Cinta Arika

Cinta Arika
36. Bertemu Doni


__ADS_3

Selesai mengantar Mama dan kakak nya ke bandara, Arika melajukan mobil nya hendak pulang kerumah. Dia tidak membawa Arka karena kondisi Arka yang kurang sehat mungkin karena ingin tumbuh gigi. Arka di jaga oleh Oma nya. Arika teringat sesuatu, dia ingat besok adalah hari ulang tahun suami nya. Arika berfikir untuk membeli hadiah untuk suami nya. Arika membelokan mobil nya ke sebuah mall. Arika masuk hendak membeli jam tangan untuk suami nya.


Saat sedang memilih jam yang di kira nya cocok untuk suami nya, seseorang menepuk pundak nya. Arika kaget dan langsung berbalik.


"Mas Doni?" Arika terkejut sekaligus senang melihat Doni, pasal nya sudah lama sekali mereka tidak bertemum.


Doni tersenyum pada Arika. "Apa kabar?"


"Rika baik Mas, Mas sudah lama kita gak ketemu." Kata Arika.


"Waktu kamu koma Mas sama Ibu sering menjenguk mu," Ucap Doni.


Tiba-tiba seorang pelayan datang. "Mbak yang ini jadi di bungkus?"


"Oh ya iya, pakai pita warna biru ya!" Jawab Arika.


Setelah selesai membayar jam tangan yang di beli nya, Arika pergi bersama Doni menuju sebuah kafe. Minum kofi sambil ngobrol.


"Bagaimana kabar Ibu?" tanya Arika.


"Ibu baik, tapi...." Doni menggantung kalimat nya.

__ADS_1


"Tapi apa Mas,? Arika pensaran dengan kata tapi yang di ucap kan Doni.


"Ibu menyuruh ku segera menikah." Doni berucap pelan.


"Bagus dong, Mas udah punya calon?" tanya Arika. Doni menggeleng.


"Trus gimana bisa mau nikah, calon nya aja belum ada." Seru Arika.


"Ibu kasih waktu sebulan buat aku cari calon, kalau gak ketemu ibu mau jodohin aku sama anak temen nya." Jawab Doni tak bersemangat.


"Aku bilang Mas Farid ya, siapa tahu dia punya temen yang cocok buat Mas." Jawab Arika.


***


Arika dan Farid makan malam berdua, karena Mama dan Papa nya sudah makan duluan. Arka bermain di kamar Oma nya.


"Mas, tadi aku ketemu Mas Doni." Ucap Arika menatap suami nya.


Sebenar nya Farid tidak suka istrinya bertemu dengan Doni, karena dia tahu Doni masih mencintai Arika.


"Mas, Dia di suruh nikah sama Bu sukma," Lanjut Arika lagi.

__ADS_1


"Ya bagus dong," jawab Farid singkat.


"Masalah nya Mas Doni belum punya calon nya. Nah kalau Mas punya temen yang sekiranya cocok untuk Mas Doni."


"Temen Mas udah pada nikah semua. Bagaimana kalau kamu jodohkan dia dengan Ariana?" usul Farid.


"Gk mungkin Mas Doni mau, apa lagi kak Ariana pernah menjebak kami."


"Itu kan dulu. Sekarang Ariana sudah berubah," jawab Farid.


"Besok deh aku bilang sama Mas Doni." Arika berdiri menyusun piring kotor dan memasukan makanan yang tersisa ke dalam lemari. Doni hendak membantu mengangkat piring kotor. "Jangan Mas, biar aku aja," cegah Arika, tapi Doni tetap mengangkat nya.


"Udah gak papa, kamu juga pasti capek ngurus Arka seharian." Jawab Farid.


Arika dulua masuk kamar, sementara Farid menuju kamar Mama nya ingin melihat Arka. Arka sedang bermain bersama Opa nya. Farid mencium pipi putra nya.


"Ma, malam ini Arka tidur sama Mama ya?" Farid berbisik di telinga Mama nya.


Papa nya mengerut kan kening melihat Farid berbisik. Setelah Farid keluar Papa nya bertanya. "Bisikin apa sih Ma?"


"Biasalah pa, Arka di suruh bobok di sini."

__ADS_1


💝💝💝


Tbc


__ADS_2