CEO MUDA 2

CEO MUDA 2
Calon Ibu


__ADS_3

Indra melihat Dion, gandengan tangan dengan Tasya membuat Indra jadi punya ide untuk isengin Dion.


" Semoga hubungan kalian langgeng yah, dan Tasya bisa menjadi calon wakil ceo kamu Dion, karena saat kamu menikah perusahaan ini seutuhnya milik kamu." Goda Indra pura pura serius, mau melihat wajah wajah yang tersipu malu karena digodain oleh Indra.


" Amin om, semoga saja hubungan kita lancar sampai kita siap nikah, karena Dion tidak ingin menikah disaat masih kuliah seperti ini, karena masih mau menikmati masa masa indah pacaran om." Ucap Dion yang tidak ingin menikah cepat, dan masih mau menikmati indahnya pacaran minimal sampai lulus kuliah.


" Sama om, Tasya juga belum siap jadi Ibu rumah tangga diusia masih muda seperti ini, Nanti saja deh nikahnya, setelah lulus kuliah dan masih mau menjadi wanita karir. jika sudah menikah harus menjadi Ibu rumah tangga seutuhnya, mubazir kan Tasya kuliah sampai tiga tahun lebih tapi pengalaman kerjanya tidak banyak karena seorang istri tidak wajib kerja kan." Ucap Tasya yang menolak nikah cepat, karena masih mau pacaran dan masih mau kerja juga.

__ADS_1


" Alasan kalian sama yah, ya semoga saja hubungan kalian lancar sampai lulus kuliah dan bisa menikah setelah kuliah, supaya bisa sama sama bahagia sampai tua bersama." Lanjut Indra berharap, hubungan Dion dan Tasya bisa sampai pernikahan dan sama sama setia selama menjalanin hubungan pacarannya.


Dilain sisi, Wawan masuk kedalam ruangannya Tomi, untuk membahas persiapan Wawan untuk besok ajarin Intan dan Sarah untuk kerjain pekerjaan kantor.


" Dokumen untuk besok, Intan dan Sarah, kerjain apa sudah siap? kasih yang mudah dulu secara bertahap, untuk memotifasi mereka semakin semangat kerja." Ucap Tomi, yang tidak ingin Intan dan Sarah dikasih tugas yang susah dulu.


" Bagus Wawan, jika dokumen yang Intan dan Sarah kerjakan saat ujian, bisa diterima oleh client maka kamu juga mendapatkan bonus juga, dianggap berhasil mendidik anak anak memahami apa saja yang harus dikerjakan. " Lanjut Tomi, yang akan memberikan tanda terimakasih karrna keberhasilannya Wawan ajarin Intan supaya bisa kerja.

__ADS_1


" Siap Pak, saya akan bekerja semaksimal mungkin, untuk ajarin Intan pekerjaan kantor Pak." Lanjut Wawan, Wawan berharap selama latihan kerja membuat Intan lama lama bisa kerjain pekerjaan kantor dengan baik.


Dilain sisi, Bakhtiar senang sekali, karena dipilih dari kampus untuk bisa magang di kantornya Fika.


" Alhamdulillah, dipilih juga Fika akhirnya, bisa merasakan magang di kantor kamu." Ucap Bakhtiar bahagia, karena dipilih merasakan magang walaupun masih semester satu.


" Alhamdulillah, saya ikut senang dan yang pilih mahasiswa untuk magang, om Bowo bearti kamu layak untuk magang karena kemampuan kamu bukan karen bantuan saya, selamat yah Bakhtiar akhirnya merasakan magang juga." Ucap Fika bangga, karena Bakhtiar dianggap layak untuk bisa magang dikantornya.

__ADS_1


" Iyah Fika, akhirnya saya bisa anterin kamu ke kantor, dan juga ikut kerja bersama kamu di kantor. Saya akan berusaha kerja secara profesional dan tidak seenaknya, supaya tidak mengecewakan kampus, om Bowo, dan kamu pastinya." Lanjut Bakhtiar yang akan berusaha profesional selama kerja, karena bisa mendapatkan magang itu tidak mudah apa lagi dengan magang bisa lebih lama deket dengan Fika.


__ADS_2