
Setelah Zahra dan Bu Aini pulang, Bu sukma langsung menanyakan pada Doni tentang keputusan nya.
"Bu, aku rasa aku tidak bisa menerima nya? jawab Doni.
"Itu karena kamu tidak mencoba nya." Sanggah Bu sukma.
"Tapi Bu,"
"Ibu tahu pasti alasan kamu Arika kan. Kamu gak bisa berharap sama wanita yang sudah menikah, lupakan perasaan kamu sama dia."
"Aku gak bisa Bu."
"Ayolah Doni, Zahra itu gadis yang baik, sopan dan lembut, ibu rasa kamu akan cepat menyukai nya. Ibu tidak mau ada penolakan. Pokok nya kamu harus terima Zahra titik." Bu sukma beranjak meninggalkan Doni yang diam mematung setelah mendengar ucapan Ibu nya.
***
🏡 Dirumah Bu Aini.
"Tan, Apa perjodohan ini bisa di batalkan?" pertanyaan Zahra sontak membuat Bu Aini menatap wajah nya dalam. Zahra sebenar nya takut bertanya tapi ia sudah janji pada Doni untuk membatalkan perjodohan ini.
Bu aini menggenggam tangan Zahra. "Maafkan Tante Za, keputusan ini sudah bulat. Tante tidak berani menolak karena Bu sukma sudah banyak menolong kita."
"Tapi Tan, seperti nya Mas Doni gak suka sama zahra." Ucap nya lagi.
__ADS_1
"Zahra, kalian itu baru jumpa sekali ya wajar kalau belum suka. Tapi tante yakin Doni itu anak yang baik."
"Tapi tan, Mas Doni mencintai orang lain."
Zahra tetap berusaha agar perjodohan ini tidak berlanjut.
"Tante tahu semua nya, Bu sukma sudah cerita. Justru karena itulah Bu sukma menjodohkan kalian. Dia percaya kalau kamu bisa merebut hati Doni dari wanita itu." Jelas Bu aini panjang lebar.
"Baiklah, Zahra terima perjodohan ini." Zahra tak punya pilihan lain selain menerima nya.
***
🏡 Rumah Doni.
"Ibu sudah menelpon Bu aini dan Zahra sudah setuju. Jadi Ibu harap kamu juga setuju," ucap Bu sukma.
"Baiklah Bu, Doni tidak boleh menolak jadi Ibu saja yang atur." Doni menyudahi makan nya karena tidak berselera dan segera pergi meninggalkan Ibu nya.
"Don Doni,? panggil Bu sukma.
"Ini lah satu-satu nya cara agar kamu melupakan Arika." Bu sukma bicara sendiri. Sedang Doni sudah pergi entah kemana.
***
__ADS_1
Seminggu kemudian Doni dan Zahra menikah di sebuah Masjid dekat rumah Bu Aini. Hanya pernikahan sederhana yang di hadiri oleh keluarga dekat saja. Karena Doni yang meminta.
Setelah selesai Doni langsung membawa Zahra ke rumah mereka. Doni masuk ke kamar di ikuti oleh Zahra.
Zahra membersihkan diri lalu turun ke bawah ingin membantu menyiapkan makan malam.
"Zahra, udah biar Ibu aja," ucap Bu sukma ketika melihat Zahra hendak membantu nya.
"Gak apa-apa Bu, Zahra udah biasa kok." Jawab Zahra menatap mertuanya tersenyum. Akhir nya mereka menyiapkan makan malam, sambil ngobrol.
"Za, Ibu harap kamu bisa sabar ya dengan sikap Doni." Ujar Bu sukma.
"Iya Bu, Zahra ngerti perasaan Mas Doni."
"Ibu menaruh harapan padamu. Ibu kasian melihat Doni selalu menutup diri pada wanita. Ibu lihat kamu gadis yang penyabar. Ibu yakin suatu saat Doni akan mencintai mu.
Iya Bu, InsyaAllah Zahra akan coba."
Selesai menata makanan Zahra memanggil suami nya ke kamar. Doni turun ke bawah mereka makan bertiga hanya Bu sukma dan Zahra yang berbicara. Doni hanya diam saja menyelesaikan makan nya lalu kembali ke kamar.
💝💝💝
guys like dan koment ya
__ADS_1
ini karya pertamaku