Cerita Cinta Anak Muda

Cerita Cinta Anak Muda
Istirahatlah...


__ADS_3

Seharian ini Gladis bekerja seperti biasa, bedanya dia tidak bisa bertemu dengan Rey. Jam makan siang pun tiba, Gladis selalu memegang dan memeriksa ponselnya berharap Rey menghubunginya. Akan tetapi, sampai selesai jam makan siang pun tidak ada satupun pesan yang masuk dari Rey.


🍀 Kantin


" Diss, loe kenapa sih? dari tadi gue lihat enggak semangat. Terus kenapa tuh handphone dari tadi dilihatin mulu? Jangan bilang loe kangen sama si Bos ya" ledek Shita.


" Enggak siapa yang kangen " bantah Gladis sambil asik memainkan makanan didepannya.


" Yaelaaah sama gue aja malu buat ngaku kalau loe kangen sama Si Bos " ledek Shita.


" Hmmmmm.. iya sih Taa sebenernya gue lagi nungguin pesan dari dia, tapi dari tadi dia enggak hubungin gue, padahal tadi pagi dia kirim pesan ke gue " jawab Gladis sedih.


" Eeeeh bussset deeh Diiss, Si Bos lagi sibuk kali. Kenapa enggak loe duluan yang hubungin dia " ledek Shita lagi.


" Iya dia sibuk kali ya Taa.. Gue gak mau aah kalau hubungin dia duluan "


" Masih aja loe begitu, udah gak jaman kali Diss cowok selalu duluan hubungin. Contohnya gue dulu sama Ka Romi pantang menyerah " ucap Shita.


" Yeeeh itu mah loe aja yang terlanjur bucin, udah aah Taaa yuk balik ke kantor. " ajak Gladis.


" Eh Diss.. makanan loe masih banyak.. " Shita menunjuk makanan Gladis yang dari tadi tidak dimakan.


" Gue enggak napsu Taaa... Yuk aah " Ajak Gladis lagi.


Shita yang melihat Gladis seperti itu hanya bisa menggelengkan kepalanya. Mereka beranjak pergi dari kantin dan kembali ke meja kerjanya masing-masing.


🍀 Rey


Saat tadi pagi sampai di Bali sampai larut malam ini Rey dan Ardi memang sangat disibukan dengan pekerjaannya. Sehingga Rey tidak sempat mengirimkan pesan pada Gladis.


Waktu sudah menunjukan pukul 11 PM di Bali. Rey baru sampai di hotel, dia segera merebahkan badannya di tempat tidur rasanya hari ini sangat melelahkan dengan begitu banyak pekerjaannya.


Rey teringat Gladis, diambillah ponselnya dari saku celananya.


" Sudah sangat malam, apa dia masih bangun. Aku sangat merindukannya" gumam Rey.


Segera dia mengirimkan pesan singkat untuk Gladis.


" Selamat malam Gladis, semoga mimpi indah ❤."


Tak lama setelah Rey mengirimkan pesan kepada Gladis, Rey pun tertidur dengan lelap.


🍀 Pagi hari dikantor

__ADS_1


Semalam Gladis sudah tidur, jadi pesan dari Rey dia baca tadi pagi. Walapun begitu dia sangat senang mendapatkan pesan dari Rey.


Pagi ini Gladis sudah ada di meja kerjanya, berkutat dengan setumpuk pekerjaan yang sudah menjadi makanan sehari-harinya.


Ponselnya berbunyi menandakan ada panggilan masuk, Gladis segera mengambilnya.


" Rey " Senyumnya mengembang saat mengetahui peneleponnya.


" Halo " suara Rey terdengar dari sana.


" Halo Rey, ada apa " jawab Gladis.


" Gladis, maaf aku mengganggumu. Sepertinya aku meninggalkan beberapa berkas penting, tapi aku memerlukannya nanti malam. Apa kamu bisa mengantarkannya ke Bali? " tanya Rey.


" Bali? " jawab Gladis ragu.


" Iya, apa kamu tidak keberatan membawakan berkas itu. Jika kamu bersedia, biar Ardi yang mengurus semuanya. "


Beberapa saat Gladis mencerna apa yang diucapkan Rey sebelum akhirnya dia menjawab. " Aah iya Rey, aku bersedia. Katakan dimana berkas yang kamu tinggalkan kemarin."


" Berkasnya ada di atas meja kerjaku, ada di map biru. Terima kasih Gladis, maaf aku merepotkanmu. Nanti kita pulang sama-sama saja lusa, jadi bawalah beberapa baju. " ucap Rey.


" Baik Rey, sama sekali tidak merepotkan. Baiklah aku akan bersiap " jawab Gladis.


" Oh iya biar Pak Agus yang mengantarmu ke rumah dan ke bandara. Hati-hati ya " ucap Rey sebelum mematikan sambungan teleponnya. Setelah menutup teleponnya Rey memerintahkan Ardi untuk mempersiapkan semuanya.


" Aah ini dia berkasnya " Gladis langsung mengambilnya dan keluar dari ruangan Rey. Dia segera mengambil tasnya bersiap untuk pulang untuk menyiapkan beberapa keperluannya selama di Bali.


" Non Gladis, saya Agus yang akan mengantar non Gladis " ucap Pak Agus.


" Eh iya pak terima kasih, kita kerumah saya dulu ya pak " ucap Gladis.


" Iya non " Pak Agus membukakan pintu mobilnya.


" Panggil saja Gladis pak." Ucap Gladis tersenyum ramah.


" Eeh baik non "


" Tuh kan non lagi " Gladis tertawa.


" Hhehehehe.. saya belum terbiasa " jawab pak Agus.


Setelah itu mereka segera menuju ke rumah Gladis, disana terlihat Nadia yang sedang ada diruang keluarga. Melihat Gladis masuk kedalam rumah, Nadia merasa heran bukannya ini masih pagi.

__ADS_1


" Sayang ko kamu sudah pulang? " tanya Nadia.


" Iya mah Gladis akan mengantarkan berkas ini ke Bali, mungkin lusa Gladis baru pulang." jawab Gladis.


" Kenapa mendadak sayang? "


" Iya mah ternyata Rey meninggalkan berkasnya, dan dia memerlukannya malam ini " jawab Gladis.


" Baiklah, jaga diri dan hati-hati ya " ucap Nadia.


" Gladis siap-siap dulu ya mah " Gladis meninggalkan Nadia dan segera pergi ke kamarnya. Setelah sekitar 30 menit membereskan keperluannya Gladis kembali menemui mamanya dan berpamitan kepada Nadia.


" Mah, Gladis pergi dulu ya " pamitnya.


" Iya sayang, kamu hati-hati ya " ucap Nadia sambil memeluk dan mencium Gladis.


" Bye maaah " Gladis melambaikan tangannya saat sudah berada di dalam mobil.


Sekarang Gladis sudah menuju bandara, lalu lintas yang tidak terlalu padat membuat Gladis sampai lebih cepat dari perkiraan. Setelah pak Agus menurunkan koper miliknya dan pamit pulang, Gladis segera melakukan check in mengingat jadwal keberangkatannya satu jam lagi.


🍀 Bali


Setelah melakukan penerbangan kurang lebih satu jam, akhirnya Gladis sampai di Bali. Terlihat ada supir yang memang ditugaskan untuk menjemput Gladis. Rey tidak bisa menjemputnya karena sedang berada di lokasi pembangunan Hotel.


" Maaf mba Gladis, saya ditugaskan sama Pak Rey untuk mengantar mba Gladis untuk ke hotel. Saat ini bapak masih ada di lokasi proyek. " sapa seseorang yang ditugaskan menjemputnya.


" Baik Pak, tidak masalah " Gladis mengikuti laki-laki itu menuju ke dalam mobil untuk diantarkan ke hotel. Didalam perjalanan menuju hotel, Gladis menikmati suasana Bali. Perlu waktu sekitar 1 jam akhirnya Gladis sampai dihotel. Sesampainya di hotel saat Gladis akan melakukan Check in tiba-tiba ada yang memanggil namanya.


" Gladis " sapa Rey.


Gladis melihat ke arah suara yang dirindukannya.


" Maafkan aku tadi tidak bisa menjemputmu, apa perjalananmu nyaman? " tanya Rey.


" Tidak apa-apa Rey, aku baik-baik saja. Dan perjalanannya juga sungguh nyaman. " jawab Gladis sambil tersenyum.


" Baiklah, kamu istirahatlah. Nanti malam temani aku untuk bertemu dengan rekan kerjaku. Jam 7 malam oke dan ini pakailah ini. " Rey memberikan paper bag kepada Gladis.


Gladis menerima paper bag yang diberikan Rey, "Terimakasih Rey, apa ini? " tanya Gladis sambil melihat kearah paper bag.


" Itu baju yang nanti malam kamu harus pakai, dan sekarang Istirahatlah, perjalananmu pasti membuatmu lelah" ucap Rey sambil tersenyum kearah Gladis.


Bersambuuung......

__ADS_1


_____________________________________________


Halo kaa.. Jangan lupa like, comment dan vote yaa 🤗🤗


__ADS_2