CINTA , LUKA Dan NERAKA

CINTA , LUKA Dan NERAKA
Binar Cinta


__ADS_3

📚SELAMAT MEMBACA📚


Ditunggu taburan VOTE, GIFT, Rate bintang 5, serta LIKE dan KOMEN positif kalian para pembaca setiaku. Biar aku makin semangat lanjutin cerita Safira. Terimakasih semua.


3S ( Salam Sayang Safira )


******


Tanpa aba-aba sang ular megalodon pun langsung melesat masuk ke rumahnya mencari rasa yang selama ini sudah membuatnya candu namun yang lalu ia tahan karena tak ingin membuat pemilik lapis legitnya terkapar di bankar rumah sakit. Namun kini karena pemiliknya sudah mengijinkan dan segel itu sudah terbuka sebelumnya maka memudahkannya untuk mengoyak, berputar-putar maupun berguling-guling di dalam sana.


Rasanya sungguh luar biasa legit, manis dan menjepit hingga batang ular megalodon pun makin tegak dan keras serta kokoh namun bukan tegak keadilan. Kini kedua insan tengah berusaha bersama mengayuh meraih puncak nirwana saling memberikan kenikmatan tiada tara karena mengayuh bukanlah sendiri tapi wajib berdua agar sama-sama seimbang dan saling berlari berkejaran dan tiba ditempat tujuan yang sama dengan orang yang sama pula.


Mulut Safira menganga bahkan matanya sudah sangat sayu namun keadaan di bawah sana terus mengobrak abrik pertahanan dirinya hingga membuatnya terus menerus mengeluarkan tinta bening dari tempat ular megalodon kini bersarang menandakan binar cinta itu seakan merekah seiya sekata mendekap mengeratkan pelukan hingga membuat gerbang rumah cinta makin terbuka lebar dan kunci rumahnya tengah menutupnya agar tak kemasukan angin di bawah sana.


Safira merasakan rumahnya penuh sesak akibat ukuran ular megalodon yang tak biasa bahkan gunung kemb@rnya kini juga nampak berbeda dahulu yang mungil kini makin membesar akibat di olah oleh si pemilik ular megalodonnya itu dengan kelincahan tangan dan mulutnya yang sudah seperti beo jika mengoceh namun menjadi pakar p3rsusu@n jika malam datang.


Ularnya terus memomp@, m3nyodok hingga menyentuh ujung rumahnya hingga bagian dalam yang tak berpintu lagi karena hanya ada satu pintu dari luar. Safira terus mend3s@h dan 3rangan kedua insan bersahut-sahutan macam konser di malam hari. Entah keesokan pagi apa ada serangan fajar kembali karena sang pemilik ular megalodon pasti tak akan mau jika hanya bermain kelereng satu kali pastinya ia ingin lebih dari sekali.

__ADS_1


Apalagi setelah ia merasakan menyesap buah melon dan lapis legitnya yang sungguh membuat ular megalodonnya tak mau keluar dari sarangnya maunya tidur di dalam sana saja katanya karena hangat jika tidur di luar hawanya dingin suka layu ularnya.


"Arggh...ahhh...mas aku gak tahan mau banjir" ucap Safira tercekat akan rasa yang membuncah hingga nafasnya naik turun tersengal namun bahagia.


"Aku juga mau sampai sayang..ah.. bersamaan ya biar jadi dedek bayi kita yang lucu-lucu" ucap Tyo sumringah walau mulutnya di atas juga bekerja *****@* terus bibir merah delima serta menyesap buah melon kembar wanita pujaan hatinya itu namun ular mealodonnya tetap berpacu dalam hingga membuat pemilik lapis legitnya mengeratkan pelukannya pada kedua bongk@han padat milik ular megalodonnya agar makin masuk dan menahan rasa yang tak ingin ia lepaskan.


Saatnya puncak nirwana datang dan keduanya mengeratkan pelukan serta pegangan masing-masing tanda tinta bening bukti binar cinta mereka akan segera keluar membasahi peraduannya.


"Arghhhh....Safira...eughh" lenguh Tyo yang disusul juga lenguhan Safira kala suaminya memberinya persembahan nikmat cinta padanya.


"Cup..makasih sayangku istriku ibu dari calon anak-anakku" ucap Tyo serasa mengecup seluruh wajah Safira.


"Makasih juga mas membuatku merasakan rasa yang tak terlupakan indahnya" ucap Safira mesra serasa mengecup sekilas bibir atas pemilik ular megalodon.


"Iya sayang, kapanpun kamu pengen lagi aku akan kasih service ke kamu yang memuaskan hingga kamu memintanya terus padaku" ucap Tyo menggoda.


"Ih mas, yang ada kamu terus yang mau bukan aku wleekk.." ucap Safira sambil menjulurkan lidahnya mengejek suaminya.

__ADS_1


"Haha...baru juga sekali nanti ya nambah lagi kan dedeknya belum jadi. Ya buat terus sampai jadilah, so kamu perlu siapkan stamina mulai sekarang sayang" ucap Tyo dengan senyum menggodanya.


"Mas, ularnya keluarin. Segera tidur aku mau ke kamar mandi" ucap Safira.


"Eits..kamu tak perlu bergerak karena aku yang akan bekerja. Nyonya ratu cukup diam cantik ya" ucap Tyo serasa bangkit dan langsung masuk ke kamar mandi menyiapkan peralatan perang membersihkan dirinya dan Safira.


Tak lama setelah membersihkan diri, keduanya tertidur pulas karena telah lelah bekerja malam hari mengusak sprei bersama kini berpelukan untuk menciptakan kehangatan tidurnya. Bahkan tadi ketika di kamar mandi kala Tyo menggendong dirinya bolak balik sungguh Safira dibuat malu hingga ia menutup wajahnya dengan kedua tangannya.


Bagaimana tidak malu sedangkan Tyo berlalu lalang dalam kondisi polos yang secara otomatis di bawah ular megalodonnya walau dalam kondisi tidur dengan posisi menggantung tetap membuatnya memiliki pesona tersendiri hingga membuat si pemilik lapis legitnya memerah bak kepiting rebus. Safira pun digendong dalam kondisi polos hingga membuatnya gemas dan mencubit pinggang suaminya itu.


Bahkan dalam kamar mandi, Tyo tak jijik membersihkan tempat lapis legit milik istrinya hingga bersih bahkan sesekali jari nakalnya menggoda membuat Safira melenguh.


Mereka berharap cinta semakin bersemi terang benderang bersinar sehingga binar-binar cinta yang awalnya redup dan kosong namun kini sudah mulai bersemi dan tampak nyata bukan fatamorgana.


"Frans setelah kontrak ini selesai, aku ingin mengambil cuti panjang dulu untuk pulang ke Indonesia. Tolong kamu siapkan segala keperluanku ya" ucap wanita yang masih terobsesi dengan Tyo hingga kini.


💋Selamat Hari Jumat💋

__ADS_1


__ADS_2