CEO PLAYBOY JATUH CINTA

CEO PLAYBOY JATUH CINTA
BAB 68


__ADS_3

" Oh.." tania berlalu menuju ranjang nya dan kini duduk disana.


sedangkan mama yang sedang berdiri melangkah perlahan menghampiri tania yang sudah duduk di atas ranjang nya, mata nya menatap lembut ke arah tania dan sekarang ia sudah ikut duduk di atas ranjang bersama menantu nya.


" Nia.." panggil sang mama.


" iya ma " jawab tania lembut.


" gimana kalau hari ini kita jalan - jalan keluar." ajak mama.


" mau ma " jawab nya sumringah, tania tampak senang sekali mendengar ajakan dari sang mertua, itu arti nya hari ini ia tidak akan menghabiskan waktu nya seharian di dalam kamar tanpa melakukan apa - apa.


" yasudah, yuk kita jalan sekarang!!" ajak sang mama.


tania pun kemudian berdiri di susul sang mertua, ia mengambil tas nya dan juga tak lupa ponsel nya yang kemudian di masukkan nya ke dalam tas selempang milik nya.


mama berjalan di depan, sedangkan tania mengikuti dari belakang. mama membuka pintu kamar di susul tania dari belakang yang ikut keluar bersama sang mertua tanpa lupa mengunci pintu kamar nya terlebih dahulu.


***


sesampai nya di sebuah mall yang besar di kota tersebut, pak supir memarkirkan mobil nya dan setelah itu mama turun dari mobil di susul juga dengan tania yang kini sudah memakai tas selempang yang di bawa nya.


mereka kini berjalan memasuki mall tersebut dengan bergandengan tangan. tania dan mama tampak sangat akrab sekali sehingga tania tak sungkan - sungkan dalam menggandeng tangan sang mertua.


" nia, kita masuk kesana dulu yuk," ucap mama seraya menunjuk ke arah toko tas branded yang ada di dalam mall tersebut. tania mengangguk kecil dan kemudian mengikuti sang mertua yang mengajak nya masuk kedalam toko tas branded tersebut.

__ADS_1


saat mereka mulai memasuki toko tersebut, ada dua orang penjaga toko yang menyapa mereka dengan lembut.


" selamat siang nyonya dan nona, silahkan masuk," sapa sang penjaga toko seraya sedikit membungkukkan badan sopan.


mama dan tania hanya tersenyum dan kemudian berlalu masuk kedalam. di dalam toko ada banyak tas - tas cantik terpampang jelas di lemari kaca, semua di tata begitu rapi oleh para penjaga agar menarik minat pembeli, setiap tas di susun menurut kualitas nya masing - masing agar para pembeli dengan mudah bisa memilih tas yang mereka mau dan tentu dengan harga yang cocok dengan isi kantong masing - masing.


mama mulai memilih tas - tas yang ada disana menunjuk satu persatu yang menurut nya sesuai dengan selera nya. para pelayan toko pun kemudian mengambilkan tas yang di tunjukkan oleh mama satu persatu dan kemudian menyerahkan kepada mama untuk di coba nya di depan kaca yang tersedia khusus disana.


mama kemudian mulai mencoba memakai tas nya di depan kaca dan kini ia pun mulai bingung untuk menentukan pilihan.


" nia, kira - kira yang mana ya yang harus mama pilih," ucap mam menanyakan pendapat tania.


" eum, yang mana ya?" tania mulai memikirkan kira - kira tas mana yang cocok untuk sang mertua.


" yang ini tante.!!" ucap seorang wanita dari belakang seraya memegangi sebuah tas mewah nan elegan di tangan nya dan sesuai perkataan nya tas itu memang cocok sekali untuk mama.


" tante," ucap angeline seraya berjalan melewati tania dengan angk mendekati mama joe dan kemudian ia memeluk serta mencium pipi kanan dan juga pipi kiri nya dengan lembut.


" hai angel, kamu sedang apa disini?" tanya mama dengan wajah sumringah.


" angel juga lagi lihat - lihat tas tante,nggak sengaja tadi angel lihatin tante lagi nyoba - nyoba tas jadi angel datang kesini deh nyamperin tante. oya ini tas nya cocok sekali loh dengan tante." ucap angeline panjang lebar seraya merekomendasikan tas yang ada di tangan nya.


" wah.. ini bagus sekali, dan keliatan nya juga cocok untuk tante," ucap tante seraya mencoba nya di depan kaca dan kelihatan nya ia juga suka dengan tas rekomendasi dari angeline.


" nia, lihatlah elegan sekali bukan." ucap tante menunjukkan tas yang di pegang nya kepada tania.

__ADS_1


" iya ma, bagus dan sangat elegan." ucap tania seraya mengangguk tersenyum


" angel, kamu memang pintar dalam memilih tas, seleramu bagus sekali nak," ucap mama seraya menatap kearah angelin dengan tersenyum lembut


" selera angel memang bagus tante, ya bisa di bilang kelas atas lah nggak kampungan." ucap angeline seraya menatap sinis ke arah tania. ia memang tidak suka melihat tania jalan bersama mama joe, terlebih lagi mama joe terlihat sangat sayang kepada nya dan juga penuh perhatian. ingin sekali rasanya ia menghancurkan hubungan mereka dan membuat kehidupan tania seperti di neraka setelah menikahi joe.


" eum, kamu kok bisa bareng tante sih hari ini?" tanya angeline yang menatap sinis ke arah tania.


" tadi mama datang ke hotel dan ngajak aku jalan - jalan disini, yah aku ikut aja deh." jawab tania polos.


" emang nya joe kemana?" tanya angeline


" dia lagi kerja," jawab tania


" apa.!! jadi kamu di tinggal kerja pasca menikah, haha" ucap angelina seraya tertawa sinis


" angel kamu nggak boleh ngomong seperti itu, joe meninggalkan tania itu karena ada pekerjaan yang tak bisa di tinggalkan nya dan memang harus dia sendiri yang menangani nya. kamu tau sendiri kan perusahaan alexandre group bisa go internasional itu semua karena joe yang berprinsip dan selalu mengutamakan yang terbaik untuk perusahaan." ucap mama menjelaskan dan secara tidak langsung juga membela tania agar tak bersedih dengan ucapan angel.


" hmm, iya tante," ucap angeline seraya tersenyum kecut.


" sial..!! kenapa juga tante harus ngomong gitu, padahal tadi kan aku hampir saja bisa memprovokasi tania agar ia berpikiran buruk tentang joe. aku tadi melihat dengan jelas raut wajah nya mulai berubah dan ia juga hampir terpengaruh dengan ucapan ku.


" tania, mama akan mengambil tas yang ini, kamu mau yang mana? pilih saja ya sesuka hatimu karena mama akan membelikan nya untuk mu." ucap mama dengan lembut seraya memegangi tas yang di pilihkan angel untuk nya.


" nggak usah ma, tania juga nggak terlalu suka dengan tas - tas mahal seperti ini." ucap tania karena merasa tak enak hati jika mama membelikan nya tas yang harga nya cukup mahal di toko tersebut karena memang produk di toko itu semua nya asli.

__ADS_1


" jangan di tolak ya sayang, mama bisa marah loh kalau kamu menolak apa yang mama minta." ucap sang mama seraya menggandeng tangan tania untuk mencari tas yang cocok untuk nya.


__ADS_2