Cinta Arika

Cinta Arika
27. Mencari Arika


__ADS_3

Arika duduk termenung, ia teringat dengan suami nya. Bu sukma menghampiri nya.


"Arika, boleh ibu duduk?" tanya Bu sukma, takut mengganggu Arika.


Arika tersentak, "Ibu".


"Lagi mikirin apa sih? dari tadi ibu perhatikan melamun terus," ucap Bu sukma.


"Ng.. nggak mikirin apa-apa Buk," jawab Arika gugup.


"Ibu tahu apa yang kamu fikirkan, ceritakan pada Ibu. Ibu siap jadi pendengar mu. Bu sukma mengelus punggung Arika lembut.


Arika menyandarkan kepala nya di bahu Bu sukma, yang sudah seperti ibu bagi nya. Air mata Arika menetes begitu saja.


"Buk, apa Rika ini buruk sehingga suami Rika tidak percaya sama Rika Buk?" Arika menumpah kan uneg-uneg nya. "Arika harus melewati hal seperti ini di usir saat hamil." Arika makin terisak.


"Jangan berfikir diri mu buruk, kamu itu wanita yang baik. Suami mu yang belum bisa melihat kebaikan mu." Hibur Bu sukma.


"Tapi Bu,,"

__ADS_1


"Hmm,,, kalau kamu tidak baik tidak mungkin Doni menyukai mu dari dulu." Bu sukma memotong pembicaraan Arika. Arika mengangkat kepala nya menatap pada Bu sukma.


"Maksud Ibu?" Arika tidak mengarti.


"Doni itu sudah menyukaimu sejak sekolah, dia sering cerita tentang mu pada Ibu. Tapi saat pulang dari Bali dia tampak murung, dia bilang kamu sudah menikah." Cerita Bu sukma.


"Tapi Bu, Mas Doni gak pernah ngomong sama Arika."


"Dia gak berani karena kalian masih sekolah, saat kamu lulus Doni mencari mu tapi dia gk tahu kamu kuliah dimana, saat ketemu eh kamu nya udah nikah."


"Bu, Arika jadi merasa tidak enak sama Mas Doni." Ucap Arika.


"Terima kasih Bu, kalau Ibu dan Mas doni tidak ada Rika gak tahu lagi harus kemana." Arika memeluk Bu sukma terharu.


***


Farid memerintahkan beberapa orang kepercayaan nya untuk mencari keberadaan Arika. Tapi belum mendapatkan hasil. Seluruh teman Arika sudah mereka datangi satu per satu tapi hasil nya nihil.


Ariana sudah kembali ke rumah orang tua nya. Mama nya marah besar pada Ariana. Mama nya juga ikut mencari Arika. Mama nya berfikir bahwa Doni ada di balik hilang nya Arika. Dia mendatangi kantor Doni.

__ADS_1


"Tante yakin kamu tahu dimana Arika," ucap nya saat sudah masuk ke ruangan nya Doni.


"Tan, saya memang tahu, tapi saya udah janji sama Arika untuk tidak memberitahukan nya kepada siapa pun." Jelas Doni.


"Tante ini Mama nya Don, tante berhak tahu kondisi nya."


"Tante tidak perlu khawatir, Arika ada di tempat yang aman, dan kondisi nya juga baik-baik saja." Kata Doni.


"Baiklah kalau begitu, tante pamit dulu, sampaikan salam tante pada Arika. Kalau kamu berubah fikiran hubungi tante ke nomor ini." Mama Arika menyerahkan kartu nama nya. Dia pulang dengan keadaan kecewa tapi mendengar Arika baik-baik saja membuat dia sedikit tenang.


Sesampai nya di rumah, Ariana langsung menghampiri Mama nya. "Sudah lah Ma, stop mencari Arika, dia hanya anak pungut di rumah ini." Ucap Ariana.


"Plakk" Mama nya menampar Arianan


"Walaupun Arika bukan anak kandung Mama, tapi Mama sangat menyayangi nya." Jawab Mama nya marah.


"Arika Arika, semua orang menyayangi nya, sibuk mencari nya. Ternyata Mama lebih menyayangi nya dari pada aku putri kandung Mama,, hiks hiks hiks." Ariana berteriak menangis sambil memegang pipi nya yang baru di tampar Mama nya.


💝💝💝

__ADS_1


Guys mohon like dan koment nya ya


__ADS_2