
Satu minggu pun telah berlalu, mereka menjalani hari nya dengan latihan drama ketika pulang sekolah.
Waktu satu minggu, sangat lah singkat untuk melatih peran yang akan mereka main kan dalam drma itu. Tapi, karna yang di pilih adalah anak yang berbakat. Jadi drama itu di tampil kan dengan sangat sukses.
Ya,,, walau pun seperti biasa nya Elang dan Gea pasti akan bertengkar ketika bertemu. Tapi, dalam drama itu. Mereka memeran kan sangat baik dan banyak menuai pujian dari kalangan guru dan teman-teman mereka.
Banyak di antara teman-teman mereka yang mengata kan. Jika Elang dan Gea sangat serasi jika mereka berpasangan di dunia nyata juga. Bukan hanya pasangan dalam drama yang mereka peran kan.
Dulu nya, kata-kata itu di tuju kan pada Sella. Pangeran Elang, raja di sekolah itu. Mereka jodoh kan dengan Sella, karna tidak ada yang lebih cantik dari Sella waktu itu. Sella sangat seksi, manja dan kaya.
Tapi, semua itu berubah ketika datang nya Gea di sekolah itu. Dulu nya, sebelum Gea datang kesekolah itu. Sella di nobat kan menjadi ratu sekolah. Tapi, Ratu sekolah sudah berubah. Posisi ratu sekolah sudah berpindah ketangan Gea. Hadis yang lebih komplit untuk di jadi kan ratu sekolah.
Selain memiliki yang Sella miliki, ia juga ada satu kelebihan yang tidak Sella miliki. Yaitu, galak nya Gea, yang membuat Gea jauh berbeda dari Sella yang manja.
__ADS_1
Pementasan seni teater, sudah selesai. Mereka banyak menerima kata-kata selamat dari teman-teman yang sangat terhibur dengan apa yang telah mereka suguh kan.
Di tambah sebuah lagu dari Elang dan Gea yang mereka nyanyi kan saat penutupan acara tadi. Itu sangat membuat para siswa baper, terutama bagi yang jomblo.
Ketika mereka turun dari pangung itu, mereka langsung di kerumuni para penggemar mereka.(ha.. Ha... Ha.. kayak artis aja ada penggemar nya.) mereka memberi kan selamat pada kedua nya, karna telah mensukses kan acara itu.
"Ge... Lho keren banget sih tadi di atas pangung itu." kata Rika ketika mereka duduk di kursi tak jauh dari yang ada di sana.
"Keren apaan sih, biasa aja lah. Kan itu adalah bagian dari acara yang kita peran kan." kata Gea.
"Huh... Apaan sih kamu Rik, biasa aja dong." kata Gea.
"Ge... Lho keren banget sih tadi di atas pangung. Andai aja itu gue ya, bukan kakak Pangeran. Pasti lebih keren lagi gue." kata Danu yang baru muncul.
__ADS_1
"Jangan banyak ngayal kamu Dan, kalahin dulu populer nya kak Elang baru kamu bisa ada di sana." kata Rika.
"emang harus populer ya baru bisa naik pangung." kata Danu.
"Ya iya lah Danu, jika lho yang di atas tadi belum tentu sebagus kak Elang tahu gak." kata Rika.
Mereka terus berbicaa masalah di atas pangung. Itu membuat Gea merasa pusing karna dua orang yang saling berdebat masalah populer untuk naik pangung.
"Rika, Danu. Aku mau pulang dulu ya. Acara nya udah selesai juga kan. Dan kalian jangan memperebut kan sebuah permen yang hanya tinggal kertas nya doang. Kan gaka ad hasil nya tahu gak." kata Gea sambil berdiri.
"Ge, pulang bareng aku aja ya. Nanti kau antar kamu sampai depan rumah deh." kata Danu menawar kan.
"Boleh juga kalo kamu mau antar aku. Tapi, gak ngerepotin kamu kan jika kamu antra aku." kata Gea.
__ADS_1
"Gak masalah lah Ge, aku yang menawar kan lho ini." kata Danu.
Danu dan Gea berjalan menuju mobil nya Danu. Sedang kan Rika, ia menunggu papa nya menjemput nya.