
Intan yang selalu saja iseng dengan Dion, ada saja bahan untuk ledekin Dion dihari ulang tahunnya, membuat Dion berusaha sabar menjawab pertanyaan Intan.
" Abang buaya, nanti pas potongan kue pertama mau kasih ke siapa? abang suka tidak dengan ka Tasya?" Tanya Intan sengaja, karena penasaran juga nanti Dion kasih potongan kue pertama untuk siapa
" Memangnya kenapa sih burung beo? kepo sekali jadi orang?" Tanya Dion, berusaha tenang karena tidak ingin moodnya rusak karena ucapan Intan saja.
" Kalo suka dengan ka Tasya, Intan setuju, yah walaupun baru dua kali jalan bareng sih, menurut Intan orangnya asik, baik, dan bisa jaga ucapan Lagi. sepertinya cocok untuk abang buaya jadi pacarnya abang." Lanjut Intan, Intan sengaja ajak jalan Tasya supaya tahu bagaimana Tasya dan Intan berharap penilaiannya tentang Tasya tidak salah.
__ADS_1
" Fika juga setuju sih, jika Dion mau serius dengan Tasya bisa tuh dan Fika harap sih Dion harus setia dengan satu perempuan, kasihan kalo dipermainkan perasaannya." Tegas Fika, sambil melihat Dion yang masih saja tidak bisa move on dari Fika sama sekali.
" Kalian serius setuju jika Dion jadian dengan Tasya? yah baik lah, hari ini setelah acara ulang tahun bakal menyatakan cinta ke Tasya, padahal Dion mau pendekatan dulu baru nembak Tasya." Lanjut Dion, Dion bahagia dan tidak menyangka jika Intan dan Fika diam diam ternyata setuju jika Dion jadian dengan Tasya.
" Ingat Dion, kamu sudah dewasa, pacaran Sekarang dan bisa juga nikah sekarang kalo mau. tapi kalo kamu memang mau pendekatan dengan Tasya yah silahkan saja, tapi jangan terlalu lama dan stop tebar pesona ke perempuan perempuan lain, fokus modus ke Tasya bikin dia nyaman dan bahagia di deket kamu, jika sudah beberapa bulan semakin deket baru tempak dia. kita juga kan sering kesini bisa tahu perkembangan kedekatan kalian, dari Tasya cerita ke Fika dan Intan." Tegas Tomi, berharap Dion bisa setia dengan satu perempuan, jangan sampai ke gagalan rumah tangga Tomi dirasakan oleh Dion yang tidak bisa setia dengan saru perempuan.
Dilain sisi, Dina, Vivi, daan Violet. sengaja ke salon untuk dirias secantik mungkin untuk datang ke pesta ulang tahunnya Dion, membuat Tasya heran melihat temen temennya mau ribet ke salon demi bisa datang lebih cantik dan lebih rapih untuk dilihat demi seorang Dion.
__ADS_1
" Kalian ngapain sih, mau ke salon padahal cuman datang ke acara ulang tahunnya Dion saja?" Tanya Tasya heran, karena temen temannya mau terlihat cantik dan rapih diacaranya Dion.
" Yah biar dipuji cantik dong oleh Dion, masa sih tampil biasa saja di pesta ulang tahun bos besar seperti Dion kan malu." Ucap Violet yang tidak ingin terlihat biasa saja, didepan Dion.
" Apa lagi Dion masih jomblo, pasti banyak perempuan yang ingin dipilih menjadi pacarnya, kalian kan tahu karyawan kantornya saja sudah cantik dan perawatan lagi, masa kita kalah sih walaupun masih kuliah jangan kalah cantik karena perawatan. " Ucap Vivi, Vivi bener bener niat untuk mendapatkan perhatian dari Dion, selain tampan, cerdas, dan sudah punya pekerjaan yang membanggakan.
" Dasar yah kalian, semoga saja pengorbanan kalian tidak sia sia, demi mendapatkan perhatian dari Dion dan tidak patah hati karena tidak dilihat Dion yah." Lanjut Tasya, berharap kalo pengorbanan dan ketulusan temen temennya, dihargai oleh Dion dan berharap salah satu dari sahabatnya bisa jadian dengan Dion
__ADS_1