
Dion yang tidak sabar mau kerja dan satu ruangan bersama Tasya, membuat Dion minta OB nya untuk beliin cemilan karena akan dimakan berdua bersama Tasya didalam ruangannya.
" Enaknya ada makanan kali yah didalam ruangan, supaya bisa makan bersama Tasya dan tidak usah ada modus lagi dengan om Indra tiba tiba masuk kedalam ruangan saya" Ucap Dion yang sudah menentukan mau beli apa saja untuk disimpan didalam kulkas yang ada di ruangannya
Dilain sisi, Tasya cemberut karena ayah nya pinjem motornya, karena mobil ayah nya ada bengkel.
" Tasya, hari ini sampai besok kamu naik angkutan umum yah, karena mobil ayah ada di bengkel sampai besok." Ucap Ayah nya Tasya, yang mau pakai motornya Tasya.
" Memangnya kenapa bisa masuk bengkel sampai dua hari sih? yah sudah deh mau bagaimana lagi, kalo ada di bengkel mobilnya?" Tanya Tasya yang heran, karena tidak biasanya mobil ayah nya sampai dibawa ke bengkel.
" Kemarin paman kamu pinjem untuk belajar mobil, tapi nabrak pohon besar dan mau bagaimana lagi kalo rusak parah" Lanjut Ayah nya Tasya tidak tega membiarkan anaknya naik angkutan umum, tapi mau bagaimana lagi jika mobilnya rusak.
" Yah sudah deh, ini kunci motornya ayah, yah sudah deh ayah dan bunda sekarang Tasya berangkat ke kampus dulu supaya tidak kesiangan." Lanjut Tasya langsung kasih kunci motornya ke ayah nya, dan Tasya rela untuk naik angkutan umum pergi ke kampus dan ke kantor nanti siang
Dilain sisi, Fika kasih tahu Gea dan Yono jika nanti sore Fika diajak ke Solo, karena Tomi, Anggun, dan Intan. lagi kepingin liburan ke Solo rumahnya Dion.
" Ayah dan bunda, hari ini Fika setelah pulang kerja langsung ke Solo, jadi tidak bawa mobil karena bakal dijemput oleh papi, mami, dan Intan." Ucap Fika sedih, karena tidak ada liburan jauh bersama Gea dan Yono, selalu bisa liburan di daerah Jakarta saja itu pun setelah Fika pulang kerja. karena Tomi setiap Minggu ajak jalan jalan terus.
" Hati hati dijalan yah, yah sudah berarti sekarang ayah anter ke kampus yah, karena ayah tidak tega kamu naik angkutan umum karena tidak bawa mobil" Ucap Yono yang sudah lama sekali tidak anterin Fika ke kampusnya
__ADS_1
" Boleh saja ayah, terimakasih yah ayah sudah mau direpotkan oleh Fika, untuk anterin Fika ke kampus sekarang " Lanjut Fika bahagia, karena Yono mau saja memberikan perhatian untuk Fika
" Sama sama nak, buruan di habisin makanannya yah." Lanjut Yono bahagia, karena. Fika tidak pernah menolak setiap kali anterin Fika ke kampusnya
" Mendadak sekali yah Fika, jadi bunda tidak bisa masak untuk kamu bawa ke Solo hari ini." Ucap Gea yang sedih sekali karena tidak bisa kasih masakannya untuk Intan dan Dion juga
" Tidak masalah bunda, yang penting bunda kasih ijin pergi saja sudah Alhamdulillah bunda" Lanjut Fika lega karena Gea tidak pernah larang Fika untuk jalan jalan bersama Tomi bersama keluarganya
Fika berusaha tidak egois, dan berusaha membiarkan kedua orang tuanya menjalankan sehari harinya masing masing, supaya tidak ada yang tersakiti cuman karena keinginan nya Fika saja.
Dilain sisi, Anggun membuat pepes ikan, sayur bening, dan ikan teri. makanan yang diminta oleh Dion dan Fika semalam.
" Mungkin tuan muda dan nona Fika, tidak ingin membuat anda kerepotan jika bawa banyak makanan ke tempat tuan muda" Ucap Bik Nur yang membungkus pepes yang sudah dibakar oleh Anggun tadi pagi.
" Bisa jadi sih bik, tapi tetep sih dijalan saya bakal beli masakan jadi juga, bikin segini mana kenyang, untungnya hari ini Intan pulang cepat, jadi bisa makan siang di Bandung dulu soalnya kan jemput Fika setelah itu baru ke Solo nya setelah makan siang deh" Lanjut Anggun sengaja jemput Fika siang, supaya membuat Fika tidak makan siang bersama Gea dan Yono
" Ini sudah selesai Bu, sudah saya masukin kedalam kotak makan." Lanjut Bik Nur kasih lihat pepes ikan yang sudah dimasukkannya tadi.
" Terimakasih yah Bik, saya siap siap dulu Bik untuk ke kantor papi sekarang " Lanjut Anggun yang langsung jalan ke kamarnya, untuk mandi dan ganti baju karena mau ke kantornya Tomi supaya tidak terlalu kesiangan Tomi harus jemput Anggun dan jemput Intan supaya berangkat bareng ke Bandungnya
__ADS_1
Dilain sisi, Intan sengaja ke sekolah tidak bawa mobil, karena nanti siang mau jalan jalan ke rumahnya Dion.
" Intan tumben tidak bawa mobil?" Tanya Sarah yang melihat Intan naik ojek online
" Iyah nih, soalnya nanti siang mau jemput ka Fika baru ke rumahnya bang Dion bareng papi dan mami mau liburan di sana soalnya." Ucap Intan, sambil bayar ongkos ojek online nya.
" Pantesan saja tidak naik mobil, ayah saya Minggu ini pulang ke Jakarta dan mau jalan jalan ke Dufan dan taman mini selama ayah ada dirumahnya." Lanjut Sarah yang tidak sabar menunggu Bowo pulang
" Kita Minggu ini jalan jalannya masing masing yah, lagi tidak bareng kita." Lanjut Intan yang baru pertama kalinya jalan jalan tidak bersama Sarah dan kedua orang tuanya
" Iyah nih, mungkin orang tua kamu kasihan jika bang Dion terus yang ke Bandung untuk jalan jalan bersama kalian kan.' Lanjut Sarah bisa mengira kalo Anggun dan Tomi tidak tega, membuat Dion terus yang susul keluarga nya untuk liburan bareng terus.
" Bisa jadi sih" Lanjut Intan yang setuju dengan alasannya Sarah, yang memperkirakan alasan orang tuanya ke Solo.
Dilain sisi, Dion bahagia sekali, saat dengerin Tasya cerita ke temen temennya, kalo hari ini tidak bawa motor karena motornya dipinjem ayah nya.
" Akhirnya ada kesempatan untuk modus anterin Tasya pulang nih, selama dua hari lumayan bisa pendekatan dengan Tasya mantap sekali." Batin Dion bahagia, karena ada peluang untuk modus dengan Tasya tanpa ditolak sama sekali.
Dion sengaja mendengarkan obrolan Tasya bersama temen temennya, tanpa ikut gabung sama sekali.
__ADS_1