
Mengawali kehidupan berawal dari setitik cahaya pagi hari yang mampu memberi kehangatan hingga memenuhi seisi bumi. Udara pagi yang menyejukan hati seolah memberikan semangat untuk memulai aktifitas di pagi hari. Seperti pagi ini Rey telah bersiap untuk pergi ke bandara, setelah semalam dia mengantarkan Gladis pulang. Senyumannya terus terlihat di sudut bibirnya, seolah tidak ada satupun hal yang bisa membuat suasana hatinya buruk. Obrolan hangat bersama Gladis mampu memberikan semangat tersendiri untuknya mengawali pagi. Untuk saat ini dia tidak mau terburu-buru dia akan menikmati masa-masa dimana dia bisa kembali dekat dengan Gladis setelah 6 tahun lamanya berpisah.
" Selamat pagi, jangan lupa sarapan " Rey mengirimkan pesan singkat untuk Gladis dengan wajah yang selalu tersenyum. Seolah Gladis ada dihadapannya. " Ah aku sangat merindukan senyumannya " gumam Rey.
Ting Tong... Ting Tong.. Suara bel apartemennya berbunyi. " Sepertinya itu Ardi " ucap Rey.
Rey segera membuka pintunya.
Cekleeek...
" Rey, apa kamu sudah siap? " tanya Ardi.
" Sudah, kita bisa berangkat sekarang " ucap Rey sambil membawa kopernya. Mereka pun akhirnya keluar dari apartemen dan menuju ke mobil.
🍀Rumah Gladis 🍀
Gladis terlihat sedang siap-siap untuk berangkat ke kantor. Hari ini sepertinya Gladis kurang bersemangat, karena dia tidak akan bertemu dengan Rey. Akan tetapi, dia juga merasa senang karena hubungannya dengan Rey kian membaik. Sejak tadi malam saat Rey mengantarnya pulang, mereka mengenang masa dimana mereka saat dulu bersahabat. Kecanggungan diantara mereka sedikit demi sedikit kian memudar. Saat Gladis akan menuju ruang makan, tiba-tiba ada pesan masuk.
" Rey " Senyumnya mengembang saat membaca pesan masuk dari Rey. Gladis segera menuju ruang makan dengan senyum yang terus mengembang di wajah cantiknya.
" Selamat pagi mah, pah" Gladis menyapa kedua orangtuanya.
" Selamat pagi sayang " jawab Nadia dan Rendi.
" Waah.. Waah.. sepertinya ada yang sedang senang?" tanya Nadia.
" Hehehe, enggak ko mah " jawab Gladis terkekeh lalu duduk disebelah Nadia.
" Semalam kamu pulang sama siapa? " tanya Rendi.
Gladis yang mendengar pertanyaan papanya sontak tersipu malu.
" Anu pah, Gladis dianter pulang Rey " jawabnya malu-malu.
" Reey?? " tanya Nadia dan Rendi bersamaan.
" Ehheehhee.. Apaan sih, mah pah sampai barengan gitu? kaget banget kayanya " Gladis terkekeh.
__ADS_1
" Yaa iyalah mama kaget, ko bisa kamu diantar Rey?" tanya Nadia.
" Ya bisalah mah, Rey kan sekarang bos Gladis " jawab Gladis masih dengan senyumannya.
" Iya maksud mama bukannya kamu selalu menghindar dari dia, karena dia tunangannya Bianca" tanya Nadia hati-hati.
" Hmmmm.. Ceritanya panjang mah, pah. Nanti Gladis pasti cerita. Tapi enggak sekarang ya, Gladis lapar " ucapnya sambil memegang perutnya.
" Ya ampun, ya sudah sayang kita saparan dulu" ucap Rendi. " Papa juga lapar " sambil terkekeh.
Akhirnya mereka menikmati sarapannya. Setelah selesai sarapan Gladis berpamitan kepada kedua orangtuanya.
" Mah, pah Gladis pergi dulu ya " pamitnya sambil berdiri dan mencium tangan kedua orangtuanya.
" Hati-hati sayang, inget kamu masih hutang penjelasan sama mama papa." ucap Nadia.
" Ehhehehe.. Siap boos " jawab Gladis. Setelah berpamitan Gladis segera berangkat ke kantor. Didalam taksi online yang sudah dipesannta tadi, Gladis mengeluarkan ponselnya dari dalam tas. Dia mengetik pesan untuk Rey.
" Selamat pagi juga Rey, kamu juga jangan lupa sarapan " Gladis mengirimkan pesannya.
🍀Di Dalam Mobil Rey 🍀
Rey masih memegang ponselnya, menunggu pesan yang sangat diharapkannya. Tak berselang berapa lama, ponselnya berbunyi menandakan pesan masuk. Buru-buru Rey membuka pesannya, seketika sudut bibirnya mengembang sempurna karena mendapatkan balasan pesan dari Gladis.
" Aku akan sarapan setelah sampai bandara, apa kamu sudah berangkat kerja? Hati-hati ya ❤ " Rey mengirimkan pesannya lagi.
🍀 Gladis 🍀
Gladis masih duduk di kursi penumpang, ponselnya sengaja dia pegang. Tak lama setelah dia mengirim pesan kepada Rey, akhirnya ada balasan pesan dari Rey, senyumanya selalu terlihat diwajah cantiknya. Apalagi Gladis melihat pesan berbentuk hati yang dikirimkan Rey. " Astaga hatiku selalu berdebar " batin Gladis.
" Aku sudah dijalan menuju kantor, baiklah terima kasih Rey. Safe flight " jawab Gladis.
🍀 Rey 🍀
Rey menerima kembali pesan dari Gladis lalu segera membalasnya.
" Terima kasih Gladis. Selamat bekerja, aku merindukanmu ❤ "
__ADS_1
Rey memasukan ponselnya kedalam tas karena dia sudah sampai di bandara, sebelum Rey akan check in pesawat mereka menyempatkan untuk sarapan. Mengingat saat sampai di Bali mereka akan langsung menuju ke lokasi proyek pembangunan hotel.
🍀 Gladis 🍀
Setelah membaca pesan dari Rey, Gladis tersipu malu. Mungkin saat ini mukanya akan terlihat merah, "Aku juga merindukanmu Rey" batinnya. Tanpa terasa Gladis sudah sampai di kantornya, dia turun dari taksi online lalu masuk kedalam gedung Pratama Group. Saat akan masuk kedalam gedung tiba-tiba Shita memanggilnya.
" Diiis tunggu " teriak Shita yang juga baru sampai.
" Yaa ampun Taa, bikin gue kaget aja" jawab Gladis.
" Yaelah pagi-pagi dah ngelamun ya loe, gara-gara ditinggal yayang ke Bali ya" ucap Shita meledek.
Shita memang tahu dari Gladis bahwa Rey akan ke Bali selama tiga hari. Saat kemarin Shita mengajak Gladis pulang kerja bersama. Gladis menolaknya karena masih ada pekerjaan yang harus dia selesaikan untuk keperluan Rey ke Bali.
" Shuuuut... Apaan sih Taa pagi-pagi udah ngomong aneh-aneh aja " Rasanya Gladis ingin menutup mulut Shita karena tidak mau ada kesalahpahaman lagi dari orang-orang yang mendengarnya.
" hahahaa " Shita tertawa melihat gladis kesal.
" Gue duluan ya Diss " pamit Shita saat pintu lift terbuka di lantai ruangan kerjanya.
" Oke Taa, sampe ketemu makan siang " ucap Gladis.
Lift berhenti dan terbuka di lantai 20, Gladis keluar dari lift dan menuju meja kerjanya, Gladis melihat ke arah ruangan kerja Rey.
" Aah sepi sekali, tiga hari ini aku tidak bisa melihatnya" batin Gladis.
_________________________________________________
Hai Readers..
Maaf karena sedang ada kesibukan didunia nyata jadi updatenya telat. Biar author tambah semangat mohon jangan lupa
LIKE
COMMENT
VOTE YAA..
__ADS_1
TERIMAKASIH ❤