Cinta Arika

Cinta Arika
18. Rencana gagal


__ADS_3

Pagi hari nya Arika turun bersama Farid. Mereka barjalan menuju meja makan. Di situ sudah duduk Ariana. Lalu mereka ber tiga makan dalam diam.


Setelah selasai sarapan Farid hendak berangkat ke kantor, Arika mengantar Farid ke depan seraya membawakan tas kerja suami nya. Ariana berjalan di belakang mereka. Saat Farid hendak mencium Arika, Ariana sengaja ber dehem.


Eghmm


Farid dan Arika sama-sama menatap ke arah Ariana.


"Maaf mengganggu kalian," Ariana seolah merasa bersalah. " Mas, nanti siang temani aku kontrol ke rumah sakit," pinta nya.


"Seperti nya aku sangat sibuk hari ini," Farid ber alasan.


"Biar aku saja yang menemani kakak," Arika menyaut permintaan Ariana.


"Tidak perlu, aku pergi sendiri saja." Jawab Ariana. Kemudian ia kembali ke kamar nya. Di kamar ia mencari cara agar ia sering berdua dengan Farid, ia tidak menyangka akan sesulit ini mengambil hati Farid.


Arika masuk ke rumah setelah mengantar suami nya.


Arika mengetuk pintu kamar Ariana.


tok tok tok


"Masuk," jawab nya dari dalam kamar. Arika membuka pintu kamar Ariana.

__ADS_1


ceklek


Di lihat nya Ariana bersandar di tempat tidur sambil membaca. Ariana menoleh malas saat melihat Arika yang datang.


"Kak, jadi ke rumah sakit?"


"Hmm" Ariana hanya menggumam.


"Biar aku temani kakak ya."


"Tidak perlu, aku bisa sendiri." Jawab nya ketus. "Arika, seharus nya kamu sadar diri," Ucapan Ariana mengejutkan Arika yang tadi hendak keluar kamar, Arika menghentikan langkah nya.


"Apa maksud kakak?"


"Kamu tahu, aku dan Mas Farid saling mencintai, jadi biarkan kami kembali seperti dulu."


***


Arika menangis di dalam kamar mengingat perkataan Ariana. Sementara Ariana bersiap ke kantor Farid.


Se sampai nya di kantor Ariana langsung ke ruangan Farid. Farid yang sedang di ruang miting membuat Ariana memiki ide.


Di telfon nya Ob kantor itu memesan kopi untuk Farid, setelah kopi datang Ariana memasukan sesuatu ke dalam kopi itu.

__ADS_1


Ariana duduk di sofa sambil memainkan ponsel nya.


Selesai miting Farid langsung masuk ke ruangan nya, Ariana berjalan ke arah nya. Farid dengan muka datar nya duduk di kursi kerja nya.


"Mas, aku buatkan kopi ke sukaan mu." Ariana menawarkan kopi nya.


"Hmm." Farid enggan menjawab nya. "Kenapa dia ada di sini,bukan nya tadi mau ke rumah sakit," fikir nya.


"Mas, kamu ingat gak dulu aku sering menemanimu disini, menunggu mu menyelesaikan pekerjaan mu. Aku ingin kita mengulang masa-masa itu Mas," Ariana berkata seolah di buat sedih.


"Itu hanya masa lalu." Jawab Farid dingin tanpa menoleh pada Ariana.


"Mas,nanti kopi nya dingin loh, ayo di minum?" Ariana menawarkan lagi kopi yang belum di minum Farid.


Akhir nya Farid meminum kopi nya. Ariana menatap tersenyum, dalam hati ia berkata "yes rencana ku akan berhasil."


Tiba-tiba pintu ruangan terbuka, masuk lah Abi sahabat Farid. Dia kaget melihat Ariana di ruangan Farid. Ia bergantian menatap Ariana dan Farid seolah mencari jawaban.


Tiba tiba Farid merasakan suhu tubuh nya semakin panas. Ariana berharap Abi pergi dari situ supaya ia bisa melancarkan aksi nya.


Abi menyadari ada yang tidak beres dengan Farid, segera ia membawa Farid pulang kerumah. Ariana yang tinggal di ruangan itu menggeram kesal karena Abi menggagalkan rencana nya.


💝💝💝

__ADS_1


Like dan koment ya shay


__ADS_2