CEO PLAYBOY JATUH CINTA

CEO PLAYBOY JATUH CINTA
BAB 72


__ADS_3

Tania akhir nya memutuskan untuk keluar dari persembunyian nya. ia membuka pintu kamar mandi secara perlahan dan kemudian mata nya mulai mengintip ke arah kamar.


" kenapa kau mengintip seperti itu? keluar lah aku tidak akan memaksa mu lagi." ucap joe yang berdiri tepat si depan pintu kamar mandi.


deg..


jantung tania berdegup kencang saat melihat jonathan yang berdiri tepat di hadapan nya.


" sial..!! kenapa juga dia harus berdiri tepat di depan pintu ini, tidak bisakah dia sekali saja tidak membuat ku takut.


gumam nya dari dalam kamar mandi.


tania ingin segera membuka pintu kamar mandi itu lebar - lebar. namun ia segera tersadar saat melihat handuk yang ia pegang di tangan nya. tania kemudian melihat keseluruh tubuh nya yang tanpa di baluti busana, ia tersentak dan kemudian kembali menutup pintu kamar mandi dan mengunci nya.


" kenapa kau menutup nya lagi? apa kau ingin aku memaksa mu." ucap joe tegas seraya mengerutkan dahi nya menatap tajam ke arah pintu kamar mandi.


" dasar psyco, selalu saja ia memaksa dalam hal apapun.


" sebentar, aku akan keluar." ucap tania dari dalam, ia kemudian bergegas memakai baju handuk yang tersedia di kamar mandi hotel dan kemudian menutupi atasan dada nya dengan handuk yang di pegang nya.


setelah selesai tania pun akhir nya kembali membuka pintu kamar mandi secara perlahan.


" kreek "


pintu terbuka lebar dan tania mulai melangkahkan kaki nya kembali masuk ke dalam kamar namun baru dua langkah kaki nya melangkah joe menarik tangan nya hingga kini ia kembali jatuh kedalam pelukan nya.


deg..


jantung jonathan berdegup kencang saat kembali memeluk tubuh istri nya itu.


sabar joe, kendalikan nafsu dan emosi mu. bicaralah se lembut mungkin agar dia tidak merasa takut dan nyaman saat berada di dekat mu.


gumam joe dalam hati seraya menatap tajam ke arah istri nya itu.


" tuh kan, seharusnya aku tidak percaya dengan perkataan nya tadi, baru saja ia mengatakan kalau dia akan menjaga jarak dengan ku dan tidak akan memaksa ku untuk melakukan keinginan nya. tapi lihat sekarang ia kembali menarik ku secara paksa dan mendekap ku dengan erat seperti ini.

__ADS_1


gumam tania dalam hati.


ia berusaha memberontak melepaskan diri dari dekapan suami nya itu namun itu hanya sia - sia saja karena joe kini semakin mempererat pelukan nya hingga tania tak memiliki celah lagi untuk bisa lepas dari diri nya saat ini.


" kenapa kau lari dari ku?" ucap nya di sela - sela usaha tania yang ingin melepaskan diri dari nya.


tania tidak menjawab melainkan ia terus berusaha agar bisa lepas dari suami nya itu..


" kau diam dan tidak mau menjawab pertanyaan ku? baiklah seperti nya kau ingin aku memberimu hukuman ya." ucap nya seraya tersenyum licik


" aku lari karena aku takut kepadamu, please jangan seperti ini, tolong lepaskan aku." ucap tania seraya menatap mata suami nya dengan wajah memelas berharap joe akan melepas kan diri nya.


" apa kau bilang, kau takut kepada ku?" tanya joe memicing kan mata nya.


" ya, aku takut padamu.!! bahkan sekarang ini aku sangat takut kepada mu karena sikap mu ini sudah seperti orang gila." ucap tania dengan nada keras, namun ia kemudian menutup mulut nya dengan sebelah tangan nya saat sadar akan apa yang di ucapkan nya sekarang ini mungkin akan membuat joe bertambah tidak waras lagi dalam memperlakukan nya.


" apa..!! berani sekali dia mengatakan itu kepada ku.


tatapan joe semakin tajam memandang wajah istri nya itu hingga membuat tania yang berada di dalam pelukan nya semakin ketakutan. bahkan sekarang ini tubuh tania mulai gemetar saat joe menatapi nya dengan tatapan membunuh.


gumam tania.


wajah nya kini tampak semakin pucat mana kala saat mata joe yang tak melepas pandangan nya dari diri nya.


" hmm, kenapa dia? apakah aku begitu menakut kan hingga kini ia melihat ku saja sampai pucat begitu dan tubuh nya juga mulai terasa gemetar sekarang, apakah aku ini terlalu psyco sehingga membuat nya begitu tak nyaman saat berada di dekat ku.


gumam joe dalam hati.


joe kemudian melepaskan pelukan nya dan kini ia menggendong tubuh istri nya itu sembari berjalan ke arah ranjang dan kemudian mendudukkan nya disana dengan lembut.


tania mengerutkan dahi nya seraya menundukkan pandangan nya. ia tak berani menatap wajah sang suami karena masih merasa takut jika joe akan memaksa nya seperti tadi


" kenapa dia membawa ku kesini? apakah dia sungguh - sungguh ingin melakukan itu di masa haid ku.


gumam tania sembari menarik kaki nya dan kemudian ia membenamkan wajah nya di atas lutut nya.

__ADS_1


" kau kenapa?" tanya joe lembut seraya mengusap lembut kepala tania.


deg..


kenapa sekarang dia bisa berubah begitu lembut nya dalam waktu sekejap. ada apa dengan nya? apa jangan - jangan dia memiliki kepribadian ganda?


gumam tania.


" sayang.. angkat kepala mu dan lihat lah aku." ujar joe dengan lembut.


mendengar nada suara joe yang lembut serta sikap nya yang juga tiba - tiba berubah menjadi lembut tanpa terasa membuat tania mengangkat kepala nya.


" wajah mu terlihat pucat sekali, apa kau sebegitu takut nya kepada ku?" tanya nya sembari menatap lembut ke arah tania.


tania tak menjawab apa yang di pertanyakan joe kepada nya.ýamun kepala nya secara refleks mengangguk seolah membenarkan apa yang di tanya kan joe kepada nya.


" maafkan aku ya," ucap joe sembari mencium kedua tangan tania dengan lembut nya.


" deg ..


ya tuhan.. sikap nya ini sangat berbanding seratus delapan puluh derajat terbalik dengan yang tadi.


gumam tania.


tania hanya diam tanpa menjawab pertanyaan yang di lontarkan joe kepada nya. ia masih tak habis pikir dengan sikap joe yang tiba - tiba saja berubah menjadi baik dan lembut seperti ini kepada nya.


" nia.." ucap nya lagi namun tania masih terjebak dalam lamunan nya.


joe memicingkan mata nya. ia kemudian lantas mengambil inisiatif untuk mencium bibir istri nya itu.


perlahan joe mendekati wajah nya ke arah tania namun ia sama sekali tak menyadari nya hingga akhir nya.


" cup "


benda kenyal milik joe kini berhasil mendarat dengan lembut di bibir istri nya itu. joe mencium bibir istri nya dengan lembut sembari memainkan lidah nya di sana. tak ada penolakan dari tania namun sesaat kemudian ia tersadar saat joe dengan sengaja nya menggigit kecil lidah istri nya itu.

__ADS_1


__ADS_2