
Farid berjalan keluar dari hotel tanpa membangun kan istri nya, dia tidak sanggup melihat nya. Perasaan sangat sakit bahkan ini lebih sakit dari pada saat Ariana meninggal kan nya.
Farid mengendarai mobil nya, entah kemana arah tujuan nya. Ia benar-benar kalut, tidak menyangka Arika akan menghianati nya bahkan dalam keadaan hamil. Farid sampai di tepi pantai. Ia berteriak di pantai yang sunyi itu karena keaadan sudah malam.
Di rumah Ariana tersenyum senang dia baru saja mendapat kabar dari orang suruhan nya bahwa Farid sudah melihat Arika dan Doni lalu beranjak pergi. Ariana yang tahu tempat Farid pergi kala mempunyai masalah, ia berniat menyusul Farid ber pura-pura simpati pasti nya untuk menarik perhatian suami siri nya itu.
Di kamar hotel Doni terbangun dengan kepala yang terasa berat, di buka nya mata nya dan segera duduk, alangkah terkejut nya dia saat melihat Arika di samping nya tidur satu selimut dengan nya. Lalu dia mengingat-ingat apa yang terjadi.
Di bangun kan nya Arika, Arika juga tak kalah terkejut mendapati dirinya tidur dengan Doni." Apa yang terjadi, kenapa kita ada di sini?" Arika bertanya dengan wajah yang masih shock.
"Aku juga tidak tahu,aku tidak ingat apapun," Doni memegangi kepala nya yang masih sedikit pusing.
"Sepertinya ada yang tidak beres," gumam Doni pelan.
***
__ADS_1
Di pantai Farid masih setia duduk menghadap lautan. Dari kejauhan tampak Ariana berjalan ke arah nya.
"Farid, ternyata benar kamu disini. Aku khawatir sama kamu." Farid tidak menjawab pernyataan Ariana dia masih setia menatap lautan.
Ariana meraih tangan Farid. "Aku tahu ini berat buat kamu. Aku juga tidak menyangka Arika tega bermain di belakang mu," Farid menoleh ke arah Ariana karena mendengar ucapan nya.
"Kamu tahu?" tanya Farid.
"Iya, aku juga dapat kiriman di ponsel ku." Ariana pura-pura sedih . "Sekarang kita pulang ya, ini sudah larut malam nanti kamu sakit."
Di perjalana Farid hanya diam dia masih terbayang tentang kajadian tadi. Sakit sekali hati nya.
Sesampai nya di rumah ternyata Arika sudah pulang di antar oleh Doni. Arika menyambut Farid. Di raih nya tangan Farid untuk di cium, tapi Farid langsung menepis tangan Arika kasar. Arika kaget dengan yang di lakukan Farid.
"Jangan pernah kau sentuh tangan ku dengan tangan kotor mu itu,? ucap Farid dengan nada penuh penekanan.
__ADS_1
"Mas, apa maksud nya? aku salah apa?" Arika mulai beekaca-kaca.
Farid tidak menjawab Arika. Dia bergegas mandi dan mengganti baju lalu melangkah keluar, Arika bertanya sebelum Farid keluar pintu." Mas, mau kemana?"
Farid menghentikan langkah nya, menatap Arika tajam. "Kau lupa, aku ini punya dua istri dan aku akan tidur di kamar istri ku Ariana." Jawaban Farid penuh penekanan. Arika sedih mendengar nya. Bukankah sebulan mereka menikah Farid tidak pernah mau tidur dengan Ariana.
Farid turun menuju kamar tamu yang di tempati Ariana.
Arika diam mematung dia belum bisa memahami apa yang terjadi, kenapa tiba-tiba suami nya berubah. Arika terus menangis sampai akhir nya ia tertidur.
Ariana tersenyum senang saat melihat Farid masuk ke kamar nya.
💝💝💝
Pliss like dan koment nya yawww😊
__ADS_1