Cinta Arika

Cinta Arika
45. Zaky


__ADS_3

Doni benar-benar berubah, dia selalu menyempatkan waktu untuk makan siang di rumah, Zahra tentu saja merasa senang. Bu sukma yang mendapat kabar dari Bu aini juga sangat bersyukur, akhir nya Doni bisa menerima Zahra meskipun belum seutuh nya.


Hari ini Doni tidak pulang kerumah, dia menelfon Zahra untuk mengantar makan siang ke kantor nya.


Selesai memasak Zahra bersiap akan pergi dengan taksi yang sudah di pesan nya. Taksi meluncur perlahan, 15 menit kemudian ia sampai. Ia berjalan menuju resepsionis.


"Ada yang bisa di bantu Bu?" tanya resepsionis ramah saat Zahra sudah berdiri di depan nya.


"Saya mau bertemu Pak Doni."


"Sebelum nya sudah ada janji?"


"Belum."


"Baiklah, sebentar saya hubungi secretaris nya." Resepsionis itu segera meraih gagang telfon nya menghubungkan pada secretaris Doni. Beberapa saat kemudian dia melihat ke arah Zahra. "Silahkan Ibu tunggu di sofa sebentar lagi secretaris nya akan datang." Ucap resepsionis ramah.


Zahra duduk di sofa tunggu sembari memegang tas bekal di tangan nya. Para karyawan menatap nya heran karena ini pertama kali nya Zahra datang ke kantor suami nya.


5 menit kemudian muncul lah seorang wanita cantik dengan pakaian sedikit seksi menghampiri nya. "Mari Bu ikut saya."


Zahra berjalan di belakang secretaris yang bernama Mila itu. Mereka naik lift khusus para petinggi perusahaan.


Dalam lift Mila menatap tak suka pada Zahra. Dia menilai penampilan Zahra yang memakai hijab. Ada perlu apa dia dengan bos. Penampilan nya gak banget deh. ucap nya dalam hati.

__ADS_1


"Ini ruangan Pak Doni, Ibu silahkan tunggu di dalam. Sebentar lagi Bapak sampai." Ucap secretaris Doni.


"Baik lah." Zahra segera masuk ke ruangan suami nya.


Saat Zahra sudah masuk ke dalam sang secretaris menghampiri teman kerja nya di bawah.


"Siapa sih wanita itu?" tanya Mila pada rekan kerja nya.


Mereka menggedikkan bahu nya.


"Kamu kan secretaris Pak Doni, harus nya lebih tahu dong." Saut teman nya.


"Pak Doni itu kan tertutup baru kali ini ada wanita yang mendatangi nya bawa makana pula, mana kampungan lagi orang nya." Ucapan sinis Mila. Mereka bergosip ria sampai tiba sebuah suara deheman mengejutkan mereka. Lalu berhambur ke meja masing-masing.


"Maaf Pak" ujar salah seorang karyawan semua sontak menundukkan kepala takut.


"Kembali bekerja, dan kamu Mila ruangan kamu di atas bukan di sini." Doni menatap tajam pada Mila.


Mila berjalan mengikuti Doni dari belakang. Doni masuk ke ruangan nya dan melihat istri nya yang sibuk dengan ponsel nya. Sampai tak menyadari kedatangan Doni. Doni duduk di samping Zahra.


Zahra kaget dan menoleh ke arah suami nya. Diraih nya tangan suami nya salim lalu mencium punggung tangan suami nya.


"Serius amat, sampai gak sadar aku masuk." Tanya Doni.

__ADS_1


"Maaf mas, ini teman sekolah Zahra kata nya dia kerja di kota ini." Jawab Zahra.


"Perempuan?"


"Laki-laki," jawab Zahra.


Zahra fokus saat pesan notivikasi nya berbunyi. "Kata nya dia bekerja disini Mas."


"Oh ya, siapa nama nya?" tanya Doni penasaran.


"Zaky mas,"


Zaky adalah salah satu maneger di perusahaan nya. Dan dia salah satu karyawan paling tampan di kantor nya yang banyak di gilai karyawan wanita. Seketika perasaan Doni tidak enak.


"Mas, boleh aku bertemu Zaky?"


Doni menjawab gugup.


"Bo boleh."


"Makasih Mas," Zahra tersenyum bahagia. Sedangkan Doni diam tampak memikirkan sesuatu.


💝💝💝

__ADS_1


Guys like dan koment yah


__ADS_2