
Saat di perjalan pulang Arika membahas tentang Doni yang di suruh menikah oleh Ibu nya.
"Bagus dong, jadi aku gak khwatir lagi ada." Jawab Farid.
"Emang apa hubungan nya sama kamu Mas?" Arika tidak mengerti ucapan suami nya.
"Arika?" Farid memegang tangan Arika sebelah, Arika menoleh pada suami nya. "Kamu nyadar gak sih kalau Doni itu suka sama kamu?"
"Aku tahu Mas, Ibu nya Mas Doni udah cerita semua sama aku."
"Trus kalau kamu sudah tahu, kamu gak apa-apa?" tanya Farid lagi.
"Emang aku harus gimana?" tanya Arika lagi.
"Seharus nya kamu jangan ketemu dia lagi." Seru Farid.
"Mas Doni itu tahu batasan nya Mas, dia gak pernah mencoba atau pun berbuat macam-macam sama aku. Dia sangat menghormatiku sebagai wanita." Ujar Arika pelan.
Farid yang bertanya jadi terdiam ia berfikir pasti Doni sulit hendak memilih wanita lain karena cinta nya hanya buat Arika. Ada sedikit kekhawatiran dalam hati nya.
"Mas, kenapa jadi melamun sih?" Arika mengagetkan Farid.
"Oh eh gak koq." Farid jadi salah tingkah.
***
__ADS_1
Di rumah Doni. Ibu nya membawa seseorang yang ingin di kenal kan pada Doni.
Doni pulang setelah mendapat telfon dari ibu nya. Doni mengendarai mobil nya perlahan berharap ia tak sampai ke rumah karena belum siap di kenalkan dengan gadis pilihan ibu nya.
30 menit kemudian
Doni masuk setelah mengucap kan salam.
Bu sukma langsung membawa anak nya menuju ruang tamu. Di situ sudah duduk seorang wanita paruh baya dan gadis cantik berjilbab yang tampak menundukkan wajah nya.
"Ini Doni putra saya." Bu sukma mengenalkan Doni pada tamu nya.
Mereka hanya merapatkan tangan di dada tanpa bersalaman.
"Bu Aini, dan ini keponakan ibu nama nya zahra," ucap Bu Aini memperkenal kan diri. Zahra tersenyum sedikit dan merapatkan tangan di dada.
Bu sukma dan Bu aini pergi ke dapur sengaja membiarkan Doni dan Zahra berbincang untuk saling mengenal satu sama lain.
Lama mereka terdiam, kedua nya sama-sama canggung. Sebelum akhir nya Doni membuka suara.
"Apa kamu menerima perjodohan ini?" tanya Doni langsung ke inti nya. Zahra hanya mengangguk.
"Kamu yakin? kamu belum mengenal saya." Tanya Doni lagi. Zahra mengangkat kepala nya menatap Doni.
"Saya yakin Mas." Jawab Zahra pelan.
__ADS_1
"Kenapa kamu yakin?" tanya Doni lagi.
"Saya percaya pilihan tante saya. Tante saya tidak mungkin menjerumuskan saya." Jawab Zahra yakin.
Doni terkekeh pelan mendengar jawaban Zahra.
Zahra memberanikan diri untuk bertanya. "Lalu Mas sendiri apa menerima perjodohan ini?"
Doni menghela nafas. "Saya belum yakin."
"Kenapa?" Zahra menunggu jawaban dari Doni.
"Ada banyak, salah satu nya saya belum cukup mengenal kamu dan saya masih mencintai orang lain." Ujar Doni.
Zahra terdiam mendengar jawaban Doni.
"Tapi saya tidak mau mengecewakan ibu saya," seru Doni kemudian.
"Lalu kenapa Mas tidak menikahi wanita yang mas cintai itu?" tanya Zahra lagi.
"Dia wanita yang sudah bersuami."
Zahra terdiam beberapa saat mendengar jawaban Doni. Lalu kemudian berkata, "Baik lah nanti saya akan bicara dengan tante saya untuk tidak melanjutkan lagi perjodohan ini."
"Syukurlah kalau kamu mengerti."
__ADS_1
💝💝💝
guys like dan koment karya ku ya