
Akhir nya Zahra boleh bertemu Zaky, tapi di dalam ruangan Doni. Zaky di panggil ke ruangan Doni. Zaky tedkejut melihat Zahra di dalam ruangan itu.
"Zahra, apa kabar?" Zaky mendekat ke arah Zahra.
"Aku baik Mas, apa kabar?" tanya balik Zahra.
"Aku juga baik, gak nyangka kita bisa bertemu lagi." Ucap Zaky yang tampak senang bertemu dengan teman lama nya.
"Zahra juga, gak nyangka Mas, Mas sekarang sudah sukses."
"Alhamdulillah Ra," jawab Zaky.
Zahra dan Zaky ngobrol mengenang masa lalu mereka sambil kedua nya tersenyum dan tertawa. Seolah asik dengan dunia mereka tanpa peduli pada tatapan Doni yang tidak biasa. Tatapan nya penuh cemburu.
"Zahra kenapa bisa di sini di ruangan Pak Bos lagi?"
Zahra ragu hendak menjawab kerena Doni pernah mengatakan untuk merahasiakan hubungan mereka.
Tiba-tiba sebuah suara
__ADS_1
"Zahra istri saya." Ucap Doni tegas.
Kenapa Mas Doni mengatakan status kami? padahal selama ini dia yang menyuruh merahasiakan nya. Batin Zahra.
Zaky yang terkejut mendengar ucapan Bos nya, menatap pada Zahra mencari jawaban dari wanita itu.
Zahra menganggukan kepala nya tanda mengiyakan ucapan Doni.
"Wah, Za gak nyangka kamu sekarang udah nikah. Selamat ya." Zaky kagum dengan Zahra karena bisa menikah dengan Bos mereka.
Zaky pamit karena banyak yang harus di kerjakan nya.
"Zaky teman baik ku Mas, saat orang tua ku meninggal keluarga nyalah yang selalu menolong ku sebelum Tante Aini menjemput ku." Wajah Zahra berubah sendu mengingat masa lalu nya yang sulit. Pandangan Zahra menerawang ke depan.
Doni mengalihkan pembicaraan. "Aduh duh, kepala ku sakit sekali."
Zahra panik melihat suami nya memegangi kepalanya. "Mas, kenapa?"
"Gak tahu tiba-tiba sakit sekali, kamu bisa memijat?" tanya Doni.
__ADS_1
Zahra mengangguk kan kepala nya. Doni merubah posisi nya tanpa ragu ia merebahkan tubuh nya dengan kepala berada di paha Zahra. Zahra seketika gugup karena tak pernah mereka sedekat ini sebelum nya.
Zahra langsung memijat kepala suami nya. Saat tangan lembut nya memijat perlahan Doni terus menatap wajah Zahra yang akhir-akhir ini ingin selalu di pandang nya. Zahra yang merasa di perhatikan jadi serba salah pandangan nya ia alih kan ke arah lain.
"Kalau kamu melihat ke arah lain bagaimana bisa kamu memijit yang benar." Seru Doni.
Zahra menatap ke arah kepala suami nya. Sebisa mungkin ia berusaha agar mata mereka tak bertemu.
Tiba-tiba tangan Doni menarik kepala Zahra, Di tempelkan nya bi**r nya ke bi**r Zahra. Zahra kaget tapi hanya bisa diam karena Doni menahan kepalanya. Hanya ciu***an singkat tapi mampu membuat Zahra terdiam kaku. Doni bangkit duduk menghadap Zahra. Zahra menundukkan kepala nya. Doni mengangkat dagu Zahra perlahan. "Mulai sekarang kamu harus terbiasa dengan ini."
Zahra menatap manik suami nya. Tidak bisa berkata apa-apa. Kemudian Doni menarik nya dalam pelukan nya.
Detak jantung Zahra kian tak beraturan. Ada rasa nyaman ketika Doni memeluk nya, dan rasa tak percaya ketika Doni memeluk nya. Doni menarik kepala Zahra merapatkan nya di dada.
Apa yang terjadi pada Mas Doni? apa dia sudah betul-betul menerima ku sebagai istri nya? Batin Zahra.
💝💝💝
guys like dan koment ceritaku ya
__ADS_1