Cerita Cinta Anak Muda

Cerita Cinta Anak Muda
Kamuu!!


__ADS_3

Sore ini Rey memanggil Ardi keruangannya untuk melaporkan kemajuan penyelidikan kasus dengan PT. Pesona Bintang.


Toook.. Toook... Toook...


Suara ketukan pintu terdengar, " masuk " ucap Rey.


Terlihat Ardi masuk kedalam ruangan Rey, lalu duduk di depan Rey.


" Bagaimana hasilnya? apa kau sudah menemukan bukti kejanggalannya?" tanya Rey.


" Aku sudah menyuruh orang kepercayaanku untuk menyelidikinya, tapi memang ini kesalahan perusahaan kita Rey. Mereka tetap akan membatalkan kontrak yang sedang berjalan dan perusahaan kita akan rugi besar karena pemutusan kontrak ini." jawab Ardi.


" Apa kau yakin?? " tanya Rey lagi.


" Aku yakin " Ardi menyakinkan.


" Baiklah, aku akan memikirkan solusi lain. Tolong atur pertemuanku dengan pemilik PT. Pesona Bintang, aku yang akan mengurusnya. " ucap Rey.


" Tapi Rey? Aku sudah mengurusnya dan ini murni kesalahan perkerja kita."


" Aku tahu tapi aku tetap ingin bertemu, buatkan jadwal bertemu dengan pemiliknya besok siang. " ucap Rey menegaskan.


" Hmmmm. Baiklah Rey, kalau begitu aku permisi. " ucap Ardi.


Rey hanya menganggukan kepalanya melihat Ardi keluar dari ruangannya. Setelah itu dia menelepon seseorang dan berbicara serius dengannya.


Waktu menunjukan pukul 19.00 terlihat Rey sedang mengemasi barangnya dan bersiap untuk pulang.


Rey keluar dari ruangannya dan mendapati Gladis yang juga tengah bersiap untuk pulang.


" Sayang, ayo kita pulang. " ucap Rey


" Tunggu sebentar, aku akan membereskan dokumen ini lebih dulu. " jawab Gladis.


Setelah menunggu sekitar 5 menit akhirnya Gladis selesai. " Rey, aku sudah selesai, ayo kita pulang. " ajak Gladis.


Rey yang tadi duduk memperhatikan Gladis kini berdiri menatap Gladis.


" Kamu pasti lelahkan sayang?" Rey menarik tangan Gladis sehingga badan Gladis mendekat. Segera Rey memeluk pinggang Gladis. Rey membereskan anak rambut Gladis kebelakang telinganya. Lalu menatap Gladis dengan penuh cinta. " Nanti jika kita sudah menikah, kamu tidak perlu capek bekerja seperti ini, cukup diam dirumah dan menungguku pulang kerja. Oke." Rey semakin mengeratkan pelukannya dan perlahan mencium kening Gladis.


Gladis yang diperlakukan sangat lembut hanya diam dan menikmati setiap perlakuan Rey.


" Eheeem " tiba - tiba terdengar suara Ardi mengganggu aktifitas mereka.


Gladis segera memundurkan tubuhnya.


" Maaf aku tidak bermaksud mengganggu kalian." ucap Ardi.


Gladis hanya menunduk malu, berbeda dengan Rey yang nampak biasa saja.


" Kau belum pulang? " tanya Rey.


" Ini aku sudah mau pulang, kalau begitu aku pulang duluan Rey. " ucap Ardi. Sekilas Ardi melihat kearah Gladis yang terlihat masih menunduk.

__ADS_1


Selepas Ardi pergi, Gladis memukul lengan Rey.


" Awww " Rey mengaduh berpura-pura sakit akan pukulan Gladis.


" Maafkan aku, apa sakit? Maaf aku hanya kesal. Lain kali jangan menciumku di kantor okee. Aku malu kalau ada yang melihatnya. " ucap Gladis sambil memajukan bibirnya.


Rey yang gemas melihat kelakuan Gladis ingin semakin menggodanya.


" Tapi jika aku melakukan hal itu di ruanganku dan tidak ada yang melihatnya, kamu maukan? " ledek Rey.


Gladis yang tersipu malu memalingkan wajahnya, lalu melangkah mendahului Rey. "Sudahlah, ayo kita pulang " ajak Gladis.


Rey yang gemas dengan tingkah Gladis hanya tersenyum dan mengikuti langkah Gladis yang terlebih dahulu meninggalkannya.


Malam itu seperti biasa Rey mengantarkan Gladis terlebih dulu pulang kerumahnya. Dalam perjalanan Rey mengajak Gladis makan malam terlebih dulu.


" Sayang, kita makan malam dulu ya baru setelah itu aku antar pulang. Kamu mau makan apa? " tanya Rey.


" Hmmmmm.. Aku mau makan nasi goreng yang pedas Rey. "


" Oke, kita cari restauran yang menjual nasi goreng yang enak. " jawab Rey.


" Tidak usah mencari restauran, didepan sana ada gerobak penjual nasi goreng enak. Aku sering makan disana, kamu pasti suka. " Gladis mengatakannya dengan wajah berbinar.


" Siap tuan putri "


Sesampainya di depan gerobak penjual nasi goreng yang sederhana, Rey turun terlebih dahulu dan membukakan pintu untuk Gladis. Terlihat memang cukup ramai disana, aroma wangi nasi goreng menyeruak membuat perut terasa semakin lapar.


Rey hanya mengganggukan kepalanya dan tersenyum. Gladis menghampiri penjual nasi goreng dan memesan dua porsi nasi goreng dan 2 gelas jeruk hangat. Gladis mengedarkan pandangannya mencari tempat duduk yang kosong.


" Rey, kita duduk disana saja." Gladis menunjuk tempat kosong disana. Segera mereka duduk dengan posisi mereka berhadap-hadapan.


Di depannya ada dua orang remaja memperhatikan Rey. Mereka terlihat genit bahkan terkesan menggoda Rey. Rey yang melihatnya tampak risih, akan tetapi kedua remaja itu semakin menggoda Rey.


" Halo kaka ganteng, boleh kenalan gak? " salah seorang dari mereka berani mengajak Rey berkenalan.


Rey hanya menatap dalam diam, Gladis yang melihat itu hanya menahan tawa. Rey yang melihat Gladis malah menertawakannya timbul perasaan ingin mengerjainnya.


" Haloo, ade manis aku Rey. Siapa namamu? " ucapnya sambil melirik kearah Gladis.


Gladis yang terkejut dengan reaksi Rey, langsung memajukan bibirnya merasa kesal. Dia melipat kedua tangannya dan memasang wajah marah. Rey yang melihatnya dibuat gemas dan menahan senyum.


" Namaku Ririn, kaka ganteng dan ini temanku Asri " jawab remaja itu. Mereka berdua terlihat sangat senang dengan respon Rey. " Boleh minta nomor hpnya enggak kaka ganteng? " tanya Ririn.


Mendengar pertanyaan itu, Gladis membulatkan matanya. Lalu membuang mukanya kearah lain.


" Lucunya dia sedang cemburu. " batin Rey


" Maaf ya ade manis, kalau itu tidak bisa kaka kasih. Karena kaka sudah punya pacar. Pacar kaka yang disebelah kamu, cantik bukan? Kaka sayang banget sama pacar kaka." jawab Rey sambil melihat kearah Gladis.


Gladis yang tadinya memalingkan wajahnya kini melihat ke arah Rey. Mukanya merona mendengar perkataan Rey. Rey yang melihatnya tersenyum.


Dua remaja yang melihat Rey dan Gladis saling berpandangan tampak kesal.

__ADS_1


" Huh dasar, cantikan juga kita " salah satu dari mereka menggebrak meja dan meninggalkan Rey dan Gladis yang akhirnya mereka tertawa melihat kelakuan kedua remaja itu.


" Rey kamu membuat mereka kesal " ucap Gladis.


" Anak-anak sekarang terlalu berani, padahal mereka taukan aku datang kesini bersama kamu sayang. Masih saja mereka berani menggodaku. " ucap Rey.


" Tapi tadi kamu terlihat menikmati godaan mereka." Gladis memajukan bibirnya.


" Kamu cemburu??" tanya Rey.


" Ceee.. Cemburu... Tidaaak!! " Gladis membuang mukanya.


" Hmmmmm... Baiklah kalau begitu. Aku kira kamu cemburu.. " Jawab Rey santai.


" Tidak, kenapa aku harus cemburu " Gladis masih memalingkan wajahnya tidak mau menatap Rey.


Rey meraih tangan Gladis, " Cemburu juga enggak apa-apa ko sayang, artinya kamu sayang sama aku. " Goda Rey.


" Eheeem, ini nenk nasi gorengnya. " ucap penjual nasi goreng.


Gladis yang salah tingkah langsung menarik tangannya dari genggaman Rey. " Terima kasih pak " ucap Gladis saat nasi gorengnya sudah diletakan di atas meja. Rey tersenyum melihat Gladis yang masih salah tingkah.


" Sudah ayo dimakan nasi gorengnya, kenapa masih menatapku seperti itu. " ucap Gladis.


Rey tersenyum dan mulai makan nasi goreng.


Setelah selesai makan, Rey segera mengantar Gladis pulang kerumahnya. Sesampainya dirumahnya, Rey segera membukakan pintu mobil untuk Gladis.


" Rey, kamu mau mampir dulu? " tanya Gladis.


" Ini sudah malam, ada beberapa pekerjaan yang harus aku kerjakan."


" Baiklah, kamu hati-hati ya. " ucap Gladis.


Rey mendekat, lalu mencium kening Gladis. "Selamat malam sayang, selamat beristirahat. "


Gladis tersipu malu, detak jantungnya berdebar sangat hebat. " Selamat malam juga Rey, selamat beristirahat. Hati-hati dijalan " ucap Gladis.


Rey masuk kedalam mobil dan melajukan mobilnya. Ketika mobil Rey sudah tidak terlihat, Gladis hendak masuk kedalam rumah.


Tiba - tiba tangannya ditarik kasar oleh seseorang. Gladis menoleh dan betapa terkejutnya.


" Kamu !! "


Bersambung....


________________________________________________


Jangan lupa like...


Jangan lupa comment...


dan Vote yaaa....

__ADS_1


__ADS_2