Cinta Arika

Cinta Arika
Arika pingsan


__ADS_3

Usia Arka sudah menginjak satu tahun, Arka sudah pandai berjalan dan semakin aktif, apa saja yang ia lihat sering di berantakin.


Bu widia tinggal di luar negeri dengan suami nya. Karena suami nya yang sakit mengharuskan mereka tinggal di luar negeri.


Farid memutuskan memakai jasa pengasuh untuk Arka. Karena Arika sering kewalahan menjaga Arka.


"Sayang kamu udah mau berangkat?" Arika merasa tidak enak karena tidak sempat mengurus suami nya.


"Iya, aku berangkat dulu ya." Farid mengecup kening Arika dan mencium pipi Arka.


"Da papa," Arika melambaikan tangan Arka.


Farid pergi mengendarai mobil nya menuju ke kantor. Hari ini Farid akan menandatangani kontrak kerja sama dengan perusahaan Brata. Ini bukan kali pertama mereka bekerja sama tapi pimpinan perusahaan Brata yang baru ingin bertemu langsung dengan pemilik perusahaan.


tok tok tok


Secretaris Farid mengetok pintu


"Masuk," jawab Farid.


"Pimpinan Brata corp sudah tiba pak." Lapor secretaris nya.

__ADS_1


"Baik, kita segera kesana." Farid langsung berjalan di ikuti oleh secretaris nya.


"Selamat pagi?" Ucap Farid yang baru masuk di ikuti secretaris nya.


"Pagi," ucap beberapa orang yang ada di ruang pertemuan itu. Tapi tidak dengan seorang wanita ia menatap Farid tampa berkedip, dia terpesona akan ketampanan Farid. Dialah pimpinan perusahaan Sonia Brata putri dari rekan bisnis Farid.


Mereka saling memperkenalkan diri. Lalu terjadilah kesepakatan sebelum semua bubar, Sonia membisikkan sesuatu pada secretaris nya. Lalu secretaris nya membisikkan pada secretaris Farid.


Setelah semua bubar tinggallah Farid dan Sonia di ruangan itu. Atas permintaan Sonia.


"Senang dapat bekerja sama dengan anda Tuan Farid." Sonia memulai pembicaraan.


"Terimakasih, tapi ini bukan yang pertama kali nya Bu sonia. Sebelum nya kami sudah sering bekerja sama dengan Pak Brata."


"Panggil saya Sonia saja, saya rasa kita seumuran."


"Baik lah Sonia, oh ya bagaimana kabar Pak Brata? sudah lama sekali kami tidak bertemu." Tanya Farid.


"Papa lebih banyak menghabiskan waktu di rumah, karena penyakit jantung nya. Sesekali datang lah kerumah Papa pasti senang bertemu dengan anda."


"Ok, saya akan sempat kan menjenguk beliau. Maaf, kalau sudah tidak ada yang di bicarakan saya masih ada pekerjaan." Ucap Farid.

__ADS_1


"Oh ya ya, maaf mengganggu waktu anda sebentar. Senang berkenalan dengan anda. Saya permisi." Sonia pergi dari perusahaan Farid.


Sepanjang jalan Sonia memikirkan Farid. Tampan berkarisma, aku harus mendapatkan nya. Dalam hati Sonia.


Sonia adalah gadis dewasa yang belum menikah di usianya yang menginjak kepala tiga. Meskipun tak lagi muda tapi Sonia sangat cantik, mempunyai tubuh seperti model.


***


Arika bermain bersama Arka, Arka yang aktif membuat Arika kelelahan mengejar Arka yang kesana kemari. Saat Arka berjalan hendak menuju arah dapur Arika berdiri hendak menangkap tubuh Arka namun tiba-tiba ia merasa pusing dan


Brukk


Arika jatuh pingsan. Beruntung sang pengasuh datang dan melihat majikan nya tak sadar kan diri. Ia segera memanggil Bibi yang memasak di dapur. Mereka mengangkat tubuh Arika ke atas sofa. Lalu menelfon Farid.


Farid panik dan langsung menghubungi Dokter. Farid bergegas pulang kerumah. Sampai di rumah ternyata Dokter baru selesai memeriksa Arika.


"Bagaimana dengan istri saya Dok?" tanya Arka penasaran.


"Saya tidak bisa memastikan, sebaik nya kita bawa kerumah sakit untuk di periksa." Jawab Dokter.


Farid memutuskan membawa Arika kerumah sakit yang di sebutkan oleh Dokter.

__ADS_1


Farid mencemaskan keadaan Arika karena sudah dua jam Arika belum sadarkan diri.


💝💝💝


__ADS_2