Cinta Arika

Cinta Arika
15. Penolakan Farid


__ADS_3

Setelah selesai sarapan di luar, Farid melajukan mobil nya ke kantor bersama Arika. Dia membawa istri nya ke kantor.


Sesampai nya di ruangan Farid mulai memeriksa laporan. Arika duduk di sofa sambil memainkan ponsel nya. Sesekali Arika melirik ke arah suami nya melihat pekerjaan nya.


"Sayang, kalau kamu ngantuk kamu bisa tidur di kamar itu," Farid menunjuk sebuah pintu di ruangan nya.


"Ini masih pagi Mas, tidak baik tidur di pagi hari." Arika menoleh pada suaminya. "Mas, ada sesuatu yang mau aku sampaikan?" Arika memberanikan diri ingin menyampaikan ke inginan kakak nya.


Farid berjalan ke arah istri nya. Duduk di samping istri nya di genggam nya tangan istrinya. "Mau ngomong apa? apa itu penting?" tanya Farid penasaran.


Akhir nya Arika menyampaikan apa ydang di ingin kan oleh Ariana.


"Apa dia sudah gila?" Farid berdiri dia agak meninggikan suara nya.


"Umur nya tidak akan lama lagi Mas," Arika tak dapat membendung air mata nya. Ini sangat berat untuk nya tapi di sisi lain dia tidak tega melihat kakak nya.


"Konyol sekali alasan nya, kamu kan tahu dia yang meninggalkan ku, lalu sekarang dia minta aku menikahi nya." Farid emosi.


"Mas, ku mohon demi kebahagiaan kakak. Umur nya tidak lama lagi." Arika terisak.


Farid mengusap wajah nya kasar, jujur di dalam hati nya ia kasihan mendengar keadaan Ariana.

__ADS_1


"Lalu bagaimana dengan perasaan mu?"


"InsyaAllah aku kuat Mas," Arika menjawab dengan enteng nya berbeda dengan kondisi hati nya yang sakit.


"Sudahlah aku tidak mau membahas itu lagi." Farid berjalan ke arah meja kerja nya menyalesaikan pekerjaan nya. Fikiran nya jadi tidak tenang.


💝💝💝


"Mama?" Ariana memanggil mama nya


"Ya sayang ada apa? kamu ingin sesuatu?"


"Belum." Jawab mama nya singkat.


"Ma, mungkin aja kan Rika gak ngomong sama Farid?" tebak Ariana.


"Sayang sabarlah , tidak mudah membicarakan hal seperti itu."


"Apa susah nya sih ma, dia kan tidak mencintai Farid ma." Ariana tampak marah.


"Sudah-sudah kamu jangan marah, nanti kamu ngedrop lagu." Bujuk mama nya.

__ADS_1


"Kalau sampai nanti malam gak ada kabar Mama harus ngomong langsung ke Mas Farid. Riana cuma ingin Mas Farid ma?" rengek Ariana pada ibu nya.


Sebenar nya ini sangat berat bagi Mama nya.


Di kantor, Arika tertidur di sofa, Farid memindah kan tubuh istri nya ke kamar di dalam ruangan nya. Dia pun berbaring di samping nya dan ikut tertidur sambil memeluk pinggang istri nya.


Pukul 2 siang, Farid mengerjapkan matanya, di lihat nya istri nya masih terlelap.


"Sayang? bangun" Farid membangunkan istri nya. Arika membuka mata nya.


Mereka melaksanakan sholat dzuhur di kantor. Mereka makan siang di kantor karena pekerjaan Farid yang menumpuk.


Suara ponsel Arika berbunyi, di buka nya ponsel nya ternyata Wa dari mama nya mama nya.


"Siapa sih?" tanya Farid penasaran. Karena setelah membaca pesan itu Arika jadi murung.


"Em, Mama menanyakan tentang jawaban Mas?" Arika menunduk tidak berani menatap suami nya.


" Kamu bilang sama Mama, Mas gak setuju nikah sama Ariana." Ucap Farid tegas.


💝💝💝

__ADS_1


__ADS_2