
πSELAMAT MEMBACAπ
Ditunggu taburan VOTE, GIFT, Rate bintang 5, serta LIKE dan KOMEN positif kalian para pembaca setiaku. Biar aku makin semangat lanjutin cerita Safira. Terimakasih semua.
3S ( Salam Sayang Safira )
*********
Setelah berbincang cukup lama dengan Indri mengenai Tyo serta beberapa wejangan untuk Indri tentang acara buka gembok menuju gerbang nirwana cinta dan kedua sahabat tersebut tak sadar telah membuat kedua pria menunggu sangat lama. Satu pria adalah pengantin laki-laki pesta pernikahan yang di helat di hotel tersebut dan satunya adalah pria yang diam-diam menatap wajah istrinya yang sumringah dari kejauhan.
"Ndri, ini kado dariku dan wajib dipakai nanti mau tidur. Awas kalau gak dipakai nanti kamu aku arak keliling Bandung" ucap Safira cekikikan seraya memberikan sebuah kado dengan pembungkus bermotif love warna kuning cerah.
"Apa nih kadonya? Bikin meledak gak nih?" ucap Indri sambil menggoyang kado dari Safira untuk menebak apa isi di dalamnya.
__ADS_1
"Iya meledak seperti bom atom kacang garuda pastinya tapi yang buat ledakan senjata laras panjang milik Aa Bagasmu yang panjangnya sepanjang garis khatulistiwa itu dan pasti meledak di dalam jangan di luar nanti kedinginan terus menyusut jadi kisut senjatanya" ucap Safira sambil tertawa.
"Ih Safira kenapa bahas acara nanti malam bikin aku deg-deg an aja sih. Mau aku tunda dulu itu acara buka gembok cinta. Pasti sakit ya, arghhhh..takut" cicit Indri dengan wajah tegang membayangkan senjata laras panjang milik suaminya masuk ke lembah nirwananya.
"Sakit enak kok bikin semriwing dan ketagihan malah. Paling sakitnya di awal saja mirip kayak kamu digigit semut kok. Gak boleh ditunda ih dosa tahu, apalagi kalau Aa Bagas minta maka sebagai istri wajib kasih gak boleh nolak. Apa kamu mau Aa Bagas jajan di luar?" tanya Safira membuat Indri merinding disco.
"Kalau jajan beli snack gak apa-apa ke minimarket IndoApril tapi jajan yang di bawah perut ih amit-amit jangan sampai suamiku begitu. Mending aku ladenin dia dua puluh empat jam non stop daripada jajan begituan" ucap Indri seraya bergidik ngeri.
"Ya sudah aku pamit dulu ya karena sudah jam sepuluh malam takut gak dapat taksi kebetulan aku inap di hotel lain bukan di sini" ucap Safira.
"Nanti aku cerita lagi ke kamu tapi saat ini Aa Bagas sudah tak sabar menanti goyanganmu jadi aku tak mau jadi pengganggu pengantin baru yang akan tancap gas" ucap Safira sambil tertawa karena ia melihat gestur Bagas di ujung sana yang sudah seperti cacing kepanasan ingin ngamar saja.
Lalu Safira dan Indri berjalan menemui Bagas seraya berpamitan sekalian minta maaf karena telah menculik Indri untuk berbicara sehingga tanpa sadar lupa waktu. Bagas pun memaklumi dan selepas Safira pergi maka sepasang pengantin baru segera melangkah dengan pasti menuju kamar indah mereka yang telah disiapkan sang mempelai lelaki untuk istrinya dalam rangka acara membuka gembok.
__ADS_1
πππ
Safira berjalan menuju lift seraya menunduk sambil membuka tasnya guna mengambil ponselnya. Saat tengah menuju lift tiba-tiba ia dikejutkan akan suara sosok lelaki yang tengah dia bahas dengan Indri tadi. Otomatis ia mendongak dan langsung berhenti melangkah karena lelaki itu tengah berdiri di hadapannya dengan tatapan dinginnya seperti biasa namun dalam raut wajahnya ada tersirat suatu kesedihan mendalam dan penyesalan.
Deg..
"Apa urusanmu di sini sudah selesai?" tanya Tyo datar dan dingin namun sorot matanya terus menatap Safira tanpa berkedip.
"Sudah" jawab Safira singkat seraya menetralkan degup jantungnya karena ia tak menyangka suaminya saat ini sedang berdiri di hadapannya langsung.
Safira berharap tak bertemu suaminya di acara pernikahan Indri dan Bagas sehingga dia datang di jam malam karena acara malam untuk kerabat saja sedangkan teman di jadwalkan siang hari. Ia berpikir suaminya tak akan datang namun tebakannya salah.
Setelah sekian lama mereka berdua berpisah dan tanpa kontak apapun karena Safira menonaktifkan ponsel lamanya sejak keluar dari kediaman suaminya padahal rumah tempat mereka berdua tinggal selama ini sudah sejak awal pernikahan diatasnamakan milik Safira oleh Tyo tanpa sepengetahuan sang istri.
__ADS_1
πππ
Apa yang terjadi setelah pertemuan cinta keduanya? Simak terus kisah mereka menuju ending.