
Tomi setelah sampai Di Bandung, minta Dion dan Fika untuk datang ke hotel tempat acara pesta ulang tahunnya Fika, Awalnya Fika mau jemput Gea dan Yono tapi ditolak oleh Dion, membuat Tomi senang apa yang dilakukan Dion.
" Papi, kok kita kesini duluan sih? Ayah dan bunda masih di rumah loh, Fika jemput mereka dulu yah di rumah? Tidak tega membiarkan mereka berduaan naik motor kesini jauh lagi?" Tanya Fika bingung karena Dion, bukannya ke rumah dulu untuk jemput Gea dan Yono tapi ini datang duluan ke hotel.
" Kamu disini saja, biarin supir saya yang jemput mereka, kamu tega membuat papi dan mami nunggu kamu lebih lama lagi, lagian perias untuk kamu juga sudah datang, lebih baik kamu dirias sebelum acara dimulai." Ucap Dion yang tidak ingin malu, karena selalu ketakutan modusin Fika.
" Modus kamu kali ini papi suka Dion, ide yang bagus untuk parasit itu tidak bareng kita kesini ya." Batin Tomi senyum bangga, karena Dion tanpa disuruh sudah tahu apa yang harus dilakukan oleh Dion.
" Betul Fika apa kata Dion, kamu disini saja untuk di rias, kalo kamu jemput mereka dulu mau jam berapa acara dimulai? Sudah biarin saja supir yang jemput mereka yah?" Tanya Tomi berusaha santai, Tomi bahagia sekali karena rencana untuk membuat Gea dan Yono datang telat berhasil
__ADS_1
" Yah papi, yah sudah kalo begitu Fika gabung bersama mami dan Intan, yang lagi dirias." Lanjut Fika pasrah, walaupun sedih tapi tidak bisa melawan apa kata orang tua
Fika langsung masuk ke dalam ruangan, untuk ikut dirias oleh perias yang sengaja Anggun ajak untuk merias Anggun, Intan, Fika, Yui, dan Sarah.
Tomi bahagia dan lega, karena Fika tipe anak penurut apapun yang dibilang oleh Tomi pasti diturutin begitu saja oleh Fika.
" Ayah, Fika setelah jalan jalan bersama Dion, langsung ke hotel kata Fika dan sekarang supirnya Tomi lagi perjalanan ke sini untuk jemput kita." Ucap Gea setelah baca chat dari Fika
" Mendadak sekali sayang, jika nunggu supirnya kesini maka kita akan terlambat kesana sayang, karena terjebak macet, beda kalo kita jalan sendirian pasti lebih ceper sampe, kita juga masih bisa naik motor supaya tidak terlambat sayang." Ucap Yono yang siap siap datang ke pesta ulang tahunnya Fika.
__ADS_1
" Undangan wajib dibawa, apa ini rencana Tomi untuk mempersulit saya dan Gea untuk datang kalo tidak bawa undangan ini. Semakin tega sekali Tomi itu ke Gea mau sampai kapan dia mau siksa mental mantan istrinya terus." Batin Yono, Yono baca undangan yang dibawa oleh Fika kemarin.
" Tidak enak sayang, supirnya sudah dijalan sayang, masa kita jalan duluan sih." Lanjut Gea yang mau nunggu supirnya Tomi datang.
" Kita berangkat sekarang, aku tidak akan tunggu supirnya Tomi, aku tahu ini semua akal akalan Tomi sayang, supaya kita tidak datang ke acara pesta ulang tahunnya Fika." Tegas Yono, Yono bawa undangan yang dikasih oleh Fika kemarin dan akan mancing apa masuk Gea dan Yono dikasih undangan padahal Gea ibu kandungnya Fika dan tidak pantas saja, orang tua dikasih undangan diacara anak sendiri.
" Iyah sayang, aku nurut saja." Lanjut Gea pasrah dan merasa tidak enak membuat supirnya Tomi, sudah dijalan tapi tidak jadi jemput Gea dan Yono.
Yono merasa Tomi semakin keterlaluan, Yono merasa diuji kesabarannya oleh Tomi merasa kesal sekali karena Tomi kali ini keterlaluan.
__ADS_1