
📚SELAMAT MEMBACA📚
Ditunggu taburan VOTE, GIFT, Rate bintang 5, serta LIKE dan KOMEN positif kalian para pembaca setiaku. Biar aku makin semangat lanjutin cerita Safira. Terimakasih semua.
3S ( Salam Sayang Safira )
******
Ceklek...
Niat hati memberikan kejutan makan siang pada suaminya justru dirinya yang mendapat jackpot kejutan balik hingga menyayat sembilu.
Ia melihat suaminya tengah duduk di kursi kebesarannya lalu seorang wanita menghadap di depan suaminya dengan jarak yang sangat dekat dan sedikit berjongkok memajukan tubuhnya ke tubuh suaminya dan yang membuat Safira tak habis pikir siapa wanita di depan suaminya itu karena yang pasti bukan sekretaris suaminya yang baru bernama Niken.
Dikarenakan Linda memutuskan resign mendadak sehingga mau tak mau suaminya mencari sekretaris baru dan Niken lah yang lolos sebagai sekretaris suaminya kini. Wanita bersuami yang sudah memiliki dua orang anak dan sudah punya pengalaman menjadi sekretaris juga sebelumnya.
Ia sangat kenal postur tubuh Niken sehingga ia menilai dari atas hingga ke bawah wanita di depan suaminya pasti bukan wanita baik-baik karena ke kantor orang di siang bolong begini pakai pakaian sexy seperti kurang bahan saja.
Brakk...
Kotak makan siang yang dibawa Safira terjatuh sehingga membuat suaminya dan wanita itu langsung melihat ke arahnya.
__ADS_1
"Sayang kamu di sini?" tanya Tyo.
"Iya aku di sini Mas, memangnya tak boleh ya seorang istri membawa bekal makan suaminya ke kantor?" tanya Safira dengan nada kesal sambil memandang jengah pada suami dan wanita di depannya ini yang mirip calon rubah betina.
"Astaga salah bicara deh gue ini. Bisa berabe kalau begini nanti ular megalodonku bisa puasa 40 hari 40 malam nih" gumam Tyo dalam hati.
"Aku rindu padamu sayang. Kamu jangan salah paham dulu ya dengan wanita di depanku ini. Dia tak ada hubungan apapun sama aku. Bahkan aku mau menyuruh dia pergi tapi malah sengaja menjatuhkan kopiku sehingga kena kemejaku. Dia tadi mau membersihkan tapi aku berusaha nolak lalu kamu datang. Jangan salah paham denganku yank" ucap Tyo dengan nada sendu namun serius.
"Urusan kita selesaikan di rumah saja Mas. Kamu tahu kan resikonya jika main api denganku" ucap Safira menatap suaminya tajam.
"Gleeekk.." Tyo menelan salivanya menatap istrinya penuh kecemasan.
"Perkenalkan saya Safira istri Sah dari Pancagalib Adi Bramantyo Sasongko. Kalau boleh tahu Anda siapa dan ada kepentingan apa dengan suami saya sehingga mengganggu acara makan siang kami?" tanya Safira penuh selidik dan sinis.
"Dasar rubah betina licik suka mengganggu suami orang saja. Apa s3l@ngk@ngannya sedang gatal dan kering kerontang karena lub@ngnya lama tak di colok sehingga butuh belaian dari suami orang" gerutu Safira dalam hati sambil memindai Gabriela dari ujung rambut ke ujung kakinya dengan sorot tajam.
"Oh aku baru tahu kalau ular megalodon lebih suka sama lub@ng yang longgar dan lub@ng diskonan yang bebas colok@n merk apapun jika mau masuk ke dalamnya daripada yang masih ori dan hanya tercipta untuknya saja tidak untuk merk colokan lainnya" ucap Safira dengan tegas.
"Eh enak saja sayang, aku gak suka sama yang k3ndor apalagi bekas orang banyak takut kena kuman seperti di lagu anak-anak yang liriknya bilang kata nenek bilang itu berbahaya. Aku tentu milih lapis legit milikmu yang manis menggigit hanya dibuat untukku saja jadi limited edition cuma satu-satunya di dunia ini tercipta untukku seorang" ucap Tyo manja seraya memeluk istrinya dari belakang dan menempelkan dagunya ke pundak istrinya serta mencium sekilas pipi Safira.
"Aduh Mama doain dari sana semoga jatah anakmu ini aman biar ular megalodonku tetap dapat asupan gizi. Moga singa betinaku yang cantik garang ini bisa melunak bin melumer marahnya" ucap Tyo dalam hati komat kamit seperti baca mantra Mbah dukun.
__ADS_1
"Ular megalodon? Apa itu?" tanya Gabriela yang mendadak jadi polos dengan ekspresi yang memang polos tentang ular megalodon dan itu membuat Safira tersenyum menyeringai.
"Kamu tanyakan saja sama suamiku apa dia bersedia meminjamkan ular megalodon peliharaannya untuk kamu jinakkan karena ular tersebut berbisa lahar putih panas kalau sudah menyembur dengan kuat" ucap Safira dengan tegas.
Gabriela yang tak mau berlama-lama di ruangan Tyo karena ia merasa rencana hari ini gagal maka ia bergegas keluar tanpa pamit . Ia sungguh terkejut akan reaksi istri Tyo yang tak mudah terpengaruh akan tingkahnya mendekati suaminya.
Awalnya tadi ia sengaja menumpahkan kopi ke kemeja Tyo dan berniat membersihkannya seraya meraba-raba titik sensitif laki-laki berharap Tyo tergoda namun Tyo segera menepisnya.
Saat Tyo akan bangkit dari duduknya ternyata Safira sudah melihat keadaan mereka yang seakan terpergok selingkuh jadi ia langsung memanfaatkan situasi tersebut dengan cepat menggunakan fitnahan perselingkuhan tapi tak ia duga bahwa istri Tyo orang yang cukup cerdas sehingga lebih membela Tyo daripada percaya omongannya. Maka ia berpikir hari ini cukup saja maka ia akan segera melanjutkan misi berikutnya.
Brakkk....
Gabriela pergi tanpa pamit dan menutup pintu cukup keras keluar dari ruangan Tyo. Saat keluar, ia berpapasan dengan Dimas dan Niken yang akan kembali ke ruangan kerja mereka selepas makan siang dari kantin. Namun Gabriela yang berjalan menuju Lift tak melihat akan keberadaan Dimas dari jauh.
"Astagfirullah...siang bolong begini ketemu rubah betina seperti hantu menakutkan saja dan pakaiannya sudah seperti saringan tahu ke kantor orang" ucap Dimas lirih.
Gabriela yang telah jauh pergi tak mendengar ucapan Dimas tersebut. Niken yang tak kenal dengan mantan kekasih Bosnya itu hanya menyimak dengan seksama dan tak cukup mengerti maka ia biarkan saja karena ia hanya mengurusi hal yang berurusan dengan pekerjaan kantor saja.
Ia sangat tahu batasan sebagai sekretaris jadi tak mau ikut campur ke ranah urusan pribadi bosnya. Selain takut dipecat ya menurutnya juga tak sopan karena tentu setiap manusia punya privasi masing-masing yang patut dihargai.
Suasana di luar yang panas karena terik matahari menyengat di siang hari tak kalah menyengat dengan suasana di dalam ruangan CEO Adi Corporation yang tertinggal berdua saja sepasang suami istri yang masing-masing menampakkan raut yang berbeda. Walau AC menyala begitu dingin tapi suasana panas ,mencekam seperti horor laksana sudah menaungi ruangan Tyo saat ini.
__ADS_1
Ada apa ya di dalam sana? Othor gak tahu lho. Mau intips dulu ahhh💋💋