CEO MUDA 2

CEO MUDA 2
Tiga hari


__ADS_3

Gea dan Yono, bantuin Fika merapihkan baju-bajunya untuk dibawa kerumahnya Tomi, karena selama dua Minggu Fika akan tinggal bersama keluarganya Tomi.


" Bunda, selain baju juga buku bukunya Fika, jangan ada yang ketinggalan sayang, Bunda kan tahu bagaimana lebay Nya Tomi dan Anggun jika Fika kesini untuk ambil buku." Ucap Yono yang tidak ingin ribut, karena buku kuliah Fika ada yang ketinggalan.


" Iyah Ayah, Ini juga disiapin kok sayang, supaya tidak ada yang ketinggalan sama sekali buku buku kuliahnya Fika." Ucap Gea yang sudah siapin kardus, untuk dimasukin semua buku bukunya Fika.


" Seperti orang pindahan saja, dimasukin kekardus dan nanti pulangnya begini lagi, dasar keluarga ribet." Lanjut Yono, Yono masukin buku-bukunya Fika kedalam kardus. supaya setelah Fika pulang kuliah langsung dibawa ke rumahnya Tomi.


Dilain sisi, Dion setelah waktunya terkuras sia sia, karena makanan akhirnya kembali kerja dan berusaha fokus. membuat Tasya lega melihat Dion bisa kembali fokus bekerja, setelah ribet soal makanan.


" Dion hebat sekali, bisa langsung fokus bekerja, setelah ribet soal makanan tadi." Batin Tasya bangga, melihat Dion bisa kembali fokus bekerja tanpa ngeluh sama sekali.


Dilain sisi, Intan bahagia sekali, karena mulai besok sudah mulai liburan dua minggu dan Intan tidak sabar mau belajar kerja bareng Fika dan Sarah.


" Papi dan Mami, bearti Intan dan Sarah tidak belajar bersama Om Wawan kan?, Karena mulai besok Intan sudah mulai libur panjang?." Tanya Intan, yang sebenarnya lebih seneng belajar bareng Fika dan Sarah, dari pada diajarin Wawan.


" Iya sayang, kamu rapihkan baju kamu yang mau dibawa ke Bandung, kamu bakal belajar langsung di kantornya Ka Fika." Ucap Anggun, Tidak menyangka jika anak keduanya sebentar lagi akan ikuti jejak Kaka-Kakak Nya untuk menjadi ceo juga.


" Siap Mami, sekarang Intan siap siap dulu yah." Lanjut Intan, langsung jalan ke kamarnya untuk siap siap liburan sambil kerja persiapan Intan lulus SMU langsung kerja sekaligus kuliah.


Dilain sisi, Dion ajak Tasya untuk ikut nginep di Bandung, karena semua keluarganya akan nginep di Bandung selama dua Minggu karena Intan liburan sekolah sekaligus belajar kerjain pekerjaan kantor bersama Fika.


" Sayang, ikut nginep di Bandung yuk, Soalnya keluarga aku lagi pada nginep lama di sana selama dua minggu." Ucap Dion ngajak Tasya untuk nginep bersama keluarganya.

__ADS_1


" Nginep di sana? Dalam rangka apa sayang, keluarga kamu ada di Bandung?" Tanya Tasya, penasaran karena tidak biasanya keluarga Dion nginep lama-lama.


" Adik aku, libur selama dua Minggu, nah dimanfaatkan untuk belajar kerjain pekerjaan kantor, di kantornya Fika karena ada temennya Intan yang bakal jadi asisten CEO jadi sekalian saja belajar bareng temennya. Nah apa kamu mau ikut nginep? Kita nginepnya selama tiga hari saja, sesuai libur kuliah?" Tanya Dion, Dion ingin membalas Fika dan Intan waktu liburan ke Solo tidak diajak jalan jalan. Sekarang Dion ajak Tasya nginep tapi tidak jalan bersama dua perempuan menyebalkan.


" Oh Iyah, kelulusan sebentar lagi yah, hebat sekali adik kamu sudah mulai belajar kerja di kantor langsung. Jika orang tua kamu ijinkan aku ikut yah aku ikut sayang, harus ijin dulu yah jangan seenaknya." Lanjut Tasya, walaupun mulai deket dengan Fika dan Intan tapi tidak ingin seenaknya.


" Itu pasti sih sayang, terimakasih yah sayang mau liburan bersama keluarga aku." Lanjut Dion bahagia, karena Tasya mau diajak ke Bandung untuk liburan bareng.


Dilain sisi, Fika disaat keluar dari lobi kantor, langsung senyum senang melihat Bakhtiar yang sudah duduk didepan kantornya.


" Maaf nunggu lama yah" Ucap Fika melihat Bakhtiar yang lagi ngobrol bersama Satpam.


" Tidak kok, hayo jalan untungnya ada Pak Toni, jadi ajak saya ngobrol disini." Ucap Bakhtiar rela nunggu lama, demi nungguin Fika selesai kerja.


Fika langsung jalan ke mobilnya Bakhtiar, untuk jalan jalan bareng, untuk makan malam dan belajar bareng.


Dilain sisi, Yuli dan Sarah masuk kedalam rumahnya Tomi, karena Yuli akan bareng Tomi dan Anggun berangkat bareng ke Bandung nya.


" Sarah, tidak ketinggalan kan kemeja yang tadi kita beli?" Tanya Intan, Intan dorong kopernya jalan ke arah Sarah dan Yuli yang duduk dikursi ruang tamu.


" Beli kemeja? Untuk apa beli kemeja?" Tanya Anggun heran, karena anaknya beli baju tanpa ngajak Anggun.


" Iya Tante, kita beli kemeja untuk dipakai ke kantor untuk kerja, biar ada baju formalnya dan kita juga beli pantofel untuk mempercantik penampilan Kita selama kerja." Ucap Sarah yang seneng diajak belanja, untuk belajar kerja di kantornya Fika nanti.

__ADS_1


" Oh untuk kerja, yah bagus juga Kalian sudah punya persiapan sendiri. Ya sudah jalan yuk, supaya tidak terlalu malam kita sampai ke rumahnya Fika." Ucap Tomi, yang senang anaknya punya inisiatif sendiri untuk beli baju dan sepatu pantofelnya.


Tomi langsung jalan duluan, diikuti oleh Anggun, Intan, Yuli, dan Sarah. keluar rumah sambil dorong koper masing-masing.


Dilain sisi, Tasya lega akhirnya pulang kerja juga, setelah dari tadi sibuk kerja.


" Cape juga ternyata, badan pegel juga ternyata kebanyakan duduk." Batin Tasya, Tasya langsung merapihka meja kerjanya sebelum pulang.


" Sayang, setelah ini mau makan dimana? Katanya papi dan yang lain sudah dijalan, ke Bandung terus kata papi boleh saja kamu ikut nginep di Bandung. Kalo orang tua kamu kasih ijin tentunya dan pas kita sampai rumah kamu langsung tanya apa boleh ke Bandung selama tiga hari atau tidak. " Ucap Dion sambil jalan menuju Tasya, yang lagi merapihkan meja kerjanya.


" Siap sayang, yuk pulang sudah selesai merapihkan meja kerja aku." Lanjut Tasya, Tasya keluar dari meja kerjanya untuk pulang bareng Dion.


Dion dan Tasya langsung jalan bareng untuk pulang dan Dion berharap orang tuanya Tasya kasih ijin anaknya untuk ikut nginep.


Dilain sisi, Fika merasa tidak enak, karena orang tuanya sudah bawain semua barang-barangnya ke rumahnya Tomi dari siang sudah dibawain.


" Fika, semua baju dan buku-buku Fika, sudah ada dikamar kamu dan sudah kita rapihkan ke lemari juga meja belajar kamu." Ucap Gea, Gea tidak tega membuat anaknya repot bawa sendiri baju dan buku kuliahnya.


" Ya ampun Bunda, jadi merepotkan Bunda sudah dirapihkan dan dibawakan ke rumah ini lagi." Ucap Fika merasa tidak tega, membuat kedua odang tuanya jadi repot tadi pagi.


" Santai saja, Bunda dan Ayah seneng kok bantuin Fika, yah sudah Fika istirahat saja yah, karena kan pas Papi dan yang lain sampai pasti mau ngobrol sebentar kan, tidur dulu supaya tidak ngantuk." Lanjut Gea, Gea berikan baju ganti untuk Fika.


" Ya sudah Nak, kita pulang dulu yah, sampai ketemu nanti sayang." Ucap Yono, sengaja pulang cepet sebelum Tomi sampai di rumahnya dan malas ngobrol bersama Tomi dan Anggun.

__ADS_1


" Ya sudah, hati hati dijalan yah Ayah dan Bunda sampai rumah." Lanjut Fika, yang tidak tega membiarkan orang tuanya pulang. Tapi Fika sadar diri kalo Gea dan Yono tidak bisa tinggal bersama Tomi dan Anggun selama dua minggu.


__ADS_2