
Saat ini mereka semua orang telah menghabiskan minuman yang disyaratkan oleh dua orang lelaki itu. Sehingga kini mereka ber-empat sudah di izinkan untuk meninggalkan ruangan itu. Joe dan Bayu terlihat biasa-biasa saja, sementara Tania dan Wulan, wajah mereka terlihat memerah saat ini. Mungkin itu efek dari alcohol yang mereka minum.
“ Bay, sepertinya kita sudah tidak bisa lagi berada disini.” Kata joe.
“ Hmm, kau benar Joe. Kita harus pulang sekarang juga.” Sambut Bayu.
Namun, di tengah-tengah pembicaraan mereka berdua tiba-tiba saja Tania menarik tangan Wulan dan berhambur pergi menuju kearah keramaian yang ada.
“ Tania.” Lirihnya.
Joe tak berteriak, mengingat posisi mereka saat ini yang berada di sebuah Bar. Apalagi saat ini mereka sedang berada di Paris, bukannya di Negara sendiri. Sehingga mau tak mau dia juga harus menghargai orang dan tempat yang mereka kunjungi saat ini.
“ Mari kita susul.” Kata Bayu.
Joe menganggukan kepalanya, lalu kini ia pun mengikuti Bayu menuju kearah kerumunan orang-orang itu.
Tania dan Wulan semakin menggila. Mungkin itu semua karena pengaruh alcohol yang mereka minum itu terlalu tinggi, sehingga kini mereka sendiri sudah tak sadar lagi atas apa yang di lakukan. Tania dan Wulan naik keatas sebuah panggung yang ada disana. Mereka berdua lalu menari-nari dengan gerakan yang menantang disana. Sungguh hal itu membuat Joe menggeram kesal.
Tania, berani-berani nya kau berjingkat seperti itu di hadapan banyak nya lelaki.
Gumam Joe.
Bak cacing kepanasan, kini Wulan mulai membuka pakaian nya. Sehingga kini terpampanglah sudah kedua belahan dada yang terbungkus disana. Saat ini Wulan masih mengenakan pakaian tantop di tubuhnya, sehingga hanya belahan dadanya saja yang terlihat.
Tania juga mulai meraih pakaian nya, dan ingin menyingkap nya disana. Namun, hal itu tak jadi ia lakukan karena Joe sudah lebih dulu tiba disana. Joe meraih tangan nya, mendekap tubuhnya lalu menggendong nya dan membawanya turun dari sana.
“ Sorry everyone, my wife is drunk. Now I will bring it home ( Maaf semuanya, istriku mabuk. Sekarang saya akan membawanya pulang.)” Kata Joe. Tak lupa ia mengatupkan kedua tangan nya kepada seluruh orang yang ada disana.
__ADS_1
Sementara itu Bayu juga menarik tangan Wulan dan membawanya turun dari sana. Kini mereka pun sudah keluar dari Bar tersebut dan berdiri di pinggir jalan.
“ Bagaimana ini Joe?” Tanya Byu yang masih memapah Wulan di samping nya. “ Sepertinya mereka mabuk berat, bagaimana cara kita menyadarkan nya?” Tanya nya lagi.
“ Kau urus Wulan, sedangkan aku akan mengurus Tania. Akan ku berikan gadis tak patuh ini sebuah hukuman yang akan selalu di ingat oleh nya.” Kata Joe dengan tatapan dingin.
Kini di lemparnya kedua tubuh gadis tersebut di kursi belakang. Sementara Joe dan Bayu duduk di kursi depan. Bayu mulai mengendarai kendaraan nya, sementara Joe memilih memperhatikan jalanan sekitar.
Di sepanjang jalan, kedua gadis tersebut meracau tak karuan. Terkadang terdengar Tania yang mengatakan keluhan nya terhadap Joe yang terlalu menggila diatas ranjang. Sementara Wulan, lebih menghujat ke Bayu yang hampir saja merenggut ciuman pertamanya.
“ Wah, Joe. Tidak ku sangka kau ternyata segila itu di ranjang, pantas saja istrimu kesal hingga seperti itu.” Ucap Bayu sembari tersenyum.
“ Kau diamlah!” Sungut Joe. “ Kau tidak akan mengerti nikmatnya bercinta, aku sudah sangat berpengalaman dengan itu.” Kata Joe lagi.
“ Tapi Joe, kasihan istrimu kan jika setiap malam diajak berolahraga terlalu berat seperti itu.” Sambung Bayu.
Bagaikan pukulan telak yang tepat mengenai sasaran, Bayu seolah tertusuk oleh duri sembilu mengenai hatinya. Bagaimana tidak, meskipun Bayu terkenal sama playboy seperti Joe. Namun, jujur saja ia sama sekali belum
pernah bercinta dengan sekian banyak nya gadis yang yang pernah berstatus sebagai pacar nya. Bayu masih bisa mengontrol diri dengan itu, dan juga ia tak ingin berurusana terlalu jauh dengan para gadis itu.
Lain hal nya dengan Joe. Lelaki tampan yang penuh dengan kharismatik ini seolah tak tahan dengan godaan yang ada. Biasanya ia selalu melahap habis setiap wanita yang melemparkan diri kepadanya tanpa memberi ampun. Toh, itu semua mereka sendiri yang minta, Joe hanya membantu mewujudkan keinginan mereka saja yang ingin merasakan dekapan hangat dirinya. Setelah itu Joe membuang nya layaknya tissue kering yang sudah di gunakan. Terlihat jahat bukan, tapi sayang nya para wanita itu tak pernah mempermasalahkan tentang hal itu. Bagi mereka bisa tidur dengan Joe itu adalah sebuah pencapaian yang sangat luar biasa, dan juga setelah itu mereka bisa mendapatkan keuntungan yang mereka inginkan tentunya.
Kembali lagi ke topic pembicaraan.
“ Hahahaha, Joe, kau bisa saja. Bagaimana bisa kau mengatakan jika aku masih perjaka.” Bayu tertawa sembari menggaruk belakang kepalanya dengan sebelah tangan nya.
“ Kau pikir aku tidak tau. Dari sekian banyak nya wanita yang kau pacari, belum ada satupun yang pernah kau tiduri, messkipun mereka mengajukan dirinya kepadamu.” Ungkap Joe. “ Terkadang aku penasaran, punyamu itu normal atau tidak?” Tanya Joe denga nada menghina.
__ADS_1
“ Joe sialan! Berani-beraninya kau menghina ku seperti itu.” Bayu terlihat marah.
Bagaimana tidak, berani nya Joe meragukan dirinya.
“ Bukan menghina, tapi memang kenyataan nya seperti itu. Jika memang punyamu itu normal, malam ini aku ingin melihat. Bisakah kau melahap habis sekretarismu itu.” Kata Joe seraya melirik ke belakang.
Saat ini kedua wanita itu sudah tidak lagi mendengar tentang pembicaraan mereka. Karena pengaruh alcohol itu, membuat keduanya sekarang malah tertidur.
“ Kau gila! Mana mungkin aku melakukan hal itu terhadap nya.” Kata Bayu.
“ Kenapa tidak mungkin, itu semua tergantung padamu.” Timpal Joe.
Kini mereka telah sampai didepan hotel, dan Bayu juga sudah memarkirkan mobil nya.
“ Kita sudah sampai sekarang, turunlah.” Ucap Bayu.
Lalu Bayu pun kemudian turun dari sana dan berjalan kearah pintu belakang. Di bukanya pintu itu dan dilihat nya kedua gadis itu telah tertidur disana. Joe lalu terlihat menggendong tubuh Tania, begitupula dengan Bayu. Mau tak mau kini ia juga harus menggendong tubuh sekretaris nya itu, dan membawanya masuk kedalam hotel.
“ Ingat perkataan ku, jika memang punyamu itu tidak bermasalah. Malam ini tunjukan jika kau bisa melahap habis sekretarismu itu.” Goda Joe seraya berlalu pergi dari sana.
“ Dasar Joe sialan!” Umpat Bayu.
BERSAMBUNG
Hi Dear..
Jangan pernah bosan ya dengan cerita Joenathan dan Tania. Jika kalian ada saran, jangan sungkan untuk meninggalkan nya di bawah kolom komentar ini ya. Jangan lupa juga Like dan Vote nya ya. Terimakasih semuanya, Happy reading^^
__ADS_1