.


"Kamu tuh, tidur nya sambil duduk. Aku merusaha untuk baring kan kamu. Namun, malah bangunin kamu." kata Gea merasa bersalah.


"Gak papa, ayo tidur lagi." kata Elang.


Elang ngomong, tapi mata nya pejam. Ia terlihat sangat ngantuk, Gea tidak bicara lagi. Hanya melihat sambil melepas kan nafas berat nya.


Selesai minum, Gea kembali membaring kan tubuh nya di samping Elang. Ia bukan nya langsung tidur, malah membelai lembut wajah suami nya yang sudah terlelap. Mungkin Elang terlalu capek, maka nya tidur kembali dengan cepat.


"Maaf, aku akan berusaha jadi yang terbaik untuk mu." kata Gea sambil mrnutup mata nya dan membiar kan tangan nya masih berada di pipi Elang.


....


Saat Gea bangun, Elang sudah tidak ada di tempat tidur lagi. Bunyi air di kamar mandi terdengar jelas. Gea bangun dan melihat jam di samping nya, lalu mengambik ponsel yang terletak di atas meja samping ranjang.


Di sana juga ada pesan dari Danu dan kak Dewa. Yang mengatakan hal yang sama, kalau hari ini adalah hari pendaftaran masuk kuliah. Tapi, ini masih gelombang satu, akan ada gelombang dua dan tiga nanti nya.


Gea merasa bingun, di satu sisi ia ingin mendaftar kuliah bersama teman-teman nya. Namun di sisi lain, ia ingat kalau Elang ingin ia ikut kekantor untuk makan bersama dengan karyawan kantor.


Mendaftas kuliah akan ada gelombang dua dan tiga. Sedang kan makan bersama tidak ada gelombang lagi. Tapi ia akan sendirian saat mendaftar di gelombang dua nanti.


Elang keluar dari kamar mandi, ia melihat Gea masih duduk dengan wajah bingung nya di atas kasur.

__ADS_1


"Kamu kenapa Ge, kok kayak nya bingung banget." kata Elang.


"Udah selesai kamu mandi nya Lang, hari ini hari pendaftaran kuliah lho Lang." kata Gea


"Kamu mau mendaftar hari ini ya, kalo kamu mau daftar aku akan temani kamu." kata Elang.


"Gak usah, kantor kita kan ada makan bersama. Kamu tidak boleh meninggal kan acara makan bersama itu." kata Gea.


"Terus, bagaimana dengan kamu?" kata Elang.


"Aku akan daftar kuliah di gelombang dua. Dan hari ini, aku akan ikut kamu makan bersama saja di kantor kita." kata Gea.


"Kamu yakin mau daftar kuliah di gelombang dua, dan yakin mau ikut aku kekantor aja hari ini. Kamu akan daftar sendirian lho, gak sama teman-teman mu lagi." kata Elang.


"Gak papa, makan bersama gak ada gelombang dua dan tiga lagi kan. Sedang kan kuliah masih ada gelombang dua dan tiga Lang." kata Gea mantap.


"Baik lah kalo gitu, aku terserah sama kamu aja." kata Elang sambil senyum.


"Ayo bangun, mandi sana. Bau mu gak enak banget." kata Elang lagi.


"Ye.... Tapi kamu suka kan sama bau yang gak enak ini." kata Gea.


"Ih, ogah banget aku suka sama bau gak enak kamu. Yang ada pusing kepala ku saat mencium bau gak enak kamu." kata Elang.

__ADS_1


"Bohong kan....." kata Gea sambil mendekat dan memeluk Elang dari belakang.


"Bohong dikit sih." kata Elang sambil bermanja dengan Gea.


__ADS_2