
🍀 Flashback..
Gladis dan Shita sedang berada di kampus.
Tiba - tiba Romi menghampiri mereka "Gladis, ke kantin yuuk " Ajak Romi.
" Ka Romi, yang diajak kekantin cuma Gladis nih, shita enggak diajak ? " tanya Shita.
" Kalau kamu mau ikut boleh ko " jawab Romi.
" Yeeeeey, terima kasih ka Romi " jawab Shita senang.
Shita memang menyukai Romi dari pertama kali melihatnya. Dulu saat Shita sedang bermain di rumah Gladis, disanalah Shita pertama kali melihat Romi dan langsung jatuh hati pada laki - laki yang menyukai sahabatnya sendiri.
Sedih memang menerima kenyataan bahwa orang yang kita suka, menyukai orang lain. Tapi Shita tidak peduli, apalagi Shita tau kalau Gladis tidak membalas cinta Romi. Karena Shita tau hanya ada satu orang di hati Gladis yaitu Rey.
" Dis, entar lo pura - pura pergi ya kemana ke gitu tinggalin gue berduaan sama ka Romi " bisik Shita.
" Oke Taaaa, dengan senang hati " ucap Gladis.
Mereka bertiga akhirnya pergi ke kantin.
" Gladis, kamu mau makan apa? " tanya Romi.
" Hmmmm.. aku Jus jeruk aja ka, soalnya masih kenyang " jawab Gladis.
" Kamu mau pesen apa Taa? " tanya Romi
Shita yang sedang memperhatikan Romi tanpa sadar dia menjawab.
" Aku mau Ka Romi " ucapnya.
" Apa Taaa?? " Romi terkejut dengan jawaban Shita.
" Hmmmmm.. Anu itu kaa, maksudnya aku mau pesen sama kaya yang Ka Romi pesen " jawab Shita gugup.
Gladis yang melihat tingkah laku Shita jadi tertawa.
" Eh Taaa, lo lagi ngelamunin apaan sih? Sampe enggak konsen gitu? " tanya Gladis sambil tertawa karna dia tau kalau Shita polos dan pasti akan menjawab jujur.
" Gue kan lagi ngelamunin Ka Romi " ucapnya polos lalu menutup mulutnya dengan kedua tangannya.
" Apaan sih lo Diiiis, nanya-nanya begitu? " seru Shita kesal.
Gladis terkekeh karena berhasil mengerjai Shita. Romi hanya menggeleng-gelengkan kepalanya.
Romi sebenarnya tau, kalau Shita menyukainya. Tapi saat ini hati Romi masih untuk Gladis.
" Eh aku tinggal ke toilet dulu ya " ucap Gladis meninggalkan mereka berdua.
Setelah Gladis pergi, Shita mencoba membuka obrolan dengan Romi.
" Ka Romi masih berharap ya sama Gladis? Ka Romi itu beneran suka atau cuma penasaran Ka sama Gladis? Secara dulukan katanya Ka Romi plaaay..... " Shita tidak meneruskan kalimatnya saat melihat perubahan di raut wajah Romi.
__ADS_1
" Eeh maaf.. maaf... Aku gak bermaksud bilang begitu Ka. Maafin Shita yaa " ucap Shita gugup.
" Aduuh nih mulut ko malah bilang begitu sih " batin Shita sambil memukul-mukul bibir mungilnya.
" Ahhahahahhaa.. Tenang aja Taaa, aku enggak apa-apa ko santai aja. Dulu aku emang playboy Taa.. Tapi sekarang aku dah tobat " jawab Romi santai.
" Waaah sukur deh kalau udah tobat ka, nanti kalau Ka Romi udah tobat enggak ngejar Gladis lagi. Inget ya Ka, ada aku yang bakalan ngejar Ka Romi " ucapnya percaya diri.
Romi tersenyum melihat kelakuan Shita.
" Sudah - sudah makan dulu nanti makananmu keburu dingin " ucap Romi.
" Siap kaka ganteng " jawab Shita.
Gladis mengirimkan pesan kepada Shita. Kalau dirinya tadi langsung pulang setelah dari toilet karena harus mengantar mama Nadia. Sebenarnya itu hanya alasan supaya Shita dan Romi bisa berduaan.
" Ka Romi, Gladis mengirimkan pesan kalau dia tadi langsung pulang soalnya mau anter tante Nadia " ucap Shita memberitahu Romi.
" Ooh gitu " Romi tampak kecewa karena rencananya hari ini dia ingin mengantar Gladis pulang.
" Kamu abis ini mau kemana? " tanya Romi.
" Aku " jawab Shita tidak percaya Romi menanyakan dirinya akan pergi kemana.
" Hmmmmm... Aku langsung pulang ko ka, tapi kalau ka Romi mau ngajak aku jalan. Aku mau bangeet Ka " ucapnya sambil terus tersenyum.
Romi yang mendengar jawaban dari Shita langsung tertawa. Dengan gemasnya Romi mengacak - acak rambut Shita.
Mata Shita membulat sempurna " Apa aku bermimpi, setelah ka Romi mengacak - ngacak rambutku. Sekarang dia mengacak - ngacak hatiku " batinnya senang.
" Bener Ka Romi mau anter aku pulang? " tanyanya serius.
" Iya cepet, sebelum aku berubah pikiran " jawab Romi.
Shita langsung mengambil tas selempangnya dan berdiri.
" Tunggu " ucap Romi sambil membenarkan rambut Shita yang berantakan akan ulahnya tadi.
Hati Shita berdebar sangat cepat, jarak antara dirinya dan Romi sangat dekat.
" Ya Tuhan, kenapa jantungku rasanya mau copot. Tenang Taaa.. Tenaaaaang " batin Shita.
Sesaat pandangan keduanya beradu. Lalu Romi segera memalingkan mukanya.
" Maaf " ucap Romi canggung.
" Ada apa dengan hatiku? Kenapa tiba-tiba hatiku berdebar-debar dekat dengan Shita " batin Romi.
Keduanya langsung berjalan, Shita mengekor di belakang Romi.
Didalam mobil hanya ada keheningan, Shita dan Romi sibuk dengan pikirannya masing - masing. Shita memalingkan wajahnya keluar jendela. Sejak kejadian tadi dikantin entah kenapa hatinya terus berdebar. Begitu pula dengan Romi, dia merasakan yang sama.
Akhirnya sampai dirumah Shita.
__ADS_1
" Ka Romi, terima kasih sudah mau anter Shita pulang " ucapnya.
" Sama - sama Taaa.. " ucap Romi
Shita membuka pintu mobil Romi, tiba-tiba Romi menarik tangannya.
" Taaa "
" Ya Kaa "
" Hmmmm... Enggak deh Taaa.. " ucap Romi
" Hmmm.. yaudah Ka, Shita masuk ya " jawab Shita kecewa.
Dia kira Romi akan mengakui perasaannya, ternyata Shita salah.
" Aaarrrh b*d*h.. b*d*h.. kenapa gue begini sih? Kesiksa banget rasanya kalau cinta bertepuk sebelah tangan. Gue cuma dibaperin doang " gumam Shita sambil memukul kepalanya pelan.
" Apa gue harus menyerah aja yaa? Udah terlalu lama gue ngejar-ngejar dia. Eh yang dikejar malah enggak sadar - sadar " gumamnya lagi.
🍀Keesokan harinya di kampus.
" Diiis, kayana gue mau nyerah aja deh ama Ka Romi. Capek Diiis, udah usaha kaya gimanapun dia tetep suka sama lo " ucap Shita sedih.
" Yaaaah, jangan nyeraah dong Taaa... Masa lo mau menyerah gitu aja, tanggung Taaa.. Perjuangan lo udah hampir sampai Taaa.. "
" Capek gue, cuma dibikin baper doang. Abis gitu ditinggalin, kan sakit " ucap Shita dengan muka melasnya.
" Hiiiiihiiiii " Gladis malah menertawakan Shita.
" Lo ko malah ngetawain gue sih, temen macamm apa lo Diss " sahut Shita kesel.
" Abis lo lucu, sering banget lo bilang begini. Entar lo ketemu Ka Romi, palingan lo luluh lagi. "
" Sekarang gue serius deeh, gue capek ngejar mulu. Kan gue juga mau dikejar." masih dengan tampang sedih.
Gladis melihat Shita sepertinya serius. "Yaudah..Udah.. Sini gue peluk " Gladis memeluk Shita " Jangan galau lagi, entar gue traktir ice cream" ucap Gladis yang membuat Shita langsung tersenyum senang.
" Bener ya, gue mau 3 porsi " ucapnya.
" Oke deeh " jawab Gladis sambil berpelukan dengan Shita.
_______________________________________
Episode ini akan menceritakan Shita sama Romi dulu yaa... Biar tau asal muasalanya mereka bisa pacaran. Okee 😍
Jangan lupa Like !!
Jangan lupa Comment !!
Jangan lupa Vote !!
Terima Kasih ❤
__ADS_1