CEO MUDA 2

CEO MUDA 2
Mancing ikan


__ADS_3

Tomi setelah makan siang, langsung ajak Dion dan Bowo untuk mancing ikan bareng, karena ingin merasakan mancing bareng Dion dan Bowo.


" Dion dan Bowo, kita mancing ikan yuk, sebelum kita pulang bagaimana? Lumayan kan buat makan malam pakai hasil pancingan kita?" Tanya Tomi yang ingin makan ikan hasil pancingan sendiri.


" Bagaimana kalo kita sekalian tanding, yang dapat ikan paling sedikit mendapatkan hukuman dari yang paling banyak bagaimana? Supaya seru kita cari ikan nya?" Tanya Dion yang ingin bersaing dengan Tomi dan Bowo, untuk mendapatkan ikan paling banyak.


" Ide yang bagus, om setuju untuk saingan demi mendapatkan ikan banyak." Ucap Bowo yang semangat untuk tanding, mendapatkan ikan paling banyak.


" Yah sudah, kalian lomba cari ikan yang banyak, sedangkan yang perempuan belanja untuk bahan masakan malam ini untuk kita bakar ikan dan sekalian beli makanan tambahan untuk nanti malam." Ucap Anggun yang ingin. Belanja bersama Intan dan Fika, di Mall sampai puas.


" Yah sudah untuk laki laki, semangat untuk mancing ikan yang banyak untuk makan malam kita yah" Ucap Anggun yang seneng, melihat Bowo mancing karena selalu dapat ikan walaupun tidak banyak


" Kalian bawa mobil yah, biarin yang cowok naik taxi online saja." Lanjut Tomi, yang tidak ingin membiarkan Anggun dan yang lain naik taxi online.


" Iyah papi, yah sudah kalo begitu kita jalan duluan." Lanjut Anggun yang langsung jalan masuk kedalam mobil.


" Kita ke Mall dulu yah" Ucap Fika langsung salim ke Tomi dan Bowo diikuti oleh Intan dan Sarah, setelah itu langsung masuk kedalam mobil


Dilain sisi, Yono melihat Gea, yang tidak diajak jalan jalan, merasa tidak tega melihat istrinya dibatasi untuk jalan bersama anaknya setiap kali Tomi dan keluarganya ke Bandung.


" Sayang, sabar dan ikhlas yah sayang, tidak boleh ikut jalan jalan, kita harus mengerti kalo mereka butuh quality time untuk jalan jalan bersama Fika tanpa ada kita." Ucap Yono sejujurnya kesel dan tidak terima, karena Tomi melarang Gea ikut jalan bersama anak sendiri.


" Iyah sayang, aku berusaha tidak marah, karena kalo kita marah pasti kita dilarang lagi untuk ketemu dengan Fika seperti dulu, bunda tidak sanggup jauh dari Fika terus." Ucap Gea berusaha menerima, keinginannya Tomi yang tidak ingin Gea dan Yono ikut jalan jalan keluarga.

__ADS_1


Yono bahagia karena Gea bisa menerima kenyataan pahit, dilarang ikut pergi terus oleh Tomi.


Dilain sisi, Fika sedih sekali, karena setiap kali pergi selalu saja Gea dan Yono yang tidak boleh ikut jalan oleh Tomi walaupun alasan yang diberikan oleh Tomi masuk akal, membuat Fika nurut saja pergi tanpa ada Gea.


" Kenapa setiap pergi, selalu saja bunda tidak boleh ikut, padahal ingin sekali merasakan jalan jalan bareng Mami dan bunda, merasakan pergi bersama dua orang tua kesayangan Fika padahal" Batin Fika sedih, karena setiap Anggun, Tomi, Intan, dan Dion. Datang ke rumah pasti Gea tidak ikut jalan jalan.


" Fika sayang, mau beli apa nak? Mumpung kita ada di Mall?" Tanya Anggun yang ingin, belanjain Fika.


" Kebetulan sekali mami, kosmetik Fika sudah habis, jadi beli kosmetik dan cemilan juga pasti Intan dan Sarah bakal ajak Fika bergadang bareng." Ucap Fika yang sudah hafal kebiasaan adik tirinya, setiap ke Bandung pasti ajak bergadang untuk main permainan anak anak dan nonton film juga.


" Cemilan Wajib ka, supaya tidak bosan bergadang nya." Ucap Intan senang, karena Fika hafal kebiasaannya Intan setiap kali ketemu.


" Yah sudah bearti kita kesalon, beli kosmetik dan cemilan yah." Ucap Yuli yang seneng jalan bersama Anggun, selalu menentukan ke Mall untuk beli yang dibutuhkan dan tidak cuman lihat lihat saja didalam Mall


Dilain sisi, Agni kerjain tugas membuat denah rumah impian Agni, membuat Agni jadi ingat chat yang diberikan dosennya tentang magang di kantor nya Dion.


" Melihat tugas seperti ini kok, jadi ada keinginan punya rumah sendiri, dibangunnya dari hasil kerja di kantornya Dion, jika pekerjaan saya bagus pasti bisa mewujudkan rumah mewah ini menjadi rumah beneran." Ucap Agni, Agni yang kesel tiba riba ditawarin magang oleh pihak kampus, jadi bersyukur karena ada harapan bisa punya rumah sendiri, dengan desain sendiri.


Dilain sisi, Tomi diam diam minta Bowo untuk ajak keluarganya, untuk bakar ikan di pantai karena Tomi malas bakar ikan nya di rumah ny Fika.


" Bowo, setelah dari sini, tolong bilang ke ibu ibu kalo kita bakar ikan nya di pantai saja supaya tidak makan ikan di rumah saya. " Ucap Tomi pelan, supaya Dion tidak denger keinginannya Tomi.


" Saya ngerti maksud kamu, baik lah saya akan ajak mereka untuk langsung ke pantai, tapi selama ini Gea dan Yono juga tidak pernah mau nongkrong bersama saya, jadi untuk apa ajak mereka." Ucap Bowo terus terang, Yono tidak pernah mau diajak jalan oleh Bowo.

__ADS_1


" Nah bagus tuh, biarin tahu rasa mereka kalo tidak mau akrab dengan kamu , yah untuk apa sekarang diajak kan." Lanjut Tomi senang karena Bowo juga kesel dengan Yono, yang tidak mau diajak jalan terus oleh Bowo.


Dilain sisi, Fika, Intan, dan Sarah. Belanja perhiasan karena Anggun ingin sekali membelikan perhiasan untuk Intan dan Fika.


" Hayo anak anak, kalian pilih sendiri, kalung dan anting yang kalian ingin kan." Ucap Anggun, Anggun berusaha beli barang barang mewah untuk Fika Supaya Gea merasa iri dengan barang barang yang diberikan oleh Anggun.


" Hayo ka Fika, dan Sarah. Kita belanja sekarang supaya bisa samaan punya kalung yang dipakai nya." Ucap Intan senang karena bisa beli kalung kembaran bersama Sarah dan Fika juga.


" Iyah mami dan hayo Intan kita masuk kedalam toko perhiasan nya sekarang" Ucap Fika yang tidak enak, karena Anggun selalu belanjain Fika.


" Yah sudah sana kalian pilih sendiri dan jika sudah selesai, baru kalian kasih tahu kita pas bayarnya yah anak anak" Lanjut Anggun seneng, karena Fika tidak pernah menolak apapun yang diberikan oleh Anggun


Fika, Intan, dan Sarah. Langsung jalan masuk kedalam toko perhiasan untuk beli perhiasan supaya bisa kembaran, kalung yang dipakai Fika, Intan, dan Sarah.


Dilain sisi, Fika tanya Tomi, saat Tomi sudah masuk kedalam mobil tanya apa Gea dan Yono mau ikut ke pantai atau tidak.


" Papi, bagaimana apa bunda mau ikut ke pantai?" Tanya Fika berharap Gea ikut jalan jalan bareng


" Maaf yah sayang, bunda dan ayah katanya tidak mau ikut ke pantai sayang, katanya mau dirumah saja dan membiarkan kita jalan jalan." Ucap Tomi, Tomi langsung menjalankan mobil, Tomi sejujurnya tidak tega melihat Fika sedih karena orang tuanya tidak lengkap ikut jalan jalan.


" Oh begitu yah papi, yah sudah kita jalan jalan, kita saja tanpa ada ayah dan bunda" Lanjut Fika berusaha tidak sedih dan menikmati jalan jalan tanpa ada Gea dan Yono lagi.


" Kasihannya ka Fika, dia pasti sedih sekali karena ayah dan bunda selalu tidak ikut setiap diajak jalan jalan." Batin Intan merasa tidak tega melihat Fika yang berusaha tidak sedih, karena kedua orang tuanya tidak ikut.

__ADS_1


" Ayah dan bunda kenapa yah, setiap jalan jalan selalu saja tidak mau ikut jalan bareng, padahal kan satu keluarga tapi seperti menjalankan kegiatan masing masing apa lagi setiap ke Bandung, jarang melihat ayah dan bunda ikut jalan bareng. " Batin Dion yang merasa heran, karena Gea dan Yono selalu menghindar diajak jalan bareng.


__ADS_2