CEO PLAYBOY JATUH CINTA

CEO PLAYBOY JATUH CINTA
BAB 71


__ADS_3

tania berjalan menyusuri lobi hotel seraya menenteng beberapa tas belanjaan di tangan nya. hari ini mama mertua begitu banyak membelikan barang - barang mewah kepada tania, dari tas, sepatu, serta baju baru yang nominal nya cukup fantastis kalau di total kan semua, itu karena barang - barang yang di belikan mama adalah barang branded semua.


tania terus berjalan hingga kini ia pun sudah berada dan berdiri tepat di depan pintu kamar hotel nya. ia kemudian mengeluarkan sebuah kartu yang ia akan ia pakai untuk membuka pintu kamar hotel tempat nya menginap.


kartu di masukkan dan kemudian pintu kamar pun terbuka. tania segera melangkah masuk kedalam dan kemudian ia pun kembali menutup rapat pintu kamar nya. kini ia melangkah perlahan menyusuri kamar hotel dan kemudian ia meletakkan barang - barang yang di belikan oleh mama di atas sofa. tania berjalan ke arah ranjang lalu kemudian ia pun merebahkan tubuh nya di atas ranjang yang berukuran big size itu seraya menatap langit - langit kamar hotel nya.


ia membayangkan kehidupan nya yang dulu dan juga sekarang. ia sama sekali tak menyangka jika kehidupan nya akan berubah seratus delapan puluh derajat dari sebelum nya. jika dulu ia menginginkan sebuah tas atau pun baju maka ia harus bekerja keras dan mengumpulkan uang nya dulu baru bisa membeli apa yang dia inginkan. itupun harga tidak seberapa dengan apa yang di dapat nya hari ini. mama mertua hari ini membelanjakan nya tas, sepatu, serta baju mahal yang kalau di total kan semua nya bisa sampai tiga puluh lima juta.


jika dulu ia ingin berbelanja mengumpulkan uang sebesar lima ratus ribu saja itu sudah sangat terlalu besar bagi nya. namun sekarang hanya membeli sebuah tas saja harga nya bisa sampai puluhan juta.


tania kemudian bangkit dari tidur nya. ia tak ingin lagi membayang nominal yang baru saja di keluarkan sang mertua untuk membelanjakan diri nya. kini ia memilih pergi dan masuk kedalam kamar mandi.


tania menanggalkan semua pakaian nya dan kemudian ia menyalakan shower sedangkan tubuh nya berdiri di bawah nya. air pun kemudian mengalir membasahi tubuh tania yang lelah itu, ia membersihkan badan seraya menggosok kan sabun ke seluruh tubuh nya.


setelah selesai tania pun kemudian kembali masuk kedalam kamar dengan memakai handuk yang ia lilitkan di badan nya.


ia kemudian berjalan ke arah lemari yang ada disana dan kemudian ia pun mengambil pakaian serta pembalut untuk ia kenakan.


tania kemudian melepaskan lilitan handuk yang menutupi tubuh mungil nya tanpa memperhatikan sekitar nya. ia pun kemudian melemparkan handuk nya ke atas sofa yang tak jauh dari tempat nya berdiri dan mulai memakai dalaman nya.


" apa kau sedang berusaha menggodaku." ucap seorang pria yang tak lain adalah suami nya jonathan.


tania seketika tertegun saat mendengar ada suara seorang pria di dalam kamar nya dan juga suara itu sama sekali tak asing bagi nya. ia kemudian menoleh kan wajah nya ke arah suara tersebut.


alangkah terkejut nya ia saat melihat ternyata itu adalah suami nya jo yang sedang tidur seraya memiring kan badan nya menatap ke arah nya serta menopang separuh kepala nya dengan sebelah tangan nya di atas ranjang.


" jo..!!" ucap tania terkejut


tania kemudian refleks berusaha menutup seluruh badan nya dengan kedua tangan nya. namun ternyata itu sia - sia. dan joe yang awal nya berbaring di atas ranjang kini berdiri dan bergegas jalan kearah nya.

__ADS_1


tania membalikkan badan. mata mulai mencari handuk yang di lempar nya tadi kesembarang tempat, ia tak lagi mengingat kalau handuk yang ia lempar ada di atas sofa yang tak jauh dari nya.


" tubuh mu harum sekali," ucap joe yang kini sudah mendekap tubuh tania dari belakang.


" jo aku,"


cup


bibir nya tak bisa melanjutkan kata - kata karena sekarang joe sedang memainkan lidah nya disana.


" kau jangan bergerak atau aku tidak bisa menahan diriku meskipun kau sedang datang bulan." ucap nya seraya berbisik di telinga tania.


tania kini hanya berdiri saja. ia pasrah akan nasib nya yang kini mulai di gerayangi oleh suami nya.


" nia.." ucap joe lembut


" hmm," jawab tania seraya sedikit menggeliat saat joe mulai meremas kedua payudara nya.


" sa.. sabar lah, satu minggu la..lagi." ucap nya terbata - bata karena tidak tahan dengan perlakuan joe terhadap nya.


" tapi itu cukup lama bagi ku," ucap nya seraya terus menciumi leher tania dengan lembut.


" terus aku harus gimana? kita juga tidak bisa melakukan nya sekarang." ucap tania


ia kini berusaha melepaskan diri nya sedikit demi sedikit dari pelukan joe.


" tania." ucap nya lembut dan kini ciuman nya turun ke bawah leher.


" jo please, jangan begini tunggulah hingga aku bisa." ucap tania yang kini mulai memberontak.

__ADS_1


" tapi nia.."


" jo, jika kamu seperti ini terus aku bisa takut." ucap tania seraya mendorong keras tubuh joe dan kini ia berhasil melepaskan tubuh nya dari dekapan suami nya itu.


" sial, kenapa aku tidak bisa mengontrol nafsu ku begini, tania pasti sekarang sangat ketakutan dengan sikap ku.


tania kemudian berlari ke arah kamar mandi seraya menutup rapat pintu nya.


ada apa dengan jo? kenapa ia tidak bisa mengontrol nafsu nya hari ini, aaa.. jo kau membuat ku takut dengan sikap mu.


gumam tania di balik pintu kamar mandi.


" tania, buka.!!" ucap joe dari dalam kamar menyuruh agar istri nya itu cepat keluar


" nggak, aku takut padamu." jawab tania di balik pintu


" maafkan aku, aku tadi khilaf tania." ucap joe


" tania keluarlah aku janji akan berusaha mengontrol nafsu ku hingga kau siap." ucap nya lembut membujuk sang istri agar segera keluar dari kamar mandi.


" aku nggak mau," ucap tania.


" tania ku mohon.." jo masih berusaha membujuk istri nya itu


tania masih berdiri di balik pintu kamar mandi tanpa menjawab.


" kalau kau tidak mau membuka pintu nya maka aku akan mendobrak nya dan kau akan habis malam ini.." ucap joe yang kehabisan akal agar istri nya mau keluar dari dalam kamar mandi.


" kau brengsek..!!" gerutu tania dari dalam kamar mandi

__ADS_1


" berani nya kau memaki ku, apa kau mau keluar? jika kau keluar maka aku akan menjaga jarak dengan mu, namun jika kau masih tidak keluar makan aku akan mendobrak pintu nya dan kau akan habis malam ini." ucap joe yang mulai kehilangan akal.


" buka tidak ya, kalau buka aku takut, tapi kalau tidak dia mengancam ku akan mendobrak pintu nya dan akan memakan ku habis malam ini.. aaa...


__ADS_2