
Fika bener bener cemas karena acara mau dimulai sepuluh menit lagi, tapi Gea dan Yono belum datang juga membuat Fika cemas dan sedih, karena orang tuanya ada yang belum datang.
" Papi dan mami, kenapa ayah dan bunda belum datang juga yah, Fika takut mereka kesiangan kesini nya." Ucap Fika cemas, karena supirnya Tomi baru jalan untuk jemput Gea dan Yono.
" Sabar yah sayang, jangan nangis yah sayang, nanti wajah cantik kamu terlihat kusam." Ucap Anggun, yang tidak tega membuat Fika sedih seperti ini.
" Sabar yah ka Fika, yakin saja pas acara orang tua kita lengkap yang datang yah" Ucap Intan, ikutan sedih melihat Fika nangis karena Gea dan Yono belum datang juga.
" Iyah Intan, papi, dan mami" Lanjut Fika berusaha tenang supaya tidak merusak riasan yang sudah dibantu perias yang sengaja diajak oleh Anggun dari Jakarta
Tomi berusaha tidak peduli dengan kesedihan Fika kali ini, karena Tomi tidak ingin malu dilihat client yang Fika punya empat orang tua.
Dilain sisi, Yono melihat jam ditangannya, masih ada kesempatan datang walaupun terlambat karena Tomi yang sengaja membuat Gea dan Yono datang ke acara ulang tahunnya Fika.
" Keterlaluan kamu Tomi, sekali kali kamu memang harus dihajar supaya bisa menerima takdir untuk damai seutuhnya demi kebahagiaan Fika. kamu fikir dengan begini Fika bahagia, egois nya keterlaluan keterlaluan " Batin Yono bener beenr kessl, karena Tomi tidak bisa memaafkan masa lalu sama sekali
Yono melihat spion motor, tidak tega melihat Gea yang sedih karena terlambat datang keacara anaknya.
Dilain sisi, Bowo melihat Dion main hanphone sendirian, langsung menghampiri Dion yang duduk sendirian sambil minum.
" Julukan buaya kok Sekarang diam saja sih Dion, banyak cewek cantik loh disini kali saja bisa kenalan. " Ledek Bowo melihat Dion yang tidak deketin siappun selama acaranya Fika
" Kata papi, tidak boleh tebar pesona om, karena kan tidak tahu mana client dan mana temn kampusnya Fika, takutnya salah orang yang akhirnya bikin malu lagi dan kasihan Fika nantinya." Ucap Dion sedih dan kesel, karena tidak kenal temen temennya Fika sebelum pesta dimulai.
__ADS_1
" Hahahaha, kasihan nya buaya yang sekarang diem saja, tapi memang bener apa kata papi kamu, jangan sembarangan modus takutnya client penting nya Fika. yah sudah selamat sendirian yah buaya, karena om mau bersama pacar om nih." Ledek Bowo ketawa puas, melihat Dion seperti kessl karena harus sendirian tanpa ada yang temani sama sekali.
Bowo langsung pergi untuk mencari Yuli dan Sarah, yang masih dirias diruangan khusus.
Dilain sisi, Bakhtiar melihat Fika pakai gaun warna biru, membuat Fika terlihat cantik dan rambutnya juga disanggul sangat rapih membuat Fika terlihat cantik sekali.
" Selamat ulang tahun yah Fika, semoga karirnya semakin lancar, kuliahnya juga lancar, selalu sehat, dan yang lebih penting selalu bahagia yah." Ucap Bakhtiar sambil memberikan kado untuk Fika
" Amin amin, terimakasih doanya, terimakasih sudah datang, dan terimakasih kadonya yah"Ucap Fika senang, karena Bakhtiar selalu ada untuk Fika walaupun waktu jalan jalan tidak ada sama sekali tapi tidak membuat Bakhtiar jahui Fika
" Sama sama princess, temen temen sudah datang ya" Lanjut Bakhtiar senyum manis melihat Fika, yang terlihat lebih cantik dihari bahagia nya
" Iyah sudah, acaranya sebentar lagi dimulai, silahkan nikmati cemilan sebelum acara dimulai" Lanjut Fika yang tersipu malu, melihat senyum manisnya Bakhtiar senyum selama bicara dengan Fika.
" Kalian mau kemana? maaf aula ini sedang ada acara berlangsung, tamu undangan wajib membawa undangan yang sudah diberikan sebelumnya" Ucap Penjaga aula, yang sengaja diperintah oleh Tomi setiap tamu yang datang wajib bawa undangan
" Astaga, aku lupa bawa undangannya Ayah, apa ayah bawa undangannya? keterlaluan sekali masa kita disuruh bawa undangan juga, kita kan orang tuanya masa disuruh bawa undangan juga si?" Tanya Gea kesel, karena baru kali ini ditanya Undangan datang ke acaranya Fika
" Sudah diduga, ini memang rencananya Tomi, memang keterlaluan dia semakin menghina saya dan Gea saja." Batin Yono kesel, Yono sengaja tidak memberikan undangannya sama sekali. supaya lihat sejauh mana Tomi larang Yono dan Gea datang.
" Suruh pak Tomi kesini, kita juga orang tuanya Fika masa harus bawa undangan segala. lima menit lagi acaranya, biar pak Tomi yang mempersilahkan kita masuk tanpa undangan" Tegas Yono yang tidak ingin dikerjain terus oleh Tomi.
" Maaf tidak bisa, acaranya sudah mau dimulai, kalo memang kalian orang tuanya Fika juga seharusnya kalian hadir bersama Fika dari tadi. sudah sana jangan bikin keributan disini, karena acara mau dimulai." Tegas Satpam kantornya Fika, Satpam kantor baru yang tidak kenal dengan Gea sebelumnya
__ADS_1
" Astaga pak, kita beneran orang tuanya Fika juga, orang tua kandung Fika bercerai sudah sudah lama sekali, dan kedua orang tuanya Fika menikah lagi dengan pasangan masing-masing, didalam pak Tomi mantan suami saya" Lannjt Gea yang akhirnya buka aib masa lalu keluarganya, demi bisa masuk kedalam aula hotel
" Tomi, bener jahat kamu, membuat Gea sedih seperti ini." Lanjut Yono sambil mengepalkan tangannya, semakin kesal dengan tingkahnya Tomi yang mempersulit Yono dan Gea masuk aula.
Gea nangis dalam pelukannya Yono, sedih sekali karena tidak boleh masuk kedalam aula untuk menyaksikan acara ulang tahun anak Sendiri.
Dilain sisi, Tomi melihat tamu undangan, yang sudah datang semua, langsung mulai kata sambutan untuk tamu yang datang hari ini.
" Terimakasih adik adik yang sudah datang ke acara ulang tahunnya Fika dan rekan rekan kerja yang sudah sempatkan waktu untuk hadir, dalam acara pesta ulang tahunnya Fika, selaamat menikmati hiburan yang kami sediakan dan selamat menikmati hidangan yang ada selama acra berlangsung." Ucap Tomi memberikan kata sambutan untuk memulai acara, ulang tahunnya Fika.
" Ayah dan bunda, kalian dimana? acara sudah dimulai kenapa kalian tidak ada disini?" Batin Fika sedih, karena dari tadi tidak melihat Gea dan Yono sama sekali.
" Hayo sayang berikan kata sambutan sebelum tiup lilin, baca doa, dan kue siap dihidangkan" Ucap Anggun melihat Fika, sedang mencari keberadaan Yono dan Gea.
" Nanti saja mami, karena bunda dan ayah belum datang, tidak sempurna tanpa mereka" Ucap Fika sedih, karena orang tuanya tidak lengkap dihari bahagianya
" Mau bagaimana lagi sayang, tamu sudah datang semua, kamu tidak ingin membuat Papi sedih kan karena kamu masih menunggu kehadiran bunda dan ayah saja?" Tanya Anggun, Anggun tidak ingin acara ulang tahunnya Fika berantakan karena Fika terus saja menunggu kehadiran Gea
" Iyah mami" Lannjut Fika pasrah, turutin apa kata Anggun, dari pada membuat Tomi sedih cuman karena acara diundur karena Gea dipersulit untuk masuk kedalam aula
Fika langsung memberikan kata sambutan sebelum dimulai acara ulang tahunnya, Fika berusaha untuk tidak sedih sepanjang acara berlangsung
Tomi tahu anaknya sekarang sedih, tapi Tomi tidak rela selama acra ada Yono dan Gea karena tidak ingin banyak yang kepo, dan banyak yang tahu alasan orang tuanya Fika pisah yang akhirnya jadi malu.
__ADS_1