
Sesampainya di Jakarta, Gladis dan Rey dijemput oleh Pak Agus sedangkan yang lainnya pulang menggunakan taksi. Rey langsung mengantarkan Gladis pulang kerumahnya.
🍀 Rumah Gladis
" Ayo masuk " ajak Gladis saat mereka tiba di depan rumahnya.
Rey mengikuti langkah Gladis yang menuju rumahnya. Pak Agus memarkirkan mobilnya di depan rumah Gladis. Menurunkan koper dan beberapa oleh-oleh yang mereka beli.
Rey tampak asing dengan rumah Gladis, ini pertama kalinya dia berkunjung. Rey mengikuti langkah Gladis yang akan masuk kedalam rumahnya.
Ditekannya bel rumah, lalu dari dalam ada wanita paruh baya yang membukakan pintunya.
" Eh nenk Gladis udah pulang? " tanya Bi Sumi.
" Iya Bi, Bi tolong bawa masuk barang-barang Gladis ya Bi. Mama sama papa ada dirumahkan Bi? "
" Siap nenk, ibu sama bapak ada nenk didalam " kata Bi Sumi. Saat Bi Sumi akan keluar dia melihat Rey yang tersenyum ke arahnya.
"Aduh temen nenk Gladis ganteng pisan " batinnya.
Bi Sumi menghampiri Pak Agus yang membawa barang-barang Gladis.
Gladis dan Rey masuk, karena ini hari sabtu jadi mama dan papanya ada dirumah. Mereka sedang menonton TV di ruang keluarga.
" Mah, pah Gladis pulang " sapa Gladis lalu langsung mencium tangan dan mencium pipi kedua orangtuanya. " Mah, pah ada Rey. "
Rey terlihat tersenyum kearah orangtua Gladis,
" Sore om, tante " sapa Rey sambil mencium tangan keduanya.
Nadia dan Rendi melihat ke arah Gladis yang tersenyum.
" Ya ampun Rey, kami sangat merindukanmu. Apa kabar kamu Rey? " ucap Nadia.
" Mah, disuruh duduk dulu dong. Masa dari tadi Rey berdiri terus " ucap Rendi.
" Ya ampun mama sampai lupa " Nadia terkekeh.
" Duduk Rey, tidak usah sungkan anggap aja seperti rumah sendiri " ucap Nadia.
" Terima kasih tante " ucap Rey lalu duduk disamping Gladis.
" Apa kabar kamu Rey? " tanya Rendi.
" Kabar baik om, tante. Om dan tante apa kabar?" tanya Rey balik.
" Seperti yang kamu lihat kami juga baik " jawab Rendi.
" Rey, ya ampun tante kangen loh sama kamu " ucap Nadia heboh. " Kamu sekarang satu kantor ya sama Gladis? " tanyanya lagi.
__ADS_1
" Iya tante, Rey juga kangen sama kalian. Iya sekarang Gladis dan Rey satu kantor tante. " ucapnya sambil tersenyum kearah Gladis.
" Bukan hanya satu kantor mah,pah tapikan Rey pemilik perusahaan dimana Gladis bekerja " ucap Gladis.
" Waah hebat sekali Rey, diusia muda kamu sudah punya perusahaan. " ucap Rendi.
" Iya om tapi itu perusahaan papa saya, karena saya anak tunggal mau tidak mau saya harus memimpin perusahaannya om " ucap Rey.
" Tidak apa-apa Rey buat lah orang tuamu bangga Rey, om yakin kamu bisa. " ucap Rendi.
" Eeh ini Rey belum dikasih minum, Gladis bikinin minum buat Rey. " ucap Nadia.
" Oh iyaa, aku tinggal dulu ya Rey. "
Rey hanya tersenyum dan menggangguk kearah Gladis yang meninggalkannya.
Setelah Gladis pergi, Nadia memberanikan diri untuk minta maaf kepada Rey.
" Rey, tante mau minta maaf karena dulu tante menyuruh kamu tidak menghubungi Gladis lagi. "
" Tidak apa-apa tante, Rey mengerti. Hmmmm.. Om, tante sebenarnya Rey datang ke sini ingin meminta restu untuk hubungan kami. " ucap Rey sambil melihat kearah Rendi dan Nadia.
" Hubungan?? " tanya Nadia dan Rendi bersamaan.
" Iya tante, om kita sekarang berpacaran. Tapi Rey serius dengan Gladis. Rey berharap lebih dengan hubungan ini." ucap Rey mantap.
" iya tante sekitar 2 tahun lalu pertunangan Rey dan Bianca sudah berakhir, dan sebenarnya dari dulu hanya Gladis yang saya cintai. Pertunangan kami hanya murni perjodohan. "
" Apa ada yang serius? serius banget kayanya " ucap Gladis saat masuk keruang keluarga membawakan minuman dan beberapa cemilan.
Rey menoleh kearah Gladis dan tersenyum.
" Hmmmmm.. mau tahu aja kamu " ledek Nadia.
" Pasti lagi ngobrolin Gladis yaa " Gladis terkekeh.
" Geer " jawab Nadia.
Kemudian semuanya tertawa.
" Rey kamu makan malam disini saja, tante dan Gladis siapkan dulu makan malam. Kamu bersantailah dengan om Rendi." ucap Nadia.
" Baik tante, terima kasih " ucap Rey.
🍀 Di Dapur 🍀
Nadia dan Gladis terlihat sedang menyiapkan makan malam disana juga ada Bi sumi yang membantu mereka.
" Sayang, apa benar sekarang kamu berpacaran dengan Rey? " tanya Nadia.
__ADS_1
" Loh mama ko tau, kan Gladis belum cerita " jawabnya terkejut.
" Hmmmm.. tadi Rey bilang sama mama dan papa. Dia bilang dia serius sama kamu. "
" Iya mah, semalam Gladis baru jadian sama Rey. Pertunangan Rey dan Bianca sudah lama berakhir mah. Gladis rasa tidak ada yang Gladis takutkan lagi, saat Rey menyatakan perasaannya. Gladis langsung menerimanya mah. Mamah tahukan selama ini Gladis hanya mencintai Rey. " ucap Gladis.
" Iya sayang mama tau. Syukurlah akhirnya kamu enggak jomblo lagi " ledek Nadia.
" Iiiih mama kok malah ledekin Gladis " Gladis memajukan bibirnya.
" Awaaas tuh jangan cemberut, entar jadi cepet tua " Nadia terkekeh.
Akhirnya keduanya tertawa.
Makan malam pun siap, Rey dan Rendi dari tadi asik mengobrol. Sesekali terdengar suara tawa dari mereka entah apa yang mereka bicarakan.
" Asik banget kayanya " ucap Gladis.
Rey dan Rendi menoleh ke arah Gladis.
" Papa jadi ada temen ngobrol lagi sayang. Semenjak kita pindah kesini, kamukan enggak pernah punya teman laki-laki. Masa papa harus ngobrol sama Shita. " ledeknya.
" Iyaaa deeh, besok - besok kamu sering-sering kesini ya Rey, papa kayanya kangen banget sama kamu tuh."
" Dengan senang hati om " jawab Rey sambil tertawa.
" Makan malamnya udah selesai, mama udah nunggu di ruang makan " ucap Gladis.
" Ayo Rey kita makan dulu, nanti kita lanjutkan mengobrol lagi " ajak Rendi sambil menepuk bahu Rey.
" Baik om " jawab Rey.
Akhirnya mereka makan malam bersama, suasana hangat sangat terasa. Saat di Bandung Rey memang sering makan malam di rumah Gladis. Merasakan kehangatan sebuah keluarga yang memang dia rindukan. Sekarang dia rasakan kembali, bedanya kini status Rey dan Gladis bukan hanya sahabat tapi sepasang kekasih. Rey tersenyum menikmati moment yang memang sangat dia nantikan. Apalagi kini disisinya ada wanita yang sangat dia cintai.
" Aku sangat bahagia " batin Rey.
Bersambuuuuung....
__________________________________________
Jangan lupa Like
Jangan lupa Comment
Jangan lupa Vote
Terima kasih yang sudah membaca novelku..
Semoga menghibur 🤗
__ADS_1