
Farid turun kebawah mendapati orang tua nya bersama Bayi Arka. Farid menggendong putra nya mencium nya gemas.
"Farid mana Arika?" tanya sang Mama.
"Arika masih di kamar Ma, mungkin dia kelelahan," jawab Farid tersenyum.
"Kamu ya, tahan dulu dong Arika itu baru sembuh." Ujar Mama nya lagi yang mengerti jawaban Farid.
"He he,, ya maaf Ma, udah lama soal nya." Farid tertawa.
"Dasar kamu."
***
Farid membawa naik Arka ke kamar, du lihat nya Arika masih tertidur. Farid meletak kan Arka di sisi ibu nya. Arika merasakan ada orang di sisi nya langsung membuka mata nya.
"Jagoan Mama umhh gemes." Arika mencium pipi putra nya.
"Mandi dulu gih, biar Arka aku yang pegang." Seru Farid.
dua puluh menit kemudian Arika sudah selesai memakai baju Farid masih berbaring di tempat tidur bersama Arka.
"Arka biar aku antar sama babysitter nya." Farid beranjak dari tempat tidur.
"Gak usah Mas," jawab Arika cepat. "Aku ingin Arka aku yang urus sepenuh nya Mas, biar babysitter nya kasih kerjaan lain."
__ADS_1
"Sayang, nanti kamu kecapean kalau urus Arka sendiri, kamu belum benar-benar pulih lagi pula kita masih harus kontrol seminggu sekali." jawab Farid.
"Aku kuat, aku bisa kok Arka juga gak rewel." Arika tetap kekeuh.
"Ya terserah kamu aja, nanti kalau kamu lelah kamu bilang ya." Akhir nya Farid mengalah pada keinginan istri nya.
"Mas, aku mau beli kebutuhan Arka."
"Ok kita berangkat sekarang." Farid berdiri meraih kunci mobil di atas nakas.
Mereka menuju supermarket, bayi Arka tampak tenang di pangkuan ibu nya. Farid sesekali memegang pipi Arka sambil menyetir.
Sampai di tempat tujuan Arka di letakkan di kereta dorong nya. Arika berjalan dengan troli di tangan nya sambil memilih-milih apa yang mau di beli. Sementara Arka di dorong oleh Farid.
"Selesai belanja kebutuhan Arka kita ke atas ya?"
"Ok," jawab Arika masih fokus dengan barang yang hendak di beli nya.
Setelah sampai di atas khusus tempat fashion.
"Arka biar aku yang pegang," Ucap Arika.
"Mas aja, kamu pilihkan mas C.... ,"seru Farid.
"Ih Mas, aku kan gak tahu ukuran mas." Arika memukul pelan lengan suami nya.
__ADS_1
"Kamu kan udah lihat sayang, masak tidak tahu," Farid menggoda Arika.
Wajah Arika memerah karena malu. "Ih apaan sih mas, ada Arka loh gk boleh mesum.
"Arka gk denger kok dia udah tidur." Dan benar saja saat Arika menoleh Arka sudah tertidur.
Malas berdebat akhir nya Arika memilih kebutuhan suami nya. Farid menyuruh Arika membeli pakaian untuk nya sendiri dan untuk bayi Arka.
Setelah selesai belanja mereka langsung pulang. Arika menggendong Arka turun dan Farid membawa kantong belanjaan. Saat masuk kedalam.
"Cucu oma, dari mana saja? oma kangen loh." Bu widia mengambil alih Arka dari gendongan Arika.
"Mama, baru juga 3 jam?" seru Farid.
"Rasa nya Mama gak bisa jauh deh dari Arka. Makanya kalian jangan pulang ya. Disini aja sama Oma sama Opa." Mama berharap sekali mereka mau menetap di rumah utama.
"Arika sih terserah Mas Farid Ma." Jawab Arika.
"Gimana Rid, setuju kan? nanti biar Mama bantu jaga Arka."
"Terserah Mama aja deh." Jawab Farid.
💝💝💝
Guys like dan koment yah tengkyuuw
__ADS_1