CINTA , LUKA Dan NERAKA

CINTA , LUKA Dan NERAKA
Ulah Mama


__ADS_3

📚SELAMAT MEMBACA📚


Ditunggu taburan sesajennya ya baik VOTE, GIFT, Rate bintang 5, serta LIKE dan KOMEN positif kalian para pembaca setiaku. Biar aku makin semangat lanjutin cerita Safira. Terimakasih semua.


3S ( Salam Sayang Safira )


*******


Di ruang makan Papa dan Mama Tyo tengah berdebat mesra, yang satu sibuk makan es krim sambil melihat berita di televisi yang tengah heboh kekerasan dalam rumah tangga viral melebihi viralnya harga cabai. Yang satunya merengek sudah gak tahan mau mencoba gaya baru cicak nungging dan cicak berendam.


"Ehm..es krimnya enak nih Pah, mau?" ucap Mama Tyo seraya menyodorkan es krim ke mulut Papa namun papa mencebik bibirnya mengerucut.


"Astaga, Papa kayak anak kecil saja. Cubit pakai jepitan penggorengan nih tuh bibir pakai dimonyongin segala" ucap Mama Tyo gemas.


"Sayang, kamu tega banget sih katanya janji mau praktikum, kok malah sibuk nonton berita unfaedah gitu malah makan es krim lagi huft" gerutu Papa Tyo.


"Papa tungguin gih di kamar dulu nanti mama susulin daripada disini ngomel terus" ucap Mama Tyo sambil menyendok es krim yang gak habis-habis.


"Gimana mau cepat habis itu es krim lah sendoknya pakai sendok teh yang kecil banget, padahal di dapur sendok makan berjejer. Sengaja ini mama hehe" ( kata othor )


"Beneran nih buruan susulin lho ma, keburu pusing Papa" ucapnya sambil berjalan menuju kamarnya.


"Iya ih Papa bawel deh kayak anaknya satu itu mulutnya bawel bin pedas" gerutu Mama.


Di Kamar pengantin baru baik Tyo maupun Safira terkejut bukan main karena kamar mereka dihias seperti kamar pengantin. Banyak bunga bertaburan serta hiasan yang membuat g@irah pengantin baru yang hobinya mengusak selimut.

__ADS_1


"Aku tidur di mana Mas?" tanya Safira lirih.


"Huft, ini pasti kerjaan Mama deh. Sampai sofa bed di kamar maupun sofa lainnya serta kursi di ambil. Ya mau gimana lagi ya kita terpaksa tidur di ranjang. Tenang saja, aku juga gak mau nyentuh kamu jadi kamu jangan khawatir berlebihan" ucap Tyo tegas.


"Ya aku gak khawatir kok sama Mas. Yang aku khawatirkan ada nyamuk seperti di Maldives lalu yang mendadak ninggalin gigitannya di leherku yang berujung aku harus pake baju berkerah buat nutupin bekasnya" sindir Safira.


Tyo menelan ludahnya namun ia tak menggubris ucapan Safira, ia berlalu masuk ke kamar mandi.


"Dasar laki aneh, dikira aku gak tahu apa bekas cup@ngnya di leherku. Katanya gak akan nyentuh aku, huft dasar" ucap Safira sambil cekikikan.


Safira menuju lemari pakaian karena Tyo sedang di kamar mandi, ia berniat akan ganti baju cepat di kamar saja. Namun ketika membuka beberapa lemari dan tak menemukan baju tidur yang cocok untuk dirinya.


Ia hanya bisa menganga melihat gantungan lingerie di dalam semua lemari. Lalu ia mengambil satu lingerie berwarna hitam dan membuka lebar seperti kain jala.


Ceklek...pintu kamar mandi terbuka


"Woho, kamu mau coba menggodaku dengan memakai itu?" sindir Tyo.


"Enggak, ini di lemari kenapa baju ini semua dan tak ada baju ganti lainnya. Apa aku harus pakai baju seperti ini, huft" ucap Safira sendu.


"Ah yang bener jangan ngaco deh" ucap Tyo.


"Iya Mas. Kamu lihat saja sendiri" ucap Safira.


Tyo pun memeriksa semua lemari di kamar maupun di ruang ganti ternyata tak ada satu baju pun punya Tyo maupun Safira yang layak pakai.

__ADS_1


Lemari pakaian Tyo kosong melompong hanya menyisakan sebuah boxer saja. Lemari milik Safira hanya menyisakan beraneka ragam lingerie baik warna dan bentuk model.


Saat ini, Tyo memakai kaos oblong polos dengan celana jeans pendek warna biru. Safira mengenakan gaun malam santai berwarna merah dengan beberapa aksen mutiara di depannya.


Ceklek..Ceklek...


"Ah sial. Pasti ini kerjaan Mama" gerutu Tyo karena ia tak bisa membuka pintu kamarnya yang mendadak terkunci dari luar.


Saat Safira dan Tyo sedang bingung bagaimana mereka harus tidur malam ini dengan kondisi canggung karena terjebak akibat ulah sang mama yang ingin pengantin baru tersebut segera mencicil dalam pembuatan adonan cucu untuk mereka.


Lain kondisi pada kamar si tersangka pembuat ulah yang justru sedang terjadi ajang tarik ulur mengalahkan lomba tarik tambang 17 Agustusan.


"Sayang, adik sudah pengen di urut nih sudah kenceng dari tadi" ucap Papa Tyo merayu Mama yang sedang menguap sepertinya pemilik lapis legit tengah mengantuk.


"Besok pagi abis subuh saja ya Pah, Mama ngantuk nih hoam..."ucap Mama Tyo.


Namun bukan Papa Tyo namanya kalau menyerah karena malam ini entah mengapa h@sratnya lagi menggebu ingin menyatu dengan sang istri.


Tangannya sudah menyelusup masuk ke baju tidur istrinya mencari sumber nutrisinya. Setelah menemukan ia langsung *3***** dan men@rik gemas pucuk m3r@h jambu itu.


"Ah....eumm..Papa ih gak sabaran ahh" d3s@h Mama Tyo.


"Papa kan sudah gak tahan Mah, pengen masukin mama. Sudah puasa dua mingguan gegara anakmu honeymoon jadi capek ngurus kantor gantiin dia" ucap Papa dengan nafas memburu.


"Sayang nungging yok biar cicaknya bisa enak m@suk" ucap Papa Tyo.

__ADS_1


Bagaimana kelanjutan atraksi cicak ini dan kesibukan kamar sebelah yang tengah memperkarakan baju hingga ke meja hijau. Simak terus ya...


__ADS_2