
Di depan pintu ruang operasi Farid duduk di kursi tunggu dengan wajah nya yang cemas nya. Tak berapa lama Mama nya datang dan langsung memeluk Farid. Farid menangis di pelukan Mama nya. Bu widia menenangkan anak nya mengelus punggung nya lembut.
"Ma, Farid takut terjadi apa-apa sama Arika," ucap Farid sedih.
"Kamu gak boleh ngomong begitu. Kita do'a kan supaya Arika dan bayi kalian bai
k-baik saja." Jawab Bu widia menenangkan Farid.
Selang beberapa saat Dokter keluar dari ruangan Operasi. Farid langsung memberondong pertanyaan."Bagai mana istri dan anak saya Dok?"
"Bayi nya selamat tapi Ibu nya koma," ucap Dokter, seketika tubuh Farid merosot kebawah menutup wajah nya yang mengucurkan air mata.
Farid menatap bayi nya, menciuminya lalu mengadzan kan nya. Ada perasaan teduh.
"Sayang do'akan Mama ya biar cepat bangun!" Farid bicara pada bayi nya.
__ADS_1
Arika sudah di pindahkan ke ruang perawatan. Setelah menyerahkan bayi nya pada suster, Farid masuk ke ruangan istri nya. Di tatap nya wajah sendu istri nya yang masih di balut perban, di kecup nya punggung tangan istri nya lembut.
"Arika, bangun lah sayang. Mas minta maaf. Lihat lah bayi kita sudah lahir dia tampan seperti aku. Tapi mata nya sangat mirip dengan mu." Farid berbicara pada istri nya yang koma. Berharap Arika bisa mendengar nya.
Ceklekk
Tap tap tap
Tampak Mama nya masuk ke ruangan Arika.
"Farid, pulanglah bersih kan diri mu, biar Mama yang jaga Arika." Usul Mama nya.
***
Di rumah Doni, Bu sukma tampak cemas karena Arika belum kembali. Di hubungi nya Doni untuk menyusul Arika. Mereka mencoba menghubungi nomor nya tapi tidak bisa. Bu sukma menyalakan televisi tak sengaja saat ia mengganti chanel nya ada sebuah berita kecelakaan di depan Mall yang di datangi Arika. Bu sukma segera menelfon Doni untuk mencari tahu.
__ADS_1
Tak butuh waktu lama Doni mendapatkan informasi tentang orang yang kecelakaan itu dan di bawa kerumah sakit kencana. Doni segera menuju rumah sakit, tak lupa ia menelfon Ibu nya untuk segera menyusul.
Tiba di rumah sakit Doni dan Ibu nya menanyakan ruangan Arika. Setelah di beri tahu kamar nya mereka segera menuju ke ruangan Arika. Tapi saat akan masuk mereka di tahan oleh seorang suster.
"Maaf Pak, ruangan ini tidak bisa sembarangan masuk, harus izin dulu pada Keluarga pasien." Ucap suster.
"Kami ini keluarga nya sus," Ibu sukma menjawab cepat.
" Ibu dan Bapak silahkan tunggu dulu, saya akan bertanya pada keluarga pasien." Ucap suster dengan hati-hati karena sebelum pulang tadi itulah pesan Farid, jangan membiarkan orang lain masuk.
Suster masuk ke ruangan Arika. Bertanya pada Bu widia tantang dua orang yang datang ingin menjenguk Arika. Bu widia pun keluar untuk melihat orang yang di sebut suster itu.
"Maaf, kalian siapa?" tanya Bu widia begitu ia keluar dari pintu.
Doni dan Bu sukma langsung menoleh pada Bu widia. "Saya Doni teman Arika dan ini Ibu saya," jawab Doni memperkenalkan diri.
__ADS_1
💝💝💝
guys like dan koment ceritaku ya