
Setelah menyelesaikan pekerjaan nya, Farid bergegas keluar ia ingin menjemput Arika, Arika menunggu di depan gerbang kampus. Setelah Farid datang mereka melaju hendak makan siang di Restauran langganan Farid.
Mereka memesan makanan, sesekali mereka tanpak bergurau tersenyum dan tartawa. Bak pasangan yang saling mencintai, setelah makanan datang mereka makan sambil sesekali saling suap-suapan.
Mereka benar-banar tanpak bahagia, tanpa mereka sadari di sudut Restauran ada sepasang mata yang menatap tidak suka.
"Baru beberapa bulan aku pergi kau sudah melupakan ku Mas, aku akan merebut mu kembali, lihat saja," gumam nya pelan sambil mengepalkan tangan nya. Ya dia adalah Ariana.
Selesai makan mereka langsung pulang menuju ke rumah. Ariana mengikuti mobil mereka, dia ingin tahu di mana mereka tinggal. Ariana merasa jalan nya tidak asing.
Sesampai nya di rumah Farid turun dari mobil lalu membukakan pintu Arika.
"Silahkan Tuan Putri," Ucap Farid seperti seorang pelayan.
"Pa'an sih Mas, aku bisa sendiri." Arika merasa perlakuan suami nya berlebihan.
Ariana mengepalkan tangan nya geram. Ia cemburu melihat kebersamaan Arika dan Farid.
Ariana pulang ke rumah orang tua nya. Dia masih terlihat kesal. Mama nya yang melihat Ariana langsung menghampiri nya dan bertanya, "kenapa sayang, kok wajah nya gak enak di lihat?"
__ADS_1
" Ma, Ariana fikir Ariana bisa melupakan Farid. Tapi ternyata Ariana gak sanggup Ma." Dia berkata dengan mata berkaca-kaca.
"Kamu belum berusaha sayang. Adik mu sudah bahagia dengan Farid, biarkan mereka bersama. Ucap Mama nya sambil menggenggam tangan putri sulung nya.
"Tapi Riana masih mencintai Farid ma, dan Riana juga yakin Mas Farid juga masih mencintai Riana."
"Riana, Mama gak suka kamu ngomong gitu?" bentak Mama nya. "Jangan sampai kamu berani merusak rumah tangga adik mu. "Mama nya pergi meninggalkan Ariana.
"Aku gak peduli, aku harus mendapatkan Farid kembali." Ariana tersenyum jahat.
Sudah seminggu Ariana pulang kerumah Orang tua nya. Dan dia berjanji tidak akan mengganggu rumah tangga Arika. Karena dialah yang meninggalkan Farid sehari sebelum pernikahan. Tapi hari ini saat dia melihat mereka di restauran, dia merasa cemburu dan tidak rela melihat mereka bahagia.
💝💝💝
Dirumah Farid.
Tanpak pasangan itu tengah terlelap setelah lelah bertempur. Tiba- tiba ponsel Farid berdering. Farid terbangun dan di raih nya ponsel nya di atas nakas di lihat nya nomor baru yang menelpon, di urungkan nya mengangkat panggilan itu. Tapi ponsel nya tetap berdering, akhir nya di angkat nya.
" Hallo?"
__ADS_1
" Hallo *sayang,"
Deg, seketika Farid terdiam mendengar suara wanita yang menelpon nya.
"*Farid, hallo-hallo?" Ariana terus memanggil Farid.
Farid langsung mematikan ponsel nya**.
Farid tidak bisa tidur dia terus memikirkan Ariana. Segala kenangan hadir lagi di fikiran nya. Tapi seketika di pandang nya wajah istri nya yang terlelap.
"Tidak, aku tidak boleh begini. Aku sudah janji pada Arika tidak akan berpisah dengan nya," ucap Farid dalam hati.
Di dekat kan nya tubuh nya di samping istri nya, di peluk nya Arika.
Farid memang sudah mencintai Arika, tapi kedatangan Ariana saat ini masih mengganggu fikiran nya.
Hingga tak terasa Farid terlelap sambil memeluk Arika.
💝💝💝
__ADS_1
TBC