
Seminggu telah berlalu tapu Farid tetap dingin dengan Arika. Farid pun telah menikahi Ariana secara siri. Ariana meminta untuk tinggal di rumah Farid. Arika tak bisa menolak.
Farid masuk lebih dulu ke dalam. Bik sumi menyambut Ariana. Ariana menempati kamar tamu.
Farid masuk ke dalam kamar, dia merebahkan tubuh nya di ranjang. Arika keluar dari kamar mandi, meski pun Farid bersikap dingin pada nya dia tetap melayani nya dengan baik. Arika hendak melepas sepatu suami nya. Farid langsung duduk dan menarik tangan Arika. Arika tidak menatap wajah suami nya penuh kerinduan air mata nya berlinang.
"Aku sudah menuruti permintaan keluargamu untuk menikahi nya." Ucap Farid. Arika menunduk.
"Lihat wajah ku, apa kamu senang sekarang?" tangan nya mengangkat dagu istri nya itu.
"Mas, aku minta maaf, aku aku," belum sempat Arika bicara Farid langsung memotong nya.
__ADS_1
"Aku apa?" bentak Farid
"Mas, ku mohon jangan diam kan aku, aku tidak tahan bila mas cuek pada ku".
"Kamu fikir siapa yang membuat aku bersikaf begini? Sekarang katakan apa lagi yang harus ku perbuat, apa aku harus tidur dengan nya?" suara Farid yang keras terdengar sampai ke bawah. Ariana tersenyum di bawah dia merasa senang karena Farid bertengkar dengan Arika.
Tidak berapa lama Farid turun ke bawah, Ariana melihat kesempatan. "Mas, kamu lapar kita makan malam ya?" Ariana menggelayut tangan Farid. Farid tak menjawab tapi juga tak menepis tangan Ariana. Ariana menggiring Farid ke meja makan yang sudah di hidang Bik sumi. Farid duduk bersebelahan dengan Ariana. Arika turun ke bawah dia sakit melihat kedekatan suami dan kakak nya tapi tidak di peelihatkan nya dia mencoba bersikap se santai mungkin.
"Mas, aku ambilin ya, aku masih ingat loh makanan kesukaan kamu." Ariana berkata tanpa peduli pada Arika.
***
__ADS_1
Arika berfikir Farid akan tidur bersama Ariana malam itu. Tiba-tiba Farid masuk ke kamar. Arika pura-pura tidur. Farid yang berfikir Arika tidur diam-diam dia mendekati nya lama di pandangi nya wajah istri nya itu lalu di kecup nya lembut kening nya. Arika merasa senang dalam hati.
Di kamar bawah Ariana tampak kesal dia berjalan mondar mandir di kamar nya. Dia fikir Farid akan tidur bersama nya." Kalau begini bagaimana aku bisa memilikinya seutuh nya." Fikir nya. "Aku harus menyusun rencana baru, bila perlu aku akan menyingkirkan Arika." Batin nya
Arika memang bukanlah adik kandung nya. Ariana tidak pernah sayang pada Arika. Orang tua Arika adalah adik dari Mama nya. Saat Arika ber umur 5 tahun orang tua nya meninggal karena kecelakaan. Ariana tidak menyukai nya karena harus berbagi kasih sayang dengan Arika.
Jam 2 subuh Arika terbangun dia melaksanakan sholat tahajut. Ketika berdo'a Farid merasa kan tempat tidur istri nya kosong dia terbangun dan melihat Arika sedang sholat , Farid duduk menunggu Arika selesai.
Arika menyimpan mukena nya dan kembali hendak membaringkan tubuh nya.
"Sayang, Mas minta maaf ya atas sikap Mas pada mu." Arika menoleh pada suami nya.
__ADS_1
"Aku yang seharus nya minta maaf mas," Arika mulai berkaca-kaca. "Mas, tolong jangan cueki aku, aku gak sanggup kalau Mas terus mendiamkan ku."
💝💝💝