
Setelah Doni berangkat ke kantor, Zahra juga bergegas pergi mengajar TK di komplek perumahan mereka. Zahra memiliki pribadi yang lembut dan sangat menyukai anak-anak.
"Selamat pagi Miss Zahra?" sapa teman Zahra yang bernama Miss Tina juga seorang pengajar.
"Pagi Miss!" Jawab nya ramah.
"Zahra, minggu depan kita mengadakan piknik." Kata teman Zahra.
"Bagus dong, agar anak-anak lebih mencintai alam, mereka pasti senang," ucap Zahra bahagia.
"Selamat pagi Miss?" ucap seorang anak perempuan.
"Pagi sayang." Ucap Zahra berbarengan dengan Miss Tina.
Doni mendapat telfon dari ibu nya. Ibu nya mengabarkan akan kembali ke rumah. Doni senang karena ia pun sangat merindukan ibu nya.
Malam hari nya Zahra menyampaikan maksud nya kepada Doni.
"Mas, minggu depan kami mau pergi piknik membawa anak-anak."
"Berapa hari?" tanya Doni.
__ADS_1
"Sehari an penuh Mas." Aku boleh pergi Mas?"
"Iya pergilah."
"Makasih Mas."
"Besok Ibu kembali." Doni memberitahu Zahra.
"Benarkah Mas? Alhamdulillah." Zahra tampak babagia.
Sesenang itukah dia? batin Doni.
***
Tiba saat Zahra pergi dengan murid-murid nya. Ibu sukma yang sudah kembali itu pun mengantar menantu nya. Doni yang awal nya ingin mengantarkan tidak bisa karena ada rapat penting.
Di perjalanan Zahra dan anak-anak serempak menyanyikan lagu naik-naik ke puncak gunung. Zahra bahagia bisa menjadi pendidik bagi anak-anak.
Bus berhenti di depan sekolah, para orang tua murid sudah menunggu anak mereka masing-masing. Setelah semua murid pulang tinggalah para guru. Tiba-tiba muncul sebuah mobil mewah singgah tepat di depan para guru yang menunggu. Mereka serempak menoleh ke arah mobil tersebut. Lalu turunlah Doni dengan gagah nya yang masih memakai kemeja kantor lengan nya di tarik sampai siku menambah ketampanan nya.
Para guru merasa takjub dengan orang yang datang. Mereka makin terkejut kala Doni berjalan ke arah mereka dan menyala Zahra.
__ADS_1
"Ayo kita pulang." Ajak Doni pada Zahra. Zahra mengangguk kan kepala karena tidak menyangka suami nya akan menjemput nya. Pun dengan teman-teman nya yang belum pernah melihat Doni. Mereka tahu Zahra sudah menikah tapi tidak pernah melihat suami Zahra.
Di dalam perjalanan
"Mas, ini masih jam kantor. Mas seharusnya tidak menjemputku." Ucap Zahra tak enak hati.
"Apa tidak boleh seorang suami menjemput istri nya?" tanya Doni.
"Bu bukan begitu Mas, tapi Mas pasti sibuk, aku bisa pulang sendiri. Lagian jarak sekolah dan rumah juga tidak jauh."
"Mas yang ingin menjemputmu." Ucap Doni tegas.
Hanya butuh waktu 5 menit untuk sampai di rumah. Zahra turun dari mobil dan masuk kerumah. Dia tidak melihat mertuanya. Zahra memutuskan langsung ke kamar membersihkan tubuh nya yang terasa lengket. 15 menit kemudian Zahra keluar dengan tubuh yang di balut handuk dan rambut yang basah. Zahra membuka lemari mencari baju yang akan ia kenakan. Setelah mendapatkan baju yang ia rasa cocok, Zahra berbalik dan terkejut ternyata sepasang mata sedang menatap nya. Karena kaget handuk yang di kenakan Zahra jatuh. Mata Doni makin tak berkedip melihat kemo***n tubuh istri nya. Zahra merasa malu dan segera berlari ke dalam kamar mandi.
Zahra memakai baju di dalam kamar mandi. Di luar Doni tampak senyum-senyum sendiri.
💝💝💝
kira-kira apa yang ada di fikiran Doni?
guys like dan koment cerita ku ya. thank you all
__ADS_1