CEO PLAYBOY JATUH CINTA

CEO PLAYBOY JATUH CINTA
BAB 63


__ADS_3

jonathan berjalan melangkah mendekati tania yang sudah kini sudah menarik selimut nya.


kini ia sudah berada tepat di hadapan tania dan langsung menarik selimut yang menutupi tubuh istri nya itu.


tania terkejut namun berusaha tetap memejamkan mata nya. jonathan merebahkan tubuh nya di samping sang istri dan memeluk nya dari belakang seraya berbisik.


" sayang.. mana hadiah ku" bisik nya pelan.


deg.....


tuh kan... dia menginginkan nya


tania berusaha tetap tenang berpura - pura tertidur, namun usaha nya kali ini sia - sia karena jonathan sudah mendekap tubuh istri nya itu dari belakang.


" tubuh mu harum sekali.." bisik nya yang kini mulai menggerayangi tubuh tania.


jonathan membalikkan badan tania yang sedang berpura - pura tertidur itu dan kini ia membenamkan wajah nya di atas kedua belahan dada istri nya itu.


kini ia mulai mengecup setiap inci leher tania dengan sangat lembut dan tangan nya pun mulai menyusup kedalam gaun tidur tania yang membuat tania menggeliat.


" sayang.. bukalah mata mu, aku tau kau belum tidur.." bisik jonatham lembut sambil terus meremas kedua belah payudara tania.


deg..


" aaa.... dia tau pura - pura tidur, habislah aku sekarang..

__ADS_1


jantung tania semakin berdebar kencang saat jonathan kini sudah melumat salah satu pu**** susu nya, mata nya pun terbuka dan melihat aksi suami nya itu yang kini sedang bergerlia manja di payudara nya.


jonathan menatap ke arah tania dan ia menghentikan aksi nya, ia menatap lekat - lekat wajah tania yang sudah merona.


" nikmatilah sayang.. jangan menolak, tubuhmu saja menginginkan nya.." bisik nya lembut dan kini bibir nya pun sudah mendarat ke bibir tania dan melumat nya habis tanpa ingin mendengar sedikit pun jawaban dari istri nya.


pasrah lah tania.. dia sekarang suami mu cepat atau lambat kau pasti akan melakukan nya dengan nya.


tania menerima pasrah apa yang di lakukan jonathan terhadap nya dan kini ia pun mulai menikmati ciuman nya.


jonathan mulai menyapu setiap inci rongga mulut tania dengan sangat bergairah, tangan nya masih bergerlia manja di kedua payudara milik istri nya itu tania tak dapat menahan tangan suami ny itu dan kini ia pun mulai menikmati sentuhan nya.


setelah puas dengan bibir tania, joe kini beralih menyusuri lehr tania dan tak lupa meninggalkan bekas ciuman disana.


" sayang.. aku akan meninggalkan tanda kepemilikan di leher mu, kau hrus ingat kalau kau hanya milikku seorang." ucap joe lembut.


batin tania tanpa berani menanyakan apa maksud dari perkataan joe kepada nya.


setelah puas menyusuri leher tania kini jonathan berusaha melepas atasan tania dan kini payudara tania terpampang nyata di hadapan nya yang membuat jonathan sampai menelan ludah.


" glek "


dada yang menantang membuat harimau yang sudah lapar langsung menerkam nya.


tania hanya bisa merasai sentuhan sentuhan bibir suami nya itu di setiap tubuh nya.

__ADS_1


"aaww..." tania kesakitan, perut nya serasa melilit.


jonathan menghentikan aksi nya ia menatap wajah istri nya yang sedang mengaduh kesakitan.


" perut mu sakit lagi sayang?" tanya nya lembut.


" iya.. sakit sekali.." ucap nya meringis.


sesaat kemudian tania berpikir mengingat ingat tamu bulanan nya hari ini, dan kemudian ia menarik selimut lalu memeriksa diri nya dan ternyata seperti dugaan nya, tamu nya telah datang.


jonathan menatap khawatir istri nya itu.


" kamu kenapa sayang? kita ke dokter ya.." ucap nya lembut tak tega melihat tania yang meringis di depan nya.


" nggak usah.. aku cuma .. cuma.." tania sedikit malu untuk mengatakan yang sebenar nya.


" cuma apa? katakan saja jangan membuat ku khawatir.." ucap joe.


" aku cuma datang bulan.." ucap tania lirih.


jonathan menghela nafas panjang saat mendengar ucapan istri nya.


" huffft.. tapi bagaimana dengan perut mu, apa itu sangat sakit.." tanya khawatir.


" lumayan, biasa nya kalau sakit begini aku minum kiran**" tania menyebutkan salah satu minuman herbal yang biasa ia konsumsi saat datang bulan untuk meredakan nyeri di perut nya.

__ADS_1


bersambung


__ADS_2