Cerita Cinta Anak Muda

Cerita Cinta Anak Muda
Rey Aditia Pratama


__ADS_3

Rey Aditia Pratama seorang anak laki-laki tampan dan terkesan pendiam dia adalah anak dari pengusaha kaya raya di Bandung. Tapi sosoknya sangat sederhana, bahkan Rey sosok anak yang tidak pernah memamerkan kekayaan orangtuanya. Meskipun semua fasilitas orangtuanya bisa Rey pakai tapi Rey tidak pernah menggunakannya. Dia lebih suka hidup apa adanya tanpa harus memamerkan kekayaan orangtuanya.


Iyaa dia Rey anak laki-laki yang tadi terlambat bersama Gladis. Sekarang Rey duduk bersebelahan dengan Gladis. Tadi dia terlambat karna menolak diantarkan oleh supir dan memilih naik kendaraan umum untuk ke sekolah dan juga karena dia memang terlambat bangun dan akhirnya kesiangan berangkat sekolah.


Rey menundukan dirinya disebelah Gladis sekilas dia melirik Gladis yang sepertinya sangat kelelahan. Rey melihat Gladis yang membuka tasnya mengeluarkan semua isinya mencari sesuatu.


Akhirnya Rey memberanikan diri untuk bertanya pada Gladis.


" Hei, apa yang kau cari??" tanya Rey pada Gladis.


Gladis menoleh saat Rey berbicara padanya. Rey melihat muka Gladis yang sangat kelelahan tapi masih terlihat amat sangat cantik di mata Rey.


"Aku sepertinya meninggalkan botol minumku dirumah, sekarang aku kehausan" jawab Gladis pada Rey.


Lalu Rey membuka tasnya dan menyodorkan satu botol air mineral kepada Gladis.


" Minumlah ," kata Rey sambil memberikannya botol minumnya kepada Gladis. Gladis merasa tidak enak karna Gladis tau kalo laki-laki disampingnya itu juga pasti kehausan.


" Eeeeh itukan punya kamu, emang kamu enggak haus? " tanya Gladis.


" Sepertinya kamu lebih membutuhkannya" jawab Rey sambil tersenyum.


Lalu karena sangat kehausan akhirnya Gladis menggambil botol yang diberikan Rey dan langsung meminumnya sampai tidak bersisa.


Rey tersenyum melihat tingkah Gladis yang minum dengan sangat terburu-buru menurut Rey itu sangat menggemaskan.


Setelah menghabiskan satu botol air mineral akhirnya Gladis merasa hausnya hilang dan Gladis baru sadar tadi dia belum sempat berterima kasih kepada laki-laki yang disampingnya itu.


" Hei, terima kasih yaa minumnya" kata Gladis.


Rey hanya membalasnya dengan senyuman sambil mengangguk. Lalu Gladis mengulurkan tangan kepada laki-laki disebelahnya.


" Aku Gladis " kata Gladis sambil tersenyum.


Dengan cepat Rey menyambut uluran tangan Gladis.


"Aku Rey" jawabnya.


Beberapa detik mereka berjabatan tangan dan Rey merasakan ada sesuatu yang aneh dengan perasaannya.


#MOS (Masa Orientasi Siswa)

__ADS_1


Hari ini merupakan MOS hari pertama untuk siswa siswi baru di SMA NEGERI KARYA BANGSA BANDUNG. Kakak panitia OSIS sedang memberikan pengarahan kepada para siswa siswi baru.


Disinilah berdiri seorang ketua OSIS berwajah tampan sedang memberikan pengarahan tentang kegiatan MOS hari ini. Dia adalah Romi Saputra ketua OSIS yang sangat populer, daya tariknya membuat banyak wanita tergila-gila kepadanya. Selain tampan Romi juga sangat berprestasi. Tapi sayangnya Romi merupakan laki-laki yang sering mempermainkan perempuan.


Iyaaa itulah kekurangan Romi Saputra dengan tampang sangat sempurna, prestasi membanggakan tapi tidak dengan kisah percintaanya. Romi sering menjadikan wanita-wanita yang menyukainya hanya sebagai kesenangan semata.


Gladis menatap laki-laki didepannya begitu terpesona. Meskipun tadi Gladis tadi dihukum oleh Romi tapi Gladis tidak merasa marah karena menurutnya memang dia yang salah karena terlambat.


Gladis terus memandang Romi sambil tersenyum. "Aaaaarrrgh itu ka Romi ko ganteng banget, ya ampun bisa klepek-klepek liatnya" batinnya sambil terus tersenyum sendiri.


Dari samping Rey memperhatikan Gladis yang senyum-senyum sendiri sambil memandang Romi. Rey sadar klo Gladis sedang memperhatikan Romi, entah kenapa hatinya sakit padahal Rey bukan siapa-siapa Gladis. Bertemu saja baru tadi pagi, bagaimana bisa tiba-tiba Rey merasakan perasaan seperti ini.


Selanjutnya kegiatan MOS adalah berkenalan satu persatu kedepan kelas. Semua murid memperkenalkan diri didepan kelas agar saling mengenal satu sama lain. Setelah itu kegiatan mereka adalah berkeliling sekolah, semua siswa baru diajak berkeliling setiap sudut sekolah agak mereka tahu dimana letak-letak ruangan seperti ruang kepala sekolah, ruang guru, ruang komputer, ruang kesenian, kantin, toilet dan lainnya.


Selama berkeliling setiap sudut sekolah Gladis dan Rey selalu bersama. Gladis adalah gadis yang ceria dari tadi dia berbicara sangat antusias saat melihat setiap sudut sekolahnya.


" Rey nanti kita kekantin yuk, " ajak Gladis dijawab anggukan Rey.


" Nanti aku yang traktir ya Rey kan tadi kamu udah baik kasih aku minum. " ucap Gladia lagi.


" Gak usah Gladis aku ikhlas ko itu cuma minum. " jawab Rey sambil tersenyum.


" Tapi kan kamu tadi juga haus malah kamu kasih ke aku. "


" Tapi aku memaksa kalau kamu enggak mau aku yang traktir aku marah ya Rey !! " jawab Gladis sambil mengerucutkan bibirnya.


Rey tersenyum melihat tingkah Gladis yang sangat lucu.


" Baiklah Gladis aku menerima traktiranmu jangan cemberut begitu ya. "


Gladis senang setelah mendengar Rey mau menerima traktirannya.


🍀 Kantin


Waktu istirahat pun tiba sesuai janji Gladis dan Rey menuju kantin sekolahnya. Disana banyak siswa siswi baru lainnya juga termasuk kakak-kakak kelas mereka. Kantin sekolah mereka sangat besar dan bersih. Gladis memesan siomay dan jus jeruk. Lalu Reqy juga memesan yang sama dengan pesanan Gladis.


" Rey lihat disana itu Ketua OSIS kita kan ka Romi???? Ya ampun Rey ka Romi ganteng banget kan Rey bisa jatuh cinta aku Rey." kata Gladis sambil melihat ke arah Ka Romi.


Rey hanya tersenyum melihat tingkah Gladis.


"Tapi Rey liat deh Rey banyak banget yang curi-curi perhatian sama Ka Romi dan siapa ya Rey perempuan yang ada di sampingnya ka Romi?? Sepertinya dia pacarnya ka Romy." seketika muka Gladis berubah menjadi sedih.

__ADS_1


Rey menatap Gladis tidak tega.


" Kamu jangan cepat mengambil kesimpulan Gladis bisa saja dia temannya." ucap Rey.


Lalu Gladis menarik sudut bibirnya hingga terangkat ke atas.


"Kamu benar Rey mungkin wanita itu hanya temannya ya Rey. " Ucap Gladis sambil tersenyum.


"Aku masih punya harapan. " batin Gladis masih dengan senyuman mengembang.


Hari pertama MOS pun selesai kegiatan MOS hari ini berjalan dengan lancar. Gladis dan Rey melangkahkan kakinya bersama menuju gerbang sekolah.


" Rey kamu pulang naik apa? tanya Gladis.


" hmmm.. Aku naik angkot. " jawab Rey.


" Aku juga mau naik angkot, ayo kita nunggu didepan sekolah. "


Rey mengikuti langkah Gladis setelah beberapa lama menunggu akhirnya angkot yang Gladis tunggu datang.


" Rey aku duluan ya itu angkot ke arah rumahku. "


Rey melihat angkot yang berhenti lalu dia tersenyum.


" Sepertinya rumah kita satu arah aku juga naik angkot ini, " jawab Rey.


"Benarkah Rey ?? Yasudah ayo kita masuk Rey. " Ajak Gladis.


Akhirnya mereka masuk kedalam angkot dan seketika angkot penuh karna memang jam pulang sekolah.


" Rey didepan itu rumahku, aku turun duluan ya. Apa kamu mau mampir? " tanya Gladis.


" Aku langsung pulang saja lain kali aku mampir."


" Oke Rey aku duluan turun ya, hati-hati dijalan Rey" teriak Gladis saat dia turun dari angkot.


Rey hanya tersenyum melihat tingkah Gladis.


___________________________________________________Jangan lupa tinggalin jejak yaa 😍😘


like and vote

__ADS_1


terima kasih


Ditunggu saran dan kritiknya 🤗🤗


__ADS_2