CEO MUDA 2

CEO MUDA 2
Naik kapal laut


__ADS_3

Dion , Fika, Intan, dan Sarah. sengaja bangun lebih pagi supaya bisa jalan jalan naik perahu.


" Buruan dong jalannya buaya, supaya bisa cepet sampai pantai." Protes Intan kesel, karena Dion jalannya sengaja pelan karena jalan ditengah tengah Sarah dan Fika.


" Berisik sekali tikus kecil itu" Batin Dion kesel, karena Intan ganggu kesenangannya Dion masih pagi.


" Santai saja sih Intan, ngapain sih jalan cepat cepet. memangnya kamu mau pulang kampung apa ke Lampung?" Tanya Dion kesel karena Intan selalu saja ganggu kebahagiaannya terus.


" Sudah tidak sabar yah untuk naik kapal laut, iyah ini juga sudah jalan cepet kok." Ucap Fika yang bahagia meligat Intan antusias diajak naik kapal


" Iyah ka, soalnya kan ini pertamanya kita naik kapal laut kan, kaka juga baru pertama kali di ajak ke Merak untuk naik kapal laut oleh om Bowo." Lanjut Intan, yang seneng jalan jalan naik kapal

__ADS_1


" Iya Intan, alhamdulillah yah kita diajak jalan jalan seperti ini" Lanjut Fika berusaha menikmati jalan jalan tanpa ada Gea dan Yono, Fika ingat nasehatnya Yuli kemarin yang tidak boleh paksain keadaan untuk minta Yono dan Gea selalu ikut jalan jalan selama ada Tomi dan keluarganya datang ke Bandung.


" Orang tua kita ikut kan naik kapal laut?" Tanya Sarah, yang ingin merasakan naik kapal laut bersama kedua orang tuanya.


" Ikut kok, cuman kita disuruh tunggu sampai mami dan tante Yuli selesai masak, baru kita bareng berangkatnya. " Lanjut Dion bahagia, bisa jalan pelan karena disampingnya ada Sarah dan Fika, dua perempuan yang jalannya lemah lembut.


Dilain sisi, Gea bantuin Yono untuk merapihkan, daganga nya diwarung didepan rumahnya Yono.


" Kita tidak masalah kan bunda bulak balik, rumah Fika dan ke sini, kita pulangnya setiap jam delapan malam sudah sampai rumah?" Tanya Yono yang ingin tetep jualan, karena ingin punya kegiatan, walaupun Fika mampu memberikan kebutuhan hidup yang lebih untuk kedua orang tuanya.


" Tidak masalah sayang, aku seneng ada kegiatan sayang dari pada cuman di rumah saja. lagian malu juga dengan Anggun dan Tomi Setiap kesini melihat kita tidak ada kegiatan sama sekali." Lanjut Gea yang tidak ingin dianggap numpang hidup ke Fika.

__ADS_1


" Iyyah sayang, aku setuju sayang, dari pada malu dengan mereka kan. Alhamdullah sudah rapih juga dan warung kita sudah siap dibuka kembali hari ini." Lanjut Yono yang seneng akhirnya jualan lagi, dari pada mendaparkan opini tidak baik cuman karena dirumah saja.


Dilain sisi, Tasya menikmati waktu liburan dengan bersepeda keliling komplek rumahnya.


" Sarung tangan sudah, masker, helm, sepatu, dan air mineral. waktunya jalan jalan." Ucap Tasya yang sudah selesai periksa perlengkapan main sepeda, untuk jalan jalan pagi supaya naik sepedanya lebih nyaman dan aman.


Dilain sisi, Bakhtiar mengisi waktu libur kuliah nya dengan main basket, bersama temen temen sekolahnya.


" Kita main biasa terus setelah itu baru tanding yah, supaya seru main basketnya." Ucap Temennya Bakhtiar paling seneng, main basket sambil bertanding.


" Tidak masalah hayo" Ucap Bakhtiar Yang tidak sabar untuk main basket bersama temen temennya, supaya pagi pagi sehat dengan olahraga yang digemarinya

__ADS_1


__ADS_2