CEO MUDA 2

CEO MUDA 2
Dion juga ikut


__ADS_3

Tomi yang tahu keinginannya Anggun dan Intan yang ingin liburan ke Bandung, membuat Tomi bahagia sekali karena bisa ketemu dengan anaknya lagi.


" Papi, weekend ini, kita liburan sekeluarga yuk ke Bandung, sekalian jenguk Fika dan Dion juga ikut, dia nyusul ke Bandung saja sendirian bagaimana?" Tanya Anggun yang kangen sekali dengan kedua anaknya, yang sekarang sibuk kuliah dan kerja. membuat Dion dan Fika tidak bisa kembali ke Jakarta.


" Mau dong sayang, masa ketemu anak anak aku tidak mau sayang, baik lah aku akan kasih tahu Dion dan Fika soal rencana kita ke Bandung, mereka pasti seneng kita bertiga ketemu mereka." Ucap Tomi yang selalu bahagia, setiap kali diajak untuk ketemu dengan kedua anaknya


" Jadi tidak sabar papi nunggu hari jum'at untuk kita bisa jalan jalan keluarga, apa lagi Sarah yang rindu dengan om Bowo yang tidak sabar mau ketemu ayah nya." Ucap Intan, Intan selalu seneng setiap ke Bandung pasti bersama Sarah yang mau ketemu dengan ayah nya


" Bagus juga kita bareng mereka, jadikan tidak membiarkan Tante Yuli dan Sarah sendirian ke Bandung, biar bisa bareng kita rame rame ke sana." Lanjut Tomi yang tidak pernah keberatan, setiap ke Bandung selalu bersama Yuli dan Sarah, karena Tomi membuat Bowo tinggal di Bandung selama setahun untuk temani Fika kerja.


Dilain sisi, Bowo melihat Fika turun dari mobil ditemani laki laki, membuat Bowo membiarkan Fika jalan menghampiri Bowo, yang ada di lobi kantor setelah makan siang.


" Maaf yah om, saya telat anterin Fika kesini, telat lima menit" Ucap Bakhtiar sopan, Bakhtiar percaya jika Fika memang pemimpin di perusahaan Abcde.

__ADS_1


" Santai saja, terimakasih sudah anterin Fika ke sini yah, mau mampir ke dalam?" Tanya Bowo, Bowo senang sekali karena Fika akhirnya mau kasih tahu pekerjaannya didepan temennya dan tidak dirahasiakan lagi, karena takut dibilang pamer dan sombong karena semester pertama sudah menjadi wanita karir dan wakil ceo.


" Tidak usah om, saya tidak ingin ganggu Fika kerja, yah sudah Fika kalo begitu saya pulang dulu dan ketemu besok yah." Lanjut Bakhtiar senyum manis sambil melihat Fika.


" Terimakasih yah Bakhtiar sudah ajak saya makan dan anterin saya ke sini, sampai ketemu besok di kampus." Ucap Fika malu, karena pertama kalinya jalan bersama cowok dan ketahuan dengan Bowo yang kebetulan baru sampai selesai makan siang


" Sama sama" Lanjut Bakhtiar, Bakhtiar langsung masuk kedalam mobil untuk kembali ke rumah, setelah puas ajak Fika jalan walaupun sebentar


" Cie, sudah punya temen nih, om cuman berpesan sama kamu Fika, jaga diri yah apa lagi kalo temen kamu ajak jalan ke tempat yang tidak pantas harus berani menolak yah nak, terus jika temen kamu sudah berani pegang pegang kamu, harus berani melawan karena perempuan tidak harus takut dan pasrah, tapi perempuan punya hak untuk melawan jika mendapatkan perilaku yang tidak sopan dari orang lain yah" Tegas Bowo, berharap jika Fika bisa melindungi diri sendiri dari perilaku yang tidak sopan ke Fika.


" Yah sudah, sekarang kita ke ruangan dan mulai kerja yah, setelah makan siang berduaan bersama temen kampus." Ledek Bowo, Bowo jalan duluan masuk kedalam kantor, disusul oleh Fika yang jalan dibelakang saking malu nya ketahuan jalan bersama cowok untuk pertama kalinya


Dilain sisi, Dion ceritain temen kuliah, yang tidak tertarik dengan Dion sama sekali ke asistennya yang sengaja masuk kedalam ruangannya Dion.

__ADS_1


" Om, saya punya temen yang tidak tertarik dengan kesempurnaan saya, saya ingin sekali Tasya temen kuliah saya bisa magang di sini om, dan saya mau bikin dia lama magang disini supaya dia terpesona dengan ketampanan saya. tidak terima sama sekali, masa ada yang tidak tertarik dengan saya." Protes Dion kesel, karena cuman Tasya yang tidak pernah cari perhatian sama sekali dengan Dion.


" Boleh saja sih Dion, bikin temen kamu lama magang disini, cuman bertahap pastinya. kontrak untuk mahasiswa magang itu setiap tiga bulan sekali, jadi pas kontrak mau habis kamu langsung perpanjang kontraknya, saya yakin selama setahun temen kamu pasti bisa luluh dengan kamu, terus jika temen kamu luluh apa mau dijadikan pacar dengan serius? atau menjadikan Tasya untuk iseng iseng saja?" Tanya Ilham dengan serius, melihat Dion yang ingin meluluhkan hati temennya yang cuek ke Dion.


" Entah lah om, yang jelas saya mau membuat temen saya luluh dengan saya om, soal dijadikan pacar beneran atau cuman isengin saja, saya belum tahu om, biarin waktu yang menjawab om, namanya cinta kan tidak bisa diduga sama sekali kan om, yang jelas bikin temen saya bisa magang disini om, ingat namanya Tasya dan prosesin urusan magang langsung ke pihak kampus yah." Lanjut Dion yang akan pakai jabatannya, untuk luluhin Tasya untuk bisa terpesona dengan ketampanannya Dion dan mau membuat Tasya cari perhatian ke Dion.


" Baik lah om mengerti, nanti om minta temen kamu untuk magang, semoga kamu bisa jatuh cinta beneran dengan Tasya, jangan mempermainkan perasaan perempuan lagi yah Dion, ingat karma dan ingat kamu punya Kaka dan adik perempuan, kamu sebelum mempermainkan perasaan perempuan, harus bayangin bagaimana kalo Kaka dan adik kamu dipermainkan oleh laki laki, kamu pasti tidak akan tega mempermainkan perasaan perempuan mana pun." Tegas Ilham, berharap Dion tidak lagi jadi seorang playboy karrna banyak perempuan yang tertarik dengan ketampanannya Dion.


" Iyah om, saya mengerti soal karma kok dan jangan terlalu lama yaah om, untuk bikin temen saya bisa magang disini oke" Lanjut Dion, berharap tidak mempermainkan perasaan Tasya cuman karena ingin meluluhkan hatinya Tasya, yang selama ini terlalu cuek dengan Dion.


Dilain sisi, Gea dan Yono yang tahu jika Tomi sekeluarga, akan ke Bandung, membuat Gea langsung belanja ke pasar, supaya besok bisa masak banyak saat Tomi, Anggun, Dion, dan Intan sampai di rumah


" Besok bakal makan banyak nih, karena besok datang tamu spesial." Ucap Yono bahagia, karena Tomi ijinkan Fika untuk tinggal bersama Yono dan Gea lagi selama Fika kuliah dan kerja Di Bandung

__ADS_1


" Iyah ayah, besok kita kedatangan tamu jauh, dan aku sengaja bikin makanan yang disukai oleh mas Tomi, Anggun, Dion dan Intan. supaya mereka lahap makan masakan aku." Ucap Gea langsung keluarin belanjaannya ke atas meja makan, sebelum dibersihkan oleh Yono sebelum masak


__ADS_2