CEO MUDA 2

CEO MUDA 2
Tega sekali


__ADS_3

Bowo yang mendapatkan perintah pura pura ketemu dengan Gea dan Yono, didepan aula hotel akhirnya datang telat karena untuk melihat apa saja yang dilakukan oleh Yono dan Gea sekarang.


" Kalian ngapain disini? kenapa tidak masuk ke dalam hotel?" Tanya Bowo pura pura kaget melihat Yono dan Gea ada didepan hotel


Bugh, Yono yang sudah menahan emosinya, akhirnya menghajar Bowo yang pura pura kaget karena Yono dan Gea masih ada didepan aula


" Apa yang anda lakukan? jaga sikap anda ke atasan saya? " Tanya Satpam kantor yang melihat Bowo di hajar


" Biarin saja pak, silahkan duduk ditempat anda saja." Ucap Bowo menahan sakit karena dihajar oleh Yono, yang melampiaskan emosinya ke Bowo


" Kita tidak masuk karena tidak bawa undangan sama sekali, kita bilang orang tuanya Fika dan dibilang sama orang itu, masa orang tua tidak datang dari tadi bareng Tomi dan yang lain. ini semua ulah Tomi kan larang kita berdua hadir diacara anak sendiri. " Tegas Yono yang sudah emosi, karena merasa dipermainkan oleh Tomi


" Suruh siapa tidak bawa undangan, dan kalian dijemput supir tapi ditolak justru jalan sendiri yah begini jadinya kan. jadi jadinya seperti ini kan salah faham, satpam kantor mana kenal kalian walaupun bilang orang tuanya Fika tapi tidak ada bukti sama sekali kan." Lanjut Bowo menahan sakit diwajahnya, karena dihajar oleh Yono.


" Halah, alasan saja kamu ini, kamu fikir saya bodoh tidak tahu permainan kalian apa, ini saya bawa undangannya dan mau melihat sejauh mana kalian mempermainkan saya dan Gea untuk tidak datang ke acara ulang tahun anak sendiri" Bentak Yono kesel, Yono melempar undangan tepat diwajahnya Bowo.


" Kalian kenapa semakin tega dengan saya dan Yono, mau sampai kapan seperti ini terus, tega sekali melarang ibu kandung datang ke acara anak kandungan nya Sendiri?" Tanya Gea sedih, karena mantan suaminya selalu melarang Gea ada waktu bersama Fika.


" Jangan asal bicara, suruh siapa bohong tidak bawa undangan sama sekali, kalo jujur dari tadi kan sudah masuk dan melihat acaranya dari awal, sudah dramanya tidak jelasnya, hayo masuk kedalam karena anak dan istri saya sudah menunggu saya." Lanjut Bowo yang tahu, bagaimana membalas Yono dan membuat Yono lemah didepan Fika anaknya Gea.

__ADS_1


" Sial, kenapa seolah olah saya yang salah." Kesal Yono, karena Bowo salahin Yono karena dianggap pura pura tidak bawa undangan


Bowo senyum sinis melihat Yono, yang tidak ada daya melawan sama sekali, Bowo akhirnya bawa masuk Gea dan Yono masuk kedalam Aula, karena acara inti sudah dimulai jadi aman Gea masuk kedalam aula.


Dilain sisi, Bakhtiar yang kenal Dion, ajak Dion ngobrol sambil menikmati hidangan yang sudah disajikan.


" Apa kabar Dion, masih ingat saya? yang pernah anterin Fika ke rumah karena motornya Fika mogok karena lupa ganti oli, dan kebetulan keluarganya pak Tomi ke sini dan setelah kejadian mogok akhirnya Fika dikasih mobil oleh pak Tomi?" Tanya Bakhtiar, yang berusaha memberi tahu Dion kalo pernah ketemu dengan Dion


" Oh iyah ingat saya, Alhamdulillah baik kabar saya, Terimakasih loh waktu itu bantuin Fika supaya bisa pulang tanpa naik angkutan umum." Ucap Dion yang langsung kesal, merasa Bakhtiar sainginan untuk deketin Fika


" Sama sama, besok ulangtahun kamu yah? selamat ulang tahun yah, saya sudah tahu tentang kamu dan Fika. kalian seperti saudara kembar yah hari ulang tahunnya sama padahal beda ibu." Lanjut Bakhtiar yang sudah cari tahu tentang Fika


" Yah begitu deh, saya juga merasa punya saudara kembar, walaupun beda ibu dan wajah kita hampir mirip juga dan banyak kesamaan juga antara saya dan Fika." Lannjut Dion, Dion sejujurnya tidak seneng Fika jadi saudaranya karena Dion tidak bisa memiliki Fika sama sekali.


Dilain sisi, Tomi melihat wajahnya Bowo yang bengkak, merasa kasihan karena menjadi tempat pelampiasan kekesalannya Yono karena dikerjain untuk datang ke acara ulang tahun nya Fika.


" Anak kamu, besok saya kasih uang jajan sebagai tanda terimakasih saya karena kamu mau menjadi tempat pelampiasan kekesalannya Yono." Ucap Tomi pelan, supaya tidak ada yang tahu aapa yang dilakukan Tomi.


" Dasar yah, sepertinya seneng saya dihajar Yono tadi, tapi tidak masalah lah kalo anak saya dapat bonus karena ayah nya rela dihajar karena keisengan Tomi." Ucap Bowo kesel, karena keisengannya Tomi, membuat wajahnya jadi bengkak karena dihajar oleh Yono

__ADS_1


" Maaf maaf, saya kira tidak ada drama, yah sudah lah, kita gabung bersama mereka dann melihat pasangan yang tidak tahu diri datang." Lanjut Tomi yang dikirain, Bowo cuman melihat saja Gea dan Yono yang sulit masuk kedalam aula, ternyata dihajar oleh Yono karena merasa kesal dikerjain oleh Tomi


" Yah saya fikir tidak ada drama sama sekali, mungkin tadi puncaknya kesabarannya Yono kali." Lanjut Bowo yang ingat baagimana tadi Yono menghajar Bowo penuh emosi sekali.


Bowo langsung jalan untuk gabung bersama Yuli dan Sarah yang lagi makan setelah foto bersama Fika tadi.


Dilain sisi, Anggun makan bersama Intan dan Fika, setelah foto foto bersama tamu undangan. Fika melihat Yono dan Gea baru datang langsung peluk Gea, merasa lega karena Gea tetep datang walaupun telat.


" Bunda sudah makan? kenapa kalian baru datang dari tadi? mami, papi, Fika, Intan, dan Dion. menunggu kehadiran kalian loh?" Tanya Fika sedih karena kedua orang tuanya ada yang tidak datang.


" Kalian dari mana? dijemput supir tidak mau dikirain sampai duluan, ternyata tidak ada juga, kasihan juga loh Fika dari tadi sedih terus menunggu kehadiran kalian dan hampir saja acara tidak jadi dilaksakan karena kalian tidak datang, kita juga kan tidak enak sama rekan kerja yang sudah mendapatkan ijin untuk kerja setengah hari eh acara masa tidak jadi kan?" Tanya Anggun senyum sinis melihat Gea dan Yono, yang baru datang


" Maafin kita, kita ada salah faham tadi, maafin bunda sayang sudah membuat Fika sedih tadi sayang, yang penting acaranya berjalan dengan lancar." Ucap Gea sejujurnya kesel, karena Yono bisa bisanya bohong membuat Gea dan Yono akhirnya datang telat.


" Tidak masalah bunda, yang penting bunda dan ayah sudah datang, tunggu sebentar yah Fika ambilin makan siang untuk kalian." Lanjut Fika yang langsung pergi untuk ambilin nasi untuk Gea dan Yono


" Ka Fika tunggu, Intan ikut." Ucap Intan yang lagsung susul Fika, dari pada harus ditengah tengah orang tua.


" Sekeras apapun kalian melarang kita kesini, pasti ibu kandung yang ditunggu oleh Fika, untuk datang kesini, sebaik baiknya kamu untuk Fika tetep saja ibu kandung yang selalu difikirkan anak dan ditunggu anaknya." Ucap Gea senyum sinis melihat Anggun, Anggun memang Baik selama ini ke Fika memperlakukan Fika seperti anak sendiri, tapi cara Anggun melarang Gea bersama Fika, itu tidak akan pernah terjadi karena Fika akan berusaha deket dengan Gea Bagaimana pun keadaan nya.

__ADS_1


" Sombong sekali kamu Gea, masih untung anak kamu masih saya kasih perhatian dan kasih sayang, kalo bukan menghargai mas Tomi suami saya, malas sekali peduli dan perhatian dengan Fika yang bukan anak kandung saya. lagian siapa suruh datang telat dan sekarang bicara sembarangan seperti itu ke saya.dasar tidak tahu diri kamu jadi orang, cuman bangga jadi orang tua kandung tapi tidak ada gunanya untuk anak sendiri." Ucap Anggun senyum sinis melihat Gea dan Yono emosi, karena datang telat diacara ulang tahunnya Fika.


Anggun langsung pergi, dari pada ladenin Gea dan Yono terus takut kepancing emosi denger ucapannya Gea dan Yono yang masih emosi


__ADS_2