CINTA , LUKA Dan NERAKA

CINTA , LUKA Dan NERAKA
Mendadak Jadi Detektif


__ADS_3

📚SELAMAT MEMBACA📚


Ditunggu taburan sesajennya ya baik VOTE, GIFT Rate bintang 5, serta Like dan Komen positif kalian para pembaca setiaku. Biar aku makin semangat lanjutin cerita Safira. Terimakasih semua.


3S ( Salam Sayang Safira )


*******


Dimas melakukan apa yang diperintahkan Tyo beberapa waktu lalu untuk menyelidiki calon istri yang disodorkan oleh kedua orang tuanya alias calon menantu pilihan mama dan papanya itu.


Tyo lelaki hatinya yang masih beku akan kehadiran wanita dalam hidupnya terutama soal cinta. Sudah lama hatinya tumpul akan kedua hal tersebut. Seakan sudah mati rasa dan dirinya berkubang dalam pekerjaan saja sudah cukup membuatnya bahagia.


Namun jauh dalam dirinya ia merindukan akan dicintai dan mencintai. Akan tetapi rasa itu seolah ditampiknya dan dienyahkan jauh dari angan karena ia tak mau jatuh untuk kedua kalinya dalam sengsara nestapa cinta.


Kerja Kerja dan Kerja merupakan kesehariannya yang tak kenal lelah untuk mengisi kekosongan hatinya. Namun Tyo lupa akan adanya Sang Pemilik Kehidupan yang pandai membolak balikkan hati manusia serta sifat manusia menjadi lebih baik.


Dimas begitu tercengang menemukan beberapa fakta tentang Safira sesungguhnya. Ada 2 hal yang ia temukan dalam pencariannya jati diri Safira dan keluarganya secara lengkap. Hal pertama ya Safira alias Fira adalah orang yang sama.


Calon istri yang digadang-gadang oleh Mama Tyo itu merupakan gadis yang pernah tak sengaja menabrak mobil mewah Tyo dan proses ganti rugi diantara keduanya masih berlangsung. Fakta kedua sungguh Dimas menelan salivanya dalam dan menghela nafasnya.


Dalam benak Dimas, lelucon takdir apakah ini. Ia tak habis pikir jika Tuhan akan mempertemukan mereka dalam suatu pertemuan tak terduga bahkan keduanya akan terikat dengan sebuah takdir pernikahan di atas sebuah perjodohan.


Apakah ini yang namanya jodoh atau hanya suatu garis takdir yang entah ke depan akan seperti apa. Sungguh Dimas tak bisa membayangkan bagaimana jika keduanya sampai mengetahuinya. Dirinya tak ingin merusak kebahagiaan keduanya jika memang mereka berdua berjodoh.


Biarkanlah tangan Tuhan nanti yang bekerja, pikir Dimas. Ia tak ingin merusak semua suasana bahagia ini. Sebagai sahabat baik Tyo, Dimas juga ingin melihat sahabatnya itu menikah dan membahagiakan kedua orang tuanya.

__ADS_1


Drrttt...drttt...ponsel Tyo di nakas berdering. Hari sudah menunjukkan pukul 10 malam.


"Hmm.. apa Dim?" tutur Tyo.


"Info tentang calon istri lu sudah ada di gue, lebih enak ketemuan langsung buat jelasinnya" ucap Dimas.


"Ok, ketemu di apartemen pribadi gue aja, sekarang gue lagi di apartemen bukan di mansion" ucap Tyo.


"Siap bos, jangan lupa bayarin biaya kencan gue malam ini ya ke madam Ratu haha" kelakar Dimas.


"Dasar asisten kurang garam kayaknya lu perlu ke dokter deh bro" ledek Tyo.


"Iya gue butuh dokter urut nih buat urut mijitin adik gue yang cenut cenut minta asupan" ucap Dimas makin somplak.


"Enak aja, lu yang main kelereng gue yang bayarin. Enak di lu kagak enak di gue dong , dasar buaya Afrika" ucap Tyo kesal.


"Siap , air putih ma kerupuk banyak disini Dim" ledek Tyo.


"Dasar bos pelit, bye tut..tut .."


"Kalau bukan asisten sekaligus sahabat gue ,ini orang sudah gue pecat dari jaman dinosaurus belum lahir, huft dasar sembarangan mutusin telepon gue. Awas aja kalau informasinya gak lengkap nanti, gue ikutin khitan massal biar torpedonya makin imut haha".


Tak Lama, Dimas pun tiba di Apartemen Tyo dan menyampaikan hasil penyelidikannya bahwa Safira bersih dan ia gadis baik-baik. Saat ini tak punya kekasih ataupun mantan kekasih karena Safira memang tak pernah pacaran dengan siapapun walau banyak lelaki yang menyukainya.


Dimas pun menyampaikan kedua orang tua Safira sudah meninggal namun Dimas tak mengatakan detail karena Tyo sudah menginterupsinya karena kisah orang tua Safira , Tyo sudah tahu dari sang mama.

__ADS_1


Dunia ternyata sempit sekali sehingga membuatnya harus bertemu dan akan dijodohkan dengan gadis ini. Padahal yang lalu ia sempat menghina gadis ini dengan kata-kata cukup menyakitkan dan hingga sekarang Tyo pun belum pernah mengucap maaf pada Safira.


Ia terlalu gengsi mengatakan sebuah kata maaf apalagi menurutnya yang ia lontarkan juga sah sah aja tak ada salahnya.


Sebuah pepatah mengatakan " Kita berdiri sama dan duduk juga posisi sama di mata Tuhan jadi ketika masih memiliki waktu dan kesempatan ucapkanlah kata maaf jika memang salah atau merasa gundah di hati karena jangan sampai saat orang itu pergi baru kita akan mengucap maaf pada angin yang membawanya pergi dari hadapan kita dan hanya ada sebuah penyesalan".


"Harta kita juga tak akan berkurang porsinya hanya karena sebuah kata MAAF".


Setelah bercerita panjang lebar dengan Dimas, membuat seorang Tyo tersenyum tipis namun sesaat wajahnya kembali datar karena tak ingin Dimas memergokinya. Bisa turun harga dirinya jika kagum pada Safira sosok yang diceritakan Dimas panjang lebar tersebut.


Besok adalah pertemuan keluarga mereka untuk perkenalan dan membahas perjodohan keduanya. Tyo sudah menyiapkan sesuatu hal untuk Safira yang membuat gadis itu akan menerima perjodohan ini mau tak mau.


Tyo juga lelah terus dituntut menikah oleh sang mama sehingga kali ini ia akan mengiyakan permintaan sang mama walau hanya di mulut saja bukan dihatinya.


"Hati- hati bro nanti dari benci jadi cinta yang menuntut mengarah kebucinan yang hakiki, haha..." ledek Dimas.


"Dalam kamus Tyo tak ada yang namanya bucin ke wanita, kalau wanita bucin ke gue banyak dan lu tau sendiri" ucap Tyo.


"Oke lha bro, gue balik dulu karena sudah ada janji lagi" ucap Dimas.


"Besok Sabtu libur kerja, buru-buru amat biasanya lu inep di sini nemenin gue nobar" kata Tyo.


"Ini gawat darurat bro, adik gue udah minta asupan kan seminggu ini sibuk sama perjodohan lu sampai lupa gue kasih asupan. Kalau nanti lemah letih lesu tak berdaya apa lu mau tanggung jawab" ledek Dimas.


Kepalan tisu pun melayang di tubuh Dimas, lemparan dari Tyo yang gemas akan otak mesum asistennya satu ini.

__ADS_1


Haha.. kabur duluan sebelum dikejar kucing kawin...


__ADS_2