
Malam ini semua berbahagia terlebih lagi dengan Gladis dan Rey. Ardi yang melihat kebahagiaan mereka pun ikut senang, walaupun berat akan tetapi Ardi tetap merelakan Gladis bersama dengan Rey.
Ardi menghampiri Rey dan Gladis.
" Rey, selamat ya " ucap Ardi sambil menjabat tangannya.
Lalu Rey menepuk bahu Ardi, " Terima kasih ya. "
" Selamat Gladis " Ardi tersenyum ke arah Gladis.
" Terima kasih Pak Ardi " ucap Gladis tersenyum.
*****
Diatas pasir pantai ditemani dengan deburan ombak dan angin yang berhembus. Kini mereka berdua sedang menyusuri pantai menikmati malam yang indah, malam yang tidak dapat mereka lupakan.
Pasangan baru ini terlihat sangat bahagia, bahkan mereka selalu bergandengan tangan, seolah tidak dapat dipisahkan.
Terlihat jas milik Rey menutupi tubuh Gladis, untuk menjaga tubuh wanita yang dicintainya dari hembusan angin pantai.
" Aku sangat bahagia " ucap Rey lalu mencium tangan Gladis yang sedang digenggamnya.
" Aku juga sangat bahagia Rey " ucap Gladis tersenyum.
Rey menghentikan langkahnya, dan menatap Gladis.
" Kamu tahu sayang, berapa banyaknya rasa cintaku padamu? Rasa cintaku padamu sebanyak butiran pasir di pantai ini, tak dapat dihitung jumlahnya." ucap Rey.
Mendengar itu Gladis tersipu malu. " Aku juga sangat mencintaimu Rey " balasnya.
Rey mendekatkan dirinya, merangkul pinggang Gladis dan memeluknya. Gladis membalas pelukan Rey, " Tetaplah seperti ini apapun yang terjadi, karena kamu satu-satunya yang aku cintai." beberapa saat keduanya terlihat menikmati suasana.
" Rey, ayo kita kembali kesana " Gladis menunjuk kearah Shita, Romi dan Ardi berada.
Rey menganggukan kepalanya, lalu mereka kembali bergabung bersama yang lainnya. Terlihat Shita masih bernyanyi ditemani oleh Romi yang setia disebelahnya.
" Gladis, Rey ayo bernyanyi " ajak Shita saat melihat kedatangan keduanya.
" Aku tidak bisa " jawab Gladis. " Kamu saja ya Rey? " pinta Gladis manja.
" Apapun untukmu sayang " Rey mencium tangan Gladis.
" Yeeeey " semuanya bersorak menunggu Rey menyanyikan sebuah lagu untuk Gladis.
πΆπΆπΆπΆπΆπΆπΆπΆπΆπΆπΆπΆπΆ
Kesempurnaan Cinta
*Kau dan aku tercipta oleh waktu
__ADS_1
Hanya untuk saling mencintai
Mungkin kita ditakdirkan bersama
Merajut kasih menjalin cinta
Berada dipelukanmu
Mengajarkanku apa artinya kenyamanan
Berdua bersamamu
Mengajarkanku apa artinya kenyamanan
Kau dan aku tercipta oleh waktu
Hanya untuk saling mencintai
Mungkin kita ditakdirkan bersama
Merajut kasih menjalin cinta
Berada dipelukanmu
Mengajarkanku apa artinya kenyamanan
Berdua bersamamu
Mengajarkanku apa artinya kenyamanan
Tak pernah terbayangkan olehku
Bila kau tinggalkan aku*
***********
Rey menyanyikan lagu dengan suara yang sangat merdu, membuat Gladis terpaku melihatnya.
Saat akan menyelesaikan lagunya, Rey menarik Gladis kedalam pelukannya dengan mesra dan memberikan kecupan di keningnya. Semua yang melihatnya meras iri dibuatnya.
" Apa kita akan selalu melihat adegan romantis seperti ini? " tanya Shita.
Rey dan Gladis menoleh dan mereka terkekeh mendengar pertanyaan Shita.
" Sepertinya begitu " ucap Gladis masih ada dalam pelukan Rey.
" Astaga mereka pasangan baru sayang " ucap Romi.
" Apa kamu juga mau aku peluk terus sayang? " tanya Romi menggoda.
__ADS_1
" Maaaau " ucap Shita sambil mengerucutkan bibirnya dengan manja.
" Kemarilah " Lalu Romi menarik Shita langsung kedalam pelukannya memeluk erat tubuhnya.
Ardi yang melihat kejadian romantis didepannya rasanya sangat menyakitkan, jiwa jomblonya tersakiti.
" Baiklah, aku tidak ingin melihat semua drama ini. Sebaiknya aku pergi " ucapnya dengan nada sindiran.
Lalu mereka semua tertawa. " Sebaiknya kau cepat-cepat mencari pacar Di " ucap Rey.
Ardi hanya tersenyum menanggapi ucapan Rey.
" Aku akan pergi duluan ke hotel, nikmatilah malam kalian disini" ucap Ardi sambil melambaikan tangannya.
******
Setelah puas menikmati malam ini, akhirnya mereka memutuskan untuk kembali ke hotel. Gladis meminta Shita untuk satu kamar dengannya. Rey dan Romi mengantarkan para wanitanya sampai depan kamar.
" Selamat malam sayang " ucap Rey sambil mencium kening Gladis. " Istirahatlah kamu pasti lelah."
" Kamu juga istirahat ya Rey " balas Gladis yang masih dalam pelukan Rey. Rey hanya membalas dengan anggukan.
Begitu juga Romi yang berpamitan dengan Shita.
" Kamu istirahat ya sayang " Romi mendaratkan bibir nya di kening Shita.
" Byeeee " ucap Rey dan Romi meninggalkan Gladis dan Shita.
Setelah kepergian Rey dan Romi. Gladis dan Shita langsung masuk kedalam kamar, mereka segera merebahkan dirinya di atas tempat tidur.
" Taaaaa.. Lo masih utang penjelasan sama gue " ucap Gladis sambil melirik ke arah Shita.
" Penasaran banget sih kayanya Ny. Rey Aditia Pratama " ucapnya sambil terkekeh.
" Iya Taaa.. Ayo ceritain ko bisa tiba-tiba loe disini sih sama Ka Romi pula."
Kini keduanya merubah posisinya menjadi duduk diatas tempat tidur, Shita menceritakan awal mulanya Rey meminta untuk membantunya menyatakan cinta kepada Gladis. Dimulai dari menanyakan apa kesukaannya selama 6 tahun terakhir selama mereka terpisah dan menanyakan hal-hal kecil lainnya tentang Gladis. Setelah itu, Rey meminta Shita untuk membantunya mempersiapkan kejutan malam ini. Tentu saja momen ini tidak ingin dia lewatkan sendiri, jadi dia mengajak serta Romi.
" Begituuu Diss, ceritanya " ucap Shita mengakhiri ceritanya.
" Aaah makasih banyak ya Taaa," Gladis berhambur memeluk Shita. " Gue seneng banget hari ini " ucapnya.
" Gue juga seneng liat loe seneng, tapi lebih seneng lagi gue denger loe enggak jomblo lagi " ucapnya sambil terkekeh.
Segera Gladis melepaskan pelukannya. " Huh, rese loe Taaa " lalu mereka tertawa bersama-sama.
Bersambung.........
__________________________________________
__ADS_1
Jangan lupa Like
Jangan lupa Comment dan vote yaaa π€