Cinta Arika

Cinta Arika
41. Bertamu


__ADS_3

Zahra mempersilahkan tamu nya duduk, lalu ia pamit kedapur hendak membuatkan minum, Zahra datang dengan membawa minuman dan kue di tangan nya. Kemudian duduk dan mempersilahkan mereka minum.


"Bu sukma nya ada?" tanya Arika pada Zahra.


"Ibu sedang keluar kota mbak?" jawab Zahra.


"Jangan panggil mbak dong, kayak nya kita seumuran. Perkenalkan saya Arika." Arika mengulurkan tangan nya.


Zahra menerima uluran tangan Arika. "Saya Zahra." Dalam hati Zahra, Pantaslah Doni sangat mencintai nya karena menurut nya Arika sangat cantik.


"Kamu siapa nya Bu sukma?" tanya Arika masih penasaran akan sosok wanita di hadapan nya ini.


"Saya istri Mas Doni." Zahra menjawab tanpa menutupi status nya.


"Wah, selamat ya, kapan kalian menikah? dan kenapa tidak mengundang?"


"Kami menikah sudah hampir satu bulan, kami hanya melaksanakan ijab kabul saja." Zahra tersenyum tipis.


"Mas Doni beruntung mendapatkan istri cantik seperti mu." Arika memuji Zahra. "Aku senang akhir nya Mas Doni menikah."


Farid yang sejak tadi bermain dengan Arka ikut mendengar pembicaraan mereka.


"Mas Doni dimana?" tanya Arika karena ini hari minggu dia pasti di rumah.

__ADS_1


"Mas Doni ke kantor, ada pekerjaan yang harus di selesaikan." Zahra menjawab dengan raut wajah murung.


"Ini kan hari minggu?"


"Iya Mas Doni memang ke kantor kalau hari minggu."


pasti ada yang tidak beres nih, fikir Arika.


Arika melihat Farid menggendong Arka keluar. Arika langsung bertanya pada Zahra. "Apa hubungan kalian baik-baik saja?"


"Ka kami baik-baik saja," Zahra menjawab gugup.


"Ayolah jujur saja, aku tahu sifat Mas Doni, dia itu orang yang betah berada di rumah saat libur seperti ini," Arika belum percaya.


Arika meraih tangan Zahra. "Kamu harus lebih sabar, Mas Doni itu orang baik, nanti dia akan luluh."


"Aku sebenar nya ingin menyerah, tapi keluarga ku terlalu banyak hutang budi pada Ibu." Zahra masih terisak.


"Apa kamu tahu alasan Mas Doni begitu?" tanya Arika.


"Itu karena dia masih mencintaimu." Zahra memberanikan diri mengatakan penyebab Doni cuek pada nya.


Arika tampak shock mendengar alasan yang di katakan Zahra.

__ADS_1


"Begini saja, biar aku coba bicara sama Mas Doni." Ucap Arika.


Setelah ngobrol panjang lebar, Arika pulang. Di tengah perjalanan Arka yang di pangku oleh ibu nya itu tertidur. Arika menceritakan semua nya pada Farid.


"What? Doni udah gila apa?" tanya Farid.


"Aku gak nyangka Mas, dia sampai segitu nya. Untuk itu aku minta izin sama Mas untuk menemui nya." Pinta Arika.


"Kalau mau bertemu dia kamu gak boleh sendiri, Mas harus ikut." Jelas Farid.


"Baiklah terserah Mas saja." Jawab Arika, dia teringat tentang Zahra. "Kasian Zahra Mas, padahal dia juga korban perjodohan. Kenapa Mas Doni tega ya?"


"Doni tu cinta mati sama kamu." Kata Farid.


"Tapi aku tak pernah punya perasaan khusus pada nya. Dari dulu aku hanya menganggap nya kakak." Jelas Arika.


"Aku harus extra menjaga kamu, takut kamu di ambil Doni." Seru Farid.


Arika tertawa mendengar seruan Farid.


💝💝💝


guys like dan koment cerita ku ya

__ADS_1


__ADS_2